spot_img
Latest Phone

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

ARTIKEL TERKAIT

Telkom Akses Luncurkan LENSA Invoice Material untuk Efisiensi

Telko.id – PT Telkom Akses (Telkom Akses), anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, resmi meresmikan implementasi LENSA Invoice Material sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola berbasis digital.

Sistem inovatif ini dirancang menggunakan teknologi Robotic Process Automation (RPA) dan Optical Character Recognition (OCR) guna mempercepat seluruh rangkaian administrasi penagihan bagi mitra material proyek.

Peluncuran yang berlangsung pada 18 Februari 2026 ini menandai babak baru dalam transformasi digital perusahaan yang bertujuan mendorong efisiensi operasional sekaligus mempercepat arus kas mitra secara akuntabel dan terstandarisasi.

LENSA Invoice Material, yang merupakan kependekan dari Intelligent Vendor Input Document & Disbursement, hadir sebagai solusi terintegrasi untuk mentransformasi proses penagihan yang sebelumnya bersifat konvensional.

Melalui sistem ini, Telkom Akses berupaya menghilangkan hambatan manual yang selama ini rentan terhadap kesalahan manusia, serta mengalihkan seluruh alur kerja menjadi proses digital yang paperless dan otomatis.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda besar transformasi digital TelkomGroup melalui penguatan tata kelola bisnis yang berbasis pada teknologi terkini.

Direktur Keuangan dan Management Risiko Telkom Akses, Hery Sofiaji, menyampaikan bahwa pengembangan sistem LENSA Invoice Material tidak sekadar mengejar aspek efisiensi semata, melainkan juga berfokus pada penguatan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku.

Hery menekankan bahwa digitalisasi ini memastikan setiap tahapan verifikasi hingga pembayaran berjalan dengan transparansi tinggi. Dengan memanfaatkan teknologi canggih, perusahaan dapat Integrasikan AI dan otomasi untuk menjawab tantangan akurasi dalam pengelolaan dokumen finansial yang masif.

Sebelum implementasi sistem digital ini, seluruh proses administrasi proyek di lingkungan Telkom Akses masih sangat bergantung pada penggunaan dokumen fisik. Alur kerja lama tersebut melibatkan penggunaan tanda tangan basah serta mekanisme verifikasi berlapis yang harus melewati berbagai tingkatan, mulai dari unit di area hingga ke kantor pusat.

Kondisi ini sering kali memicu terjadinya inefisiensi sumber daya manusia, peningkatan biaya operasional yang signifikan, serta munculnya keluhan dari pihak mitra akibat durasi proses pembayaran yang tidak menentu.

Transformasi Digital Melalui Teknologi RPA dan OCR

Penerapan LENSA Invoice Material membawa perubahan fundamental dengan mengalihkan seluruh proses penagihan ke dalam skema digital automation.

Sistem ini bekerja mulai dari tahap penerbitan purchase order, verifikasi dokumen pendukung, hingga eksekusi pembayaran kepada mitra. Penggunaan teknologi Robotic Process Automation (RPA) memungkinkan sistem untuk menjalankan tugas-tugas rutin tanpa memerlukan intervensi fisik dari staf administrasi, sehingga risiko kesalahan input dapat diminimalisir secara drastis.

Selain RPA, teknologi Optical Character Recognition (OCR) juga menjadi pilar utama dalam sistem ini. OCR berfungsi untuk membaca, mengenali, dan memvalidasi setiap data yang tertera dalam dokumen digital secara otomatis.

Dengan kemampuan ini, proses pencocokan data antara tagihan mitra dengan catatan internal perusahaan dapat dilakukan dalam waktu singkat namun tetap memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan terus melakukan Efisiensi Operasional demi menjaga kesehatan finansial dan ekosistem bisnis secara keseluruhan.

Dampak nyata dari implementasi sistem LENSA Invoice Material ini sangat terukur, terutama dalam hal penghematan biaya operasional. Telkom Akses memproyeksikan penghematan hingga ratusan juta rupiah per tahun yang berasal dari pengurangan biaya cetak dokumen dan biaya distribusi fisik.

Selain itu, penggunaan tanda tangan digital dan e-meterai telah mempercepat sirkulasi penandatanganan dokumen hingga mencapai standar 3 x 24 jam. Kecepatan ini sangat kontras jika dibandingkan dengan metode manual yang memakan waktu jauh lebih lama.

Dari sisi sumber daya manusia, digitalisasi ini mendorong peningkatan produktivitas yang signifikan. Karyawan yang sebelumnya terbebani oleh pekerjaan administratif repetitif kini dapat dialokasikan untuk menangani aktivitas yang bersifat lebih strategis bagi pertumbuhan perusahaan.

Proses pembayaran yang kini menjadi lebih cepat dan terprediksi juga secara langsung memperbaiki arus kas para mitra material. Hal ini menjadi faktor kunci dalam meningkatkan Index Partnership Satisfaction, yang merupakan fondasi penting bagi hubungan bisnis jangka panjang yang berkelanjutan.

Memperkuat Kemitraan Melalui Standarisasi Proses

Direktur Business & Strategy Telkom Akses, Djoko Srie Handono, memandang bahwa LENSA Invoice Material merupakan instrumen vital dalam mempercepat siklus bisnis perusahaan. Dalam perspektif manajemen vendor, sistem ini menciptakan standar baru dalam proses pengadaan dan penagihan yang lebih transparan dan akuntabel.

Dengan adanya kepastian proses, mitra material dapat lebih fokus pada kualitas pengerjaan proyek dan kecepatan eksekusi di lapangan tanpa perlu khawatir akan kendala administrasi yang berulang. Penguatan sistem ini serupa dengan upaya global dalam mengoptimalkan Supply Chain melalui teknologi digital.

Sistem LENSA Invoice Material ini tidak muncul secara instan, melainkan telah melalui tahap piloting yang komprehensif sejak Januari 2025. Setelah melalui proses evaluasi yang ketat selama satu tahun, sistem ini akhirnya resmi diterapkan secara nasional kepada 102 mitra material mulai minggu kedua Januari 2026.

Keberhasilan peluncuran ini merupakan hasil kolaborasi lintas fungsi yang melibatkan Unit IT, Procurement, Inventory, hingga Finance, dengan dukungan penuh dari jajaran Board of Directors serta senior leaders di lingkungan TelkomGroup.

Implementasi teknologi ini juga dipandang sebagai sebuah Lompatan Besar dalam adopsi otomasi cerdas di industri telekomunikasi Indonesia. Telkom Akses menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan solusi digital bagi kepentingan internal, tetapi juga untuk membangun ekosistem tata kelola yang efisien bagi seluruh pemangku kepentingan.

Ke depannya, perusahaan berencana untuk terus mengembangkan kapabilitas digital berbasis teknologi otomasi sebagai bagian dari strategi jangka panjang guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi TelkomGroup dan para mitranya.

Dengan hadirnya LENSA Invoice Material, Telkom Akses kini memiliki alat kontrol yang lebih kuat dalam memonitor setiap transaksi material proyek secara real-time.

Transparansi yang ditawarkan oleh sistem digital ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan dengan data yang akurat. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi penyimpangan dan memperkuat integritas perusahaan dalam menjalankan operasional bisnisnya di seluruh wilayah Indonesia. (Icha)

.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU