spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Telkomsel Unjuk Gigi di WEF 2026, Fokus Transformasi Digital Nasional

Telko.id – Telkomsel kembali menegaskan posisi strategisnya dalam kancah global melalui partisipasi aktif di World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026.

Dalam perhelatan yang berlangsung di Davos, Swiss, operator seluler terbesar di Indonesia ini hadir sebagai motor penggerak implementasi transformasi digital nasional.

Kehadiran Telkomsel di forum ekonomi bergengsi ini bukan sekadar kunjungan biasa. Perusahaan pelat merah ini menjadi bagian integral dari kontribusi Indonesia melalui inisiatif Indonesia Pavilion dan Indonesia Incorporated Corner.

Langkah strategis ini diprakarsai oleh kolaborasi antara Kadin Indonesia, Kementerian Investasi & Hilirisasi/BKPM, serta Danantara.

Forum yang digelar pada 19–22 Januari 2026 ini menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapannya sebagai mitra ekonomi global. Melalui Indonesia Incorporated Corner, berbagai pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga sektor swasta bersatu padu.

Tujuannya jelas, yakni menampilkan wajah Indonesia sebagai entitas ekonomi yang kredibel, inklusif, dan fokus pada penciptaan nilai jangka panjang di tengah situasi geopolitik dunia yang dinamis.

Sinergi Strategis di Bawah Naungan Danantara

Sebagai bagian dari TelkomGroup, kehadiran Telkomsel di Davos membawa misi khusus. Dalam konteks pengelolaan strategis oleh Danantara,

Telkomsel mendemonstrasikan bagaimana aset strategis negara dikelola dengan standar profesionalisme tinggi. Hal ini ditujukan untuk memperkuat daya saing industri telekomunikasi tanah air sekaligus menciptakan nilai publik yang berkelanjutan.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, yang hadir langsung di Swiss, menyoroti tantangan besar yang dihadapi industri telekomunikasi saat ini. Menurutnya, lanskap industri menuntut pendekatan yang jauh lebih adaptif dan sangat bergantung pada kemajuan teknologi.

“Sebagai operator seluler terbesar di Indonesia, kami menghadapi tantangan pertumbuhan ke depan seiring dengan pasar yang semakin matang dan cenderung jenuh. Karena itu, Telkomsel perlu terus meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial atau AI, dengan pendekatan yang pragmatis dan dinamis,” ungkap Nugroho di sela-sela kegiatan forum.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi pentingnya adopsi teknologi mutakhir. Telkomsel sendiri telah menunjukkan komitmen serius dalam pengembangan teknologi cerdas, yang sejalan dengan upaya peningkatan Literasi AI di Indonesia untuk memberdayakan masyarakat digital.

Strategi Pertumbuhan Vertikal dan Horizontal

Di tengah pergeseran global yang cepat, strategi bisnis konvensional tidak lagi cukup. Nugroho menjelaskan bahwa Telkomsel kini membuka diri seluas-luasnya terhadap berbagai peluang bisnis yang relevan dan berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya terpaku pada satu model bisnis, melainkan mengeksplorasi berbagai arah pertumbuhan.

“Dalam menghadapi kondisi tersebut, kami tidak hanya mendorong pertumbuhan secara horizontal, tetapi juga mengeksplorasi peluang pertumbuhan vertikal serta kolaborasi lintas ekosistem,” jelas Nugroho.

Ia menambahkan bahwa forum dialog seperti WEF menjadi ruang krusial bagi perusahaan untuk menyerap wawasan baru. Pertukaran perspektif dengan para pemimpin global dan pembangunan kemitraan strategis diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan ekosistem digital Indonesia.

Strategi ini juga didukung oleh keandalan infrastruktur jaringan yang terus diperkuat. Terbukti, kemampuan perusahaan dalam menangani lonjakan data, seperti saat Trafik Nataru, menjadi modal kuat untuk meyakinkan mitra global akan kapabilitas teknis Telkomsel.

Semangat Dialog di Tengah Fragmentasi Global

WEF 2026 mengusung tema “A Spirit of Dialogue”. Tema ini dipilih untuk menekankan urgensi kolaborasi lintas sektor dan negara dalam merespons berbagai isu global, mulai dari fragmentasi ekonomi, ketidakpastian pasar, hingga akselerasi teknologi yang tak terbendung.

Bagi Telkomsel, forum ini adalah etalase strategis untuk membagikan pengalaman sukses Indonesia dalam menggelar transformasi digital berskala nasional. Lebih dari itu, partisipasi ini bertujuan memperkuat kolaborasi global yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

Reputasi Telkomsel di kancah internasional juga semakin diperhitungkan, terutama setelah keberhasilan meraih berbagai Penghargaan Global yang membuktikan kualitas layanan operator Indonesia mampu bersaing dengan pemain dunia.

Melalui kehadirannya di Davos, Telkomsel memposisikan diri sebagai jembatan vital antara agenda transformasi digital dalam negeri dengan ekosistem global.

Langkah ini bukan sekadar komitmen di atas kertas, melainkan didukung oleh pengalaman implementasi nyata di lapangan sebagai penyedia infrastruktur digital dan enabler transformasi.

Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan perusahaan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU