Telko.id – Menjelang momentum Ramadan dan Idulfitri 1447 H, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas layanan telekomunikasi nasional. Melalui program TelkomGroup Siaga RAFI (Ramadan Idulfitri) 2026, perusahaan pelat merah ini memastikan kesiapan infrastruktur guna mengantisipasi lonjakan aktivitas digital masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, turun langsung melakukan peninjauan kesiapan operasional di wilayah Telkom Regional III, Semarang, pada Rabu (4/3). Dalam kunjungan tersebut, Dian didampingi oleh EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto, SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Ahmad Reza, serta jajaran pimpinan senior lainnya. Agenda utama kunjungan ini adalah memastikan seluruh infrastruktur jaringan dan layanan pelanggan berfungsi optimal selama periode krusial ini.
Mengusung tema “Hadir Tanpa Henti, Layani Sepenuh Hati,” kegiatan ini merupakan bagian dari Safari Ramadan yang digelar secara nasional. Fokus utama manajemen adalah memonitor performa jaringan serta menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Dian menyambangi GraPARI Pahlawan Semarang untuk melihat langsung interaksi layanan dengan pelanggan. Ia meninjau sejumlah fasilitas digital modern yang diterapkan untuk mempercepat pelayanan, mulai dari smart greeter yang menyambut pengunjung hingga device corner. Selain itu, Dian juga memeriksa sistem registrasi prabayar berbasis face recognition yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses validasi data pelanggan.

Antisipasi Lonjakan Trafik Digital
Setelah memastikan pelayanan pelanggan berjalan lancar, rombongan direksi bergerak menuju Integrated Operation Center (IOC) Semarang. Lokasi ini berfungsi sebagai Posko TelkomGroup Siaga RAFI 2026 yang menjadi pusat komando monitoring operasional jaringan di wilayah tersebut. Keberadaan posko ini vital untuk menjaga stabilitas layanan telekomunikasi digital di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat mudik dan lebaran.
Berdasarkan proyeksi perusahaan, trafik layanan data dan komunikasi pada periode RAFI tahun ini diperkirakan mengalami pertumbuhan sebesar 9,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka ini mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap trafik digital untuk bersilaturahmi maupun mengakses hiburan selama bulan puasa dan hari raya.
Guna menghadapi lonjakan tersebut, TelkomGroup telah melakukan serangkaian langkah preventif. Upaya ini meliputi penguatan kapasitas infrastruktur, optimalisasi alat pemantauan berbasis teknologi informasi (IT tools), serta pelaksanaan uji kesiapan jaringan atau rehearsal test. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sistem dan prosedur operasional berjalan selaras tanpa gangguan berarti.

Baca Juga:
Untuk mengawal keandalan layanan, TelkomGroup membentuk satuan tugas khusus yang akan beroperasi penuh selama periode RAFI, yakni mulai tanggal 13 hingga 30 Maret 2026. Sebanyak 13.700 personel posko dan teknisi disiagakan secara bergantian selama 24 jam penuh atau siaga 24/7. Kehadiran ribuan personel ini diharapkan membuat penanganan gangguan menjadi lebih responsif dan terintegrasi, sejalan dengan upaya pemerintah yang juga menyiapkan berbagai posko digital untuk kelancaran mudik.
Selain fokus pada infrastruktur fisik, aspek keamanan siber juga menjadi prioritas utama. Hal ini penting mengingat meningkatnya volume transaksi digital selama Ramadan. TelkomGroup dijadwalkan akan menggelar kick-off Posko Siaga RAFI secara resmi pada Jumat (6/3) mendatang sebagai simbol dimulainya pengawalan ketat terhadap ketersediaan konektivitas bagi pelanggan B2B, B2C, dan masyarakat luas.
Penyaluran Bantuan Sosial dan Transformasi Perusahaan
“Momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti dengan peningkatan kebutuhan komunikasi dan layanan digital. Untuk itu, seluruh insan TelkomGroup berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta menghadirkan layanan terbaik agar pelanggan dapat menikmati pengalaman telekomunikasi yang prima dan berkualitas,” ujar Dian Siswarini di sela-sela kegiatannya.
Dian juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel satgas yang bertugas. Menurutnya, dedikasi para teknisi dan petugas posko sangat krusial dalam memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga, sehingga momen silaturahmi keluarga Indonesia tidak terputus oleh kendala jaringan.
Di luar agenda teknis, kunjungan ke Semarang juga dimanfaatkan Dian untuk bertatap muka dengan karyawan TelkomGroup di Kantor Regional III. Dalam sesi ini, ia menyampaikan pembaruan terkait transformasi perusahaan, khususnya mengenai arah dan peta jalan strategi TLKM 30. Pertemuan ini menjadi wadah bagi manajemen untuk menyelaraskan strategi eksekusi sekaligus mendengar aspirasi langsung dari karyawan di lapangan.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), rangkaian Safari Ramadan ini turut diisi dengan program Telkom Berbagi. Telkom menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp2 miliar. Bantuan tersebut dialokasikan dalam bentuk perangkat dan konektivitas internet untuk 50 madrasah, sekolah, dan pesantren. Selain itu, santunan juga diberikan kepada 1.000 anak yatim serta 1.000 kaum duafa dan penyandang disabilitas.
“Ramadan selalu menjadi momen yang penuh makna untuk mempererat kebersamaan dan kepedulian. Semoga berbagai inisiatif yang dihadirkan TelkomGroup dalam rangkaian Safari Ramadan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat, serta turut menghadirkan ketenangan dan kebahagiaan bagi keluarga-keluarga Indonesia dalam menyambut hari kemenangan,” tutup Dian.


