Telko.id – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) secara resmi memperkenalkan layanan Internet Merah Putih (IMP) sebagai langkah strategis terbaru dalam memperkuat infrastruktur digital nasional.
Layanan broadband berbasis satelit ini hadir untuk menjawab tantangan konektivitas di wilayah yang sulit dijangkau oleh jaringan kabel maupun seluler terestrial.
Peluncuran ini menandai transformasi signifikan dari layanan internet satelit sebelumnya yang dikelola oleh anak usaha Telkom Group tersebut.
Kehadiran Internet Merah Putih diharapkan mampu mengakselerasi pemerataan akses informasi, sejalan dengan berbagai inisiatif korporasi yang terus mencatatkan prestasi Telkom dalam mendukung ekonomi digital Indonesia.
Direktur Komersial Telkomsat, Andri Yunianto, menjelaskan bahwa pengembangan IMP adalah respons perusahaan terhadap dinamika pasar yang menuntut akses internet berkualitas tinggi tanpa batasan geografis.
“Pengembangan layanan ini merupakan bagian dari upaya Telkomsat untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang semakin dinamis. Internet Merah Putih dirancang untuk menjawab ekspektasi pelanggan terhadap layanan internet satelit yang lebih cepat, stabil, dan fleksibel, sekaligus tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Andri.
Baca Juga:
Teknologi High Throughput Satellite (HTS)
Salah satu keunggulan utama yang ditawarkan oleh Internet Merah Putih adalah penggunaan teknologi High Throughput Satellite (HTS). Teknologi ini memungkinkan kapasitas pengiriman data yang jauh lebih besar dibandingkan satelit konvensional, sehingga mampu memberikan pengalaman berselancar di dunia maya yang lebih mulus bagi pengguna.
Layanan ini menawarkan kecepatan akses hingga 50 Mbps dengan skema broadband unlimited. Spesifikasi ini dinilai sangat kompetitif untuk kategori internet satelit, terutama bagi masyarakat di area 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) yang selama ini memiliki keterbatasan pilihan akses. Hal ini sejalan dengan semangat pemerataan infrastruktur pelosok yang terus digalakkan oleh Telkom Group.
Selain kecepatan, stabilitas koneksi menjadi fokus utama IMP. Layanan ini dirancang untuk meminimalisir gangguan koneksi terputus yang sering menjadi keluhan pengguna satelit lama.
Dengan tarif yang diklaim kompetitif, IMP menjadi solusi vital bagi sektor pendidikan, pemerintahan desa, hingga UMKM yang membutuhkan akses digital andal untuk operasional harian, mirip dengan inisiatif digitalisasi desa yang menyasar koperasi.
Transisi Layanan Bertahap
Telkomsat telah menetapkan peta jalan transformasi layanan yang dimulai secara efektif pada 1 Januari 2026. Perusahaan memastikan proses migrasi dari layanan lama ke Internet Merah Putih akan berjalan mulus tanpa mengganggu kenyamanan pelanggan eksisting.
Pelanggan lama akan diberikan masa transisi khusus hingga kontrak mereka berakhir. Setelah periode kontrak selesai, pelanggan akan diarahkan untuk bermigrasi ke layanan IMP yang menawarkan kualitas lebih baik.
Pendekatan bertahap ini diambil untuk memberikan waktu bagi pengguna dalam menyesuaikan diri dengan sistem baru sekaligus memastikan kesiapan teknis di lapangan.
Langkah strategis ini mempertegas posisi Telkomsat dalam peta industri telekomunikasi nasional. Dengan kemampuan menjangkau area yang tidak terlayani jaringan serat optik, Internet Merah Putih menjadi jembatan penting dalam mengurangi kesenjangan digital di Nusantara.
Kehadiran layanan yang adaptif dan andal ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai daerah yang sebelumnya terisolasi secara digital. (Icha)


