spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Menkominfo Sesalkan Baru Satu Operator Yang Layani Rute MRT Jakarta

Telko.id – Dalam masa uji coba MRT Jakarta trayek Lebak Bulus- Bundaran Hotel Indonesia banyak netizen mengeluhkan tak adanya sinyal seluler kala kereta melewati atau berada di tunnel. Kondisi ini disesalkan oleh Menkominfo, Rudiantara.

Sayang, pemerintah tidak bisa berbuat banyak karena menurut Rudiantara, ranah ini sudah masuk ke business to business (B2B).

“Idealnya semua operator memang harus ada di rute dan stasiun MRT Jakarta, baik itu di tunnel (terowongan bawah tanah) atau di atas tanah. Kita kan maunya seperti di Singapura, orang bisa komunikasi dimana saja kala gunakan MRT,” kata Rudiantara usai membuka acara Future Digital Economy Lab di Jakarta, Senin (18/3).

“Ranahnya B2B, semua sudah dewasalah. Operator pun harus berikan penawaran yang win-win. Semua kan sudah dewasa, pasti ada titik temunya,” katanya.

Memang, saat ini tidak semua operator mampu melakukan investasi yang besar. Ada operator yang dana nya terbatas. Tetapi, pasti semua ingin melayani masyarakat.

“Jadi saya ingatkan, jangan jadikan fasilitas telekomunikasi itu sebagai alat untuk mencegah pemain yang pas-pasan masuk. Semua bisa masuk, masalah berapa komposisinya, itu terserah mekanisme pasar diantara mereka (MRT Jakarta-operator seluler),” ujar Rudiantara menegaskan kembali.

Jika negosiasi antara pengelola MRT Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan operator seluler yang merupakan ranah business to business (B2B) itu merasakan perlu ada fasilitator dalam negosiasi, Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) siap menjembatani.

Sampai saat ini, baru Telkomsel saja yang sinyal nya moncer di MRT Jakarta.”Total ada 74 sector dengan 222 NE BTS mixed 2G, 3G, dan 4G. Untuk 4G kita pakai carrier aggregation  LTE FDD 1800 dan LTE TDD 2300 dikombinasikan,” jelas Direktur Jaringan Telkomsel Bob Apriawan pekan lalu. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU