spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

4 Tahun NeutraDC: Perkuat Fondasi Digital Ecosystem Hub dan Infrastruktur AI

Telko.id – Memasuki usia operasional yang keempat, PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC Group), anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang berfokus pada bisnis pusat data, semakin agresif mengukuhkan posisinya sebagai Digital Ecosystem Hub.

Langkah strategis ini diambil perusahaan untuk merespons lonjakan kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang kian masif, sekaligus memperkuat kedaulatan data nasional di tengah persaingan infrastruktur digital Asia Pasifik yang semakin ketat.

CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F, menegaskan bahwa pencapaian usia empat tahun ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum krusial untuk mempertegas peran perusahaan.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah membangun infrastruktur yang tidak hanya menawarkan keandalan dan keamanan tingkat tinggi, tetapi juga sepenuhnya siap mendukung akselerasi teknologi masa depan.

“Empat tahun ini bukan sekadar penanda usia, tetapi momentum untuk mempertegas peran. Kami membangun infrastruktur yang tidak hanya andal dan aman, tetapi juga siap mendukung akselerasi AI.

Melalui kolaborasi lintas ekosistem, NeutraDC ingin memastikan Indonesia memiliki fondasi komputasi yang kompetitif di tingkat regional,” ungkap Andreuw di Jakarta, 5 Maret 2026.

Integrasi Layanan untuk Kebutuhan AI

Dalam pandangan manajemen, kebutuhan terhadap AI-ready infrastructure kini telah bergeser menjadi kebutuhan aktual industri, bukan lagi sekadar proyeksi jangka panjang. Menyikapi dinamika tersebut, perusahaan tidak hanya berfokus pada perluasan kapasitas fisik semata.

Strategi utama yang dijalankan adalah pengintegrasian layanan Colo (Colocation), Connect, dan Compute untuk menciptakan orkestrasi konektivitas dan komputasi dalam satu sistem terpadu.

Secara operasional, pendekatan ini diwujudkan melalui ekosistem modular yang dirancang adaptif. Sistem ini dibangun untuk mengakomodasi dinamika teknologi yang bergerak cepat, termasuk pertumbuhan adopsi cloud, kebutuhan komputasi berkapasitas tinggi, serta Infrastruktur AI yang membutuhkan daya besar.

Dengan integrasi ini, NeutraDC memposisikan diri lebih dari sekadar penyedia fasilitas gedung perangkat server, melainkan sebagai penggerak ekosistem digital yang menyatukan seluruh elemen infrastruktur dalam satu kerangka strategis.

Ekspansi Regional dan Lisensi Strategis

Strategi penguatan ekosistem tersebut berjalan beriringan dengan ekspansi fasilitas fisik yang terukur. Selain pengembangan di Jakarta, perusahaan tengah memacu pembangunan pusat data berskala besar di Batam yang baru saja meraih Sertifikasi Tier-3, serta mengoptimalkan operasional di Singapura.

Keberadaan fasilitas di Singapura dinilai memiliki arti sangat strategis mengingat status negara tersebut sebagai salah satu hub interkoneksi dan lalu lintas data terbesar di kawasan Asia Pasifik.

Langkah signifikan juga telah dicapai oleh NeutraDC Singapore yang berhasil memperoleh lisensi Services-Based Operator (SBO). Lisensi ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan penjualan kembali (resale) layanan konektivitas secara resmi.

Hal ini tidak hanya memperkuat aspek kepatuhan regulasi di tingkat regional, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang dengan menghubungkan ekosistem domestik ke jaringan global secara lebih efisien.

Kehadiran fasilitas di luar negeri menjadikan NeutraDC sebagai operator data center asal Indonesia dengan jejak operasional internasional yang nyata.

Model operasional ini menghadirkan nilai tambah strategis bagi pelanggan, mulai dari peningkatan keandalan melalui redundansi antarnegara, penguatan konektivitas regional, hingga fleksibilitas dalam pengelolaan beban kerja domestik dan global secara bersamaan melalui arsitektur hybrid.

“Posisi ini memberikan nilai tambah berupa konektivitas regional yang lebih kuat, redundansi lintas negara, serta fleksibilitas arsitektur hybrid. Dengan model tersebut, Indonesia tidak hanya menjadi pasar konsumsi data, tetapi juga bagian dari rantai nilai infrastruktur digital regional,” tambah Andreuw.

Memasuki fase pertumbuhan selanjutnya, perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan infrastruktur secara proaktif. Transformasi dari sekadar penyedia fasilitas menjadi penggerak ekosistem dinilai krusial untuk memperkuat daya saing Indonesia sebagai AI Hub Regional dalam peta infrastruktur digital Asia Pasifik.

Ketersediaan kapasitas hyperscale di dalam negeri diharapkan tidak hanya mempercepat transformasi industri, tetapi juga meningkatkan daya tarik investasi berbasis teknologi ke Indonesia.(Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU