spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival Dorong Solusi Limbah

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menggelar GoZero% Grand Champion Innovation Festival pada 2–3 Maret 2026 di Telkom Landmark Tower, Surabaya.

Kompetisi inovasi berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG) ini melibatkan karyawan dari berbagai regional untuk menciptakan solusi pengelolaan limbah operasional yang aplikatif dan berkelanjutan.

Direktur Digital Collaboration for Sustainability (DCS) Telkom, Dr. Runik Machfiroh, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis perusahaan.

Program tersebut dirancang tidak sekadar meningkatkan kesadaran, melainkan memicu tindakan nyata dari seluruh elemen internal terhadap isu keberlanjutan lingkungan hidup.

Pengelolaan sampah dan limbah operasional perusahaan seperti kabel, perangkat elektronik, hingga residu kantor kerap menjadi tantangan besar.

Melalui kompetisi ini, ide-ide terbaik dari lima Telkom Regional (TREG) dikompetisikan pada tingkat nasional untuk menentukan solusi paling berdampak yang siap diimplementasikan secara luas di lingkungan TelkomGroup. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan Inovasi Pengolahan Sampah yang bernilai guna.

Sebelumnya, rangkaian kompetisi serupa telah diselenggarakan di TREG I hingga V yang mencakup wilayah Bandung, Makassar, Medan, Tarakan, dan Yogyakarta.

Langkah ini sejalan dengan pilar ESG utama yang dicanangkan oleh perusahaan, yakni Save Our Planet dan Empower Our People, yang bertujuan Bawa Perubahan Bumi ke arah yang lebih baik.

Kompetisi Sengit Lima Finalis Regional

Rangkaian acara tingkat nasional GoZero% Innovation Festival ini berlangsung selama dua hari penuh. Hari pertama difokuskan pada sesi presentasi inovasi dari para finalis. Sebanyak lima perwakilan regional memaparkan solusi terbaik mereka di hadapan dewan juri untuk divalidasi kelayakannya.

Content image for article: Telkom Gelar GoZero% Innovation Festival Dorong Solusi Limbah

Kelima finalis tersebut meliputi MyCarbon dari TREG I, Ecoquest perwakilan TREG II, Forec dari TREG III, Restylecle Transforming Uniforms Sustainability utusan TREG IV, serta Clean Ocean IoT atau CLEOO dari TREG V.

Penilaian juri menitikberatkan pada aspek relevansi terhadap prinsip ESG, potensi implementasi, skala dampak, keberlanjutan proyek, serta nilai kebaruan dari ide yang ditawarkan.

Berdasarkan hasil penilaian ketat, tim Forec dari TREG III berhasil keluar sebagai juara utama. Mereka membawa inovasi cemerlang berupa pengolahan limbah kabel menjadi material konstruksi dan paving.

Solusi ini dinilai sangat aplikatif, mampu mengurangi timbulan limbah secara signifikan, serta membuka potensi nilai ekonomi baru bagi perusahaan.

Validasi Lapangan di PLTSA Benowo

Memasuki hari kedua, seluruh peserta dilibatkan dalam kegiatan GoZero% Eco-Deep Dive. Agenda ini bertujuan memperdalam pemahaman praktik pengelolaan limbah yang sejalan dengan program nasional Waste to Energy (WTE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dikelola oleh BPI Danantara. Inisiatif ini juga mempertegas komitmen Energi Terbarukan Telkom di Indonesia.

VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menyatakan bahwa kunjungan lapangan ini dirancang sebagai proses pembelajaran berkelanjutan. Ilmu yang diperoleh dari fasilitas pengolahan sampah tersebut diharapkan dapat dibawa kembali dan diterapkan secara nyata di masing-masing regional asal peserta.

Peserta diajak meninjau langsung operasional PLTSA Benowo yang dikelola oleh PT Sumber Organik (PTSO). Fasilitas pengolahan ini diketahui mampu memproses sekitar 1.600 ton sampah per hari, yang setara dengan hampir 70 persen total timbulan sampah masyarakat Kota Surabaya.

Mengubah Residu Menjadi Energi Listrik

Secara teknis, PLTSA Benowo mengandalkan dua teknologi utama. Pertama, teknologi Fermentasi Gas (Landfill Gas Power Plant) yang memiliki kapasitas 1,65 hingga 2 Megawatt (MW). Kedua, fasilitas ini menggunakan teknologi Thermochemical (Gasifikasi Power Plant) berkapasitas 9 MW yang terbukti efektif Kurangi Emisi Karbon di lingkungan perkotaan.

Gabungan kedua teknologi tersebut mampu menghasilkan total 11 MW energi listrik. Daya yang dihasilkan setara dengan kebutuhan sekitar 11.000 rumah tangga dan langsung disalurkan ke jaringan listrik nasional yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Manager Operasional PLTSA Benowo, M. Ali Asyar, turut memberikan pemaparan mendalam kepada para peserta GoZero% Innovation Festival. Ia menjelaskan bahwa karakteristik sampah rumah tangga di Indonesia sebenarnya sangat ideal untuk dikonversi menjadi energi listrik, air layak pakai, hingga pupuk kompos.

Melalui seluruh rangkaian acara ini, Telkom kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya. Pengelolaan sampah kini tidak sekadar dipandang sebagai tanggung jawab pelestarian lingkungan, melainkan peluang strategis untuk memberdayakan karyawan, memacu kreativitas, dan menghadirkan Inovasi Digital ESG yang berdampak nyata demi masa depan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU