spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Serat 400G Akan Hubungkan Demark-Frankfurt

Telko.id – Rute serat optik 400G pertama di Eropa akan menghubungkan Denmark dengan Frankfurt, seperti dilansir dari RCRWirelles (12/7).

Setiap operator di seluruh dunia selalu bekerja untuk memenuhi permintaan konsumen dan enterprise untuk konektivitas berkecepatan tinggi, penyedia transportasi dan pemilik jaringan serat juga bersama-sama meningkatkan infrastruktur backbone untuk mendukung industri berkembang.

Upgrade terbaru, saat ini sedang digulirkan di bagian Eropa, adalah pengenalan 400G oleh Telia Carrier dalam kemitraan dengan Coriant, yang menyediakan teknologi CloudWave Optik, yang menggabungkan pemrosesan sinyal dan Photonics terintegrasi. CloudWave Optik sendiri merupakan sebuah platform software-defined yang memungkinkan efisiensi dan skalabilitas. Lebih lanjut, Platform Coriant Groove G30 DCI menyediakan kapasitas cloud sebesar 3,2 terabit dan jaringan data center.

Tahun lalu 400G masih sedang diuji oleh perusahaan seperti Alcatel-Lucent, yang sejak itu telah dibeli oleh Nokia. Pada saat itu, Alcatel-Lucent IP Routing dan Transportasi CTO Steve Vogelsang membahas teknologi dalam postingan blog yang berbunyi, “jaringan Ultra broadband dan perangkat yang menggunakan jaringan ini membuat hidup kita menjadi lebih mudah dan lebih terhubung. kemudahan baru mendorong keinginan tak terpuaskan untuk lebih banya bandwidth yang mengarah ke ekspansi lalu lintas IP tahunan sebesar 50% atau lebih. Menjaga dengan permintaan ini merupakan tantangan besar bagi penyedia layanan broadband. Insinyur Mereka harus terus-menerus kembali berusaha dan mendapatkan hasil maksimal dari setiap dolar yang diinvestasikan dalam infrastruktur. teknologi baru seperti NFV dan SDN berpegang pada janji untuk mengotomatisasi dan mengoptimalkan jaringan yang memungkinkan operator untuk meningkatkan permintaan dan memberikan efisiensi,” ucap postingan blog tersebut.

Postingan itu juga menyebutkan, “Untuk berhasil, jaringan Anda harus lincah, fleksibel dan efisien sebagai aplikasi berbasis cloud yang mereka dukung. Mereka juga perlu skala yang lebih tinggi dan lebih efisien daripada sebelumnya. “

Teknik SDN dan NFV masih dalam proses adopsi oleh operator, memungkinkan operator untuk secara otomatis menyediakan bandwidth on demand dengan cara yang dioptimalkan tergantung pada kebutuhan aplikasi tertentu. Ide ini, kadang-kadang disebut sebagai slicing network, dipandang sebagai bagian penting dari apa yang akhirnya akan menjadi 5G.

Mengenai penyebaran 400G di Eropa, Coriant EVP aales dan layanan global, Tarcisio Ribeiro, mengatakan penyebaran menunjukkan nilai dunia nyata dari programabilitas lapisan optik dan penyebaran pelayanan yang cepat.

Sementara itu, Telia Carrier sendiri memiliki kepemilikan serat yang luas, dan Coriant berfokus pada peralatan jaringan SDN-enabled.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU