Telko.id – by.U, merek layanan seluler serba digital yang dikembangkan oleh Telkomsel, resmi mengumumkan kesuksesan penyelenggaraan program KOREA KAJA Vol.2.
Program yang dirancang khusus untuk mengakomodasi minat generasi muda terhadap budaya pop Korea ini telah berhasil memberangkatkan 17 peserta terpilih untuk menikmati perjalanan wisata eksklusif ke Korea Selatan.
Kesuksesan ini sekaligus menandai tingginya antusiasme anak muda Indonesia terhadap wadah ekspresi kreatif yang disediakan oleh operator digital tersebut.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 9 Juli hingga 31 Oktober 2025 ini ditutup dengan pencapaian yang memuaskan, baik dari sisi partisipasi maupun keterlibatan komunitas.
Para pemenang yang terpilih melalui berbagai jalur kompetisi dan penukaran poin telah menyelesaikan perjalanan mereka selama 7 hari 6 malam, tepatnya pada tanggal 10 hingga 16 Desember 2025 lalu. Agenda perjalanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman otentik bagi para pecinta K-culture.
Selama berada di Negeri Ginseng, para pemenang mendapatkan kesempatan langka yang menjadi impian banyak penggemar K-Pop. Mereka tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas budaya populer, mulai dari menonton konser idola K-pop secara langsung hingga mengikuti kelas tari di 1MILLION Dance Studio, sebuah studio tari legendaris yang menjadi kiblat koreografi dunia.
Selain itu, peserta juga diajak menjelajahi berbagai destinasi kuliner dan lokasi ikonik yang kerap menjadi latar syuting drama Korea populer.
Lonjakan Partisipasi dan Tren Random Play Dance
Salah satu sorotan utama dari KOREA KAJA Vol.2 adalah kompetisi Random Play Dance (RPD) yang diklaim sebagai yang terbesar di Indonesia. Kompetisi ini digelar melalui serangkaian roadshow di lima kota besar, yakni Jakarta, Solo, Bandung, Surabaya, dan Bali.
Puncak acara atau Grand Final diselenggarakan di Jakarta dengan menghadirkan bintang tamu grup vokal ternama, SM*SH, yang turut memeriahkan suasana kompetisi.
Antusiasme peserta terhadap kompetisi ini tercatat mengalami peningkatan drastis dibandingkan edisi sebelumnya. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lebih dari 1.450 video submission yang masuk melalui jalur RPD.
Angka ini merepresentasikan lonjakan hampir dua kali lipat, atau tepatnya 97,8 persen lebih banyak dibandingkan KOREA KAJA Vol.1 yang hanya mencatat sekitar 750 submission.
Semangat kompetisi yang tinggi ini mengingatkan pada atmosfer persaingan di ajang APAC Predator League, di mana talenta muda Indonesia unjuk gigi di kancah internasional.
Popularitas kompetisi ini sejalan dengan tren global di media sosial. Analisis data pihak ketiga pada Oktober 2025 menunjukkan bahwa tagar #randomplaydance di TikTok telah meraih sekitar 1,5 miliar penayangan dengan lebih dari 19,4 ribu unggahan.
Fenomena ini dimanfaatkan dengan baik oleh by.U untuk menciptakan ruang interaksi yang relevan bagi target pasar mereka.

Herman A. Prasetyo, Head of by.U Product Marketing, menjelaskan visi di balik program ini. Menurutnya, by.U dikembangkan dengan semangat kebebasan agar anak muda dapat mengatur layanan sesuai kebutuhan dan minat mereka.
“Tren Random Play Dance menunjukkan bagaimana musik bisa menyatukan komunitas. Lewat lagu-lagu akrab seperti dari TWICE, BTS, BLACKPINK, hingga Stray Kids, semua yang hafal koreonya bisa langsung ikut menari. KOREA KAJA jadi ruang #AnehTapiNyata bagi anak muda untuk berekspresi dan menginspirasi,” ujar Herman.
Mekanisme Kompetisi dan Penilaian Profesional
Program KOREA KAJA Vol.2 menawarkan inklusivitas dengan membuka empat jalur partisipasi berbeda bagi pelanggan setia by.U. Keempat jalur tersebut meliputi:
- Kompetisi Random Play Dance.
- Pembelian paket data khusus “Kpopers Modal Kuota”.
- Pembelian merchandise eksklusif di uStore.
- Penukaran poin loyalitas atau Ucoin.
Khusus untuk jalur kompetisi tari, by.U menerapkan standar penilaian yang ketat guna menjaga kredibilitas acara. Sejak volume pertama, Asyifa “Acipa” (@a.ci.pa) telah dipercaya sebagai juri utama.
Pada volume kedua ini, jajaran juri diperkuat dengan kehadiran figur profesional lainnya seperti Brandon De Angelo (@brandon_lilhero) dan Bisma Karisma (@sibisma). Kehadiran mereka, ditambah dengan juri lokal di setiap kota roadshow, bertujuan memastikan proses penilaian berjalan objektif, relevan, dan memiliki standar kualitas tinggi.
Konsep acara ini menggabungkan aktivasi daring dan luring secara harmonis. Di lapangan, acara RPD menjadi wadah kebersamaan yang inklusif di mana siapa saja yang menghafal koreografi lagu yang diputar bisa langsung masuk ke area dansa atau “nyemplung” untuk menari bersama komunitas.
Hal ini menciptakan suasana hiburan yang cair dan interaktif, memperkuat ikatan antar penggemar budaya Korea di Indonesia.
Menutup laporannya, pihak Telkomsel dan by.U turut menyampaikan imbauan keamanan kepada seluruh pelanggan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan program KOREA KAJA maupun by.U.
Pihak resmi menegaskan tidak pernah meminta data pribadi yang bersifat rahasia seperti kode OTP atau PIN kepada pelanggan. Informasi resmi mengenai pemenang dan detail program hanya dapat diakses melalui saluran resmi atau situs koreakaja.id. (Icha)



