spot_img
Latest Phone

Garmin Hybrid Lab: Ubah Data Biometrik Jadi Strategi Juara Hybrid Race

Telko.id - Garmin Indonesia meluncurkan Garmin Hybrid Lab, sebuah...

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

ARTIKEL TERKAIT

Telkom dan PGN Bangun Green Data Center dengan Energi Biomethane

Telko.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) resmi menjalin kerja sama strategis untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang bertujuan mendukung operasional green data center berkelanjutan.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta pada Jumat (10/4). Kehadiran sejumlah direksi dari kedua BUMN menguatkan komitmen sinergi lintas sektor untuk akselerasi transformasi digital dan transisi energi nasional.

Dalam kerja sama ini, Telkom berperan sebagai pengembang ekosistem digital dan data center yang membutuhkan pasokan energi rendah emisi.

Sementara itu, PGN bertugas menyediakan pasokan energi tersebut, khususnya biomethane yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra.

Ruang lingkup kolaborasi mencakup studi bersama hingga penjajakan implementasi energi hijau pada ekosistem data center TelkomGroup, baik di dalam maupun luar negeri.

Senior Director of Business Performance and Assets Optimization Danantara Indonesia Bhimo Aryanto menyatakan kolaborasi ini merupakan momentum penting.

“Sinergi yang dibangun tidak hanya akan menciptakan efisiensi, tetapi juga membuka peluang penciptaan nilai baru yang berkelanjutan, serta memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital regional,” ujar Bhimo.

Content image for article: Telkom dan PGN Kolaborasi Bangun Green Data Center dengan Energi Biomethane

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan langkah strategis ini untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital nasional.

“Kolaborasi ini mendukung kesiapan energi yang bersih dan efisien untuk pengembangan data center yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia dan mendorong Indonesia sebagai regional digital hub,” ungkap Dian. Ambisi ini sejalan dengan upaya TelkomGroup menjadi digital infrastructure powerhouse.

Lima wilayah strategis pengembangan data center TelkomGroup telah teridentifikasi berpotensi didukung pasokan energi PGN. Lokasi tersebut adalah Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya.

Wilayah-wilayah ini telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas eksisting PGN, memungkinkan optimalisasi infrastruktur sekaligus membuka peluang pengembangan jaringan baru.

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto menyoroti peran strategis biomethane sebagai motor penggerak transformasi bisnis.

“PGN telah melangkah lebih jauh dari sekadar penyedia gas bumi konvensional, tetapi juga sebagai penyedia energi bersih yang menjadi fondasi bagi infrastruktur masa depan. Inisiatif biomethane untuk data center ini membuka peluang nilai tambah baru sekaligus mendukung transisi energi nasional,” jelas Arief.

Kolaborasi domestik dengan PGN ini berjalan seiring dengan perluasan kemitraan global TelkomGroup dalam pengembangan ekosistem green digital infrastructure. Salah satu mitra utama adalah Sembcorp Development Ltd.

Kemitraan melalui entitas data center NeutraDC tersebut telah terjalin sejak 2025 dan fokus pada eksplorasi integrasi antara infrastruktur digital, platform, serta layanan energi berkelanjutan.

Kerja sama global ini mencakup pengembangan solusi terintegrasi berbasis energi rendah karbon untuk mendukung operasional dan kebutuhan pelanggan enterprise.

Pendekatan end-to-end ini bertujuan memperkuat strategi dari ketersediaan energi hijau di sisi hulu hingga pengembangan solusi terintegrasi di sisi hilir.

Sinergi antara kolaborasi domestik dan global diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif. Hal ini khususnya untuk mendukung pengembangan AI-ready green data center dan memperkuat positioning TelkomGroup sebagai pemain kunci di ekosistem digital regional. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan reformasi regulasi digital.

Penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting bagi TelkomGroup dalam membuktikan perannya sebagai enabler ekosistem digital nasional yang berdaya saing global.

Bagi PGN, langkah ini memperkuat posisinya dalam pengembangan dan penyediaan energi rendah karbon untuk infrastruktur digital masa depan. Integrasi kekuatan infrastruktur digital dan energi berkelanjutan diharapkan dapat menghadirkan solusi inovatif yang scalable dan berkelas dunia. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU