Telko.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang menyetujui penggabungan usaha antara XL Axiata, PT Smartfren Telecom Tbk (SF), dan PT Smart Telecom.
Sebagai akibat dari merger ini, perusahaan akan berganti nama menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.
RUPSLB juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi pasca-merger, dengan masa jabatan efektif hingga RUPST tahun buku 2029.
Baca juga : XL Axiata dan Smartfren Merger, Jadi XLSmart Bernilai Rp.104 Triliun
Berikut susunan Dewan Komisaris yang baru:
Presiden Komisaris: M. Arsjad Rasyid P.M.
Komisaris: Vivek Sood
Komisaris: L. Krisnan Cahya
Komisaris: Nik Rizal Kamil
Komisaris: Sean Quek, David R. Dean
Komisaris Independen: Retno Lestari Priansari Marsudi
Komisaris Independen: Robert Pakpahan
Komisaris Independen: Willem Lucas Timmermans
Sementara susunan Direksi baru sebagai berikut:
Presiden Direktur: Rajeev Sethi
Direktur: Antony Susilo
Direktur: David Arcelus Oses
Direktur: Andrijanto Muljono
Direktur: Feiruz Ikhwan
Direktur: Shurish Subbramaniam
Direktur: Yessie D. Yosetya
Direktur: Merza Fachys
Direktur: Jeremiah Ratadhi
Selain itu, Rapat menyetujui perubahan pengendali Perseroan sebagai akibat dari merger ini, dari semula Axiata Group Berhad (“AGB”) sebagai pengendali Tunggal menjadi AGB dan PT Wahana Inti Nusantara (“WIN”), PT Global Nusa Data (“GND”) dan PT Bali Media Telekomunikasi (“BMT”) sebagai pengendali bersama, sebagaimana dijelaskan dalam Rancanangan Penggabungan Usaha.
Perubahan pengendali Perseroan tersebut berlaku efektif sejak tanggal Efektif Penggabungan, masing-masing AGB, WIN, GND, dan BMT sebagai pengendali bersama memiliki kewenangan untuk menentukan atau mengganti seluruh anggota direksi dan anggota dewan komisaris Perseroan.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”), PT Smartfren Telecom Tbk (“Smartfren”), dan PT Smart Telcom (“SmartTel”) kedua nya sudah resmi merger dengan nilai Rp.104 Triliun atau setara US$6,5 Miliar.
Penggabungan ini akan membentuk entitas telekomunikasi baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (“XLSmart”).
XL Axiata akan menjadi entitas yang bertahan, sedangkan Smartfren dan SmartTel akan menggabungkan diri menjadi bagian dari XLSmart.
Axiata Group Berhad (“Axiata”) dan Sinar Mas akan menjadi pemegang saham pengendali bersama, masing-masing memegang 34,8% saham XLSmart dengan pengaruh yang sama untuk arah dan keputusan strategis perusahaan. Sisanya, sebesar 30,4% merupakan saham publik.
Pada saat selesainya transaksi, pemerataan kepemilikan saham akan menghasilkan Axiata menerima hingga senilai US$475 juta. Setelah transaksi ditutup, Axiata akan menerima US$400 juta, beserta tambahan US$75 juta di akhir tahun pertama, tergantung pada pemenuhan syarat- syarat tertentu. (Icha)