Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerataan akses internet ke seluruh penjuru Indonesia melalui layanan Fixed Wireless Access (FWA), Indosat HiFi Air.
Layanan ini diproyeksikan menjadi solusi utama bagi rumah-rumah di Indonesia yang belum terjangkau oleh jaringan fiber optik, dengan target ambisius mencakup area yang luas di seluruh nusantara.
SVP-Head of FWA Business Indosat, Beka Faryan Riangka, mengungkapkan bahwa ambisi perusahaan adalah menjangkau seluruh rumah yang belum memiliki akses Internet Protocol Television (IPTV) atau fiber menggunakan teknologi HiFi Air.
Untuk tahun ini, Indosat menargetkan angka pelanggan di atas 100 ribu, dengan potensi pertumbuhan hingga 500 ribu atau bahkan satu juta pelanggan, tergantung pada penetrasi di berbagai area.
Tantangan utama dalam penetrasi pasar ini, menurut Beka, adalah persepsi masyarakat yang masih menganggap internet rumahan identik dengan koneksi kabel atau Fiber to the Home (FTTH).
Padahal, di negara maju seperti Amerika Serikat atau pasar berkembang seperti India, tren penggunaan internet rumahan justru banyak beralih ke solusi internet berbasis seluler atau nirkabel karena fleksibilitasnya.
Keunggulan Fleksibilitas dan Kemudahan Akses
Salah satu nilai jual utama yang ditawarkan adalah kemudahan instalasi dan portabilitas. SVP-Head of National IM3 & HiFi Brand Indosat, Fahroni Arifin, menjelaskan bahwa perangkat ini sangat cocok untuk segmen pasar yang membutuhkan mobilitas tinggi, seperti mahasiswa atau penyewa rumah. Pengguna tidak perlu repot dengan proses instalasi kabel yang rumit, pengeboran dinding, atau izin dari pemilik properti.
Perangkat ini menawarkan konsep plug-and-play yang memungkinkan aktivasi instan. Hal ini menjadi alternatif menarik dibandingkan menunggu pemasangan jaringan kabel yang seringkali memakan waktu.
Edukasi pasar menjadi kunci strategi Indosat untuk memperkenalkan bahwa internet nirkabel mampu memberikan pengalaman yang setara, bahkan lebih efisien bagi segmen tertentu.
Di wilayah di mana infrastruktur kabel sulit dibangun, layanan ini menjadi tulang punggung konektivitas. Beka mencontohkan kasus di Kalimantan, khususnya di daerah pesisir seperti Kampung Nelayan.
Di sana, adopsi layanan ini tumbuh signifikan karena ketiadaan jaringan fiber. Masyarakat setempat, termasuk komunitas ibu-ibu, memanfaatkan perangkat ini secara kolektif untuk kebutuhan sosial dan komunikasi sehari-hari.
Baca Juga:
Spesifikasi Teknis dan Jangkauan Jaringan
Secara teknis, perangkat router yang digunakan mampu menampung hingga 128 koneksi perangkat secara bersamaan. Namun, untuk pengalaman penggunaan yang optimal dalam skenario nyata, perangkat ini ideal digunakan oleh sekitar 7 hingga 20 pengguna secara simultan.
Kapasitas ini dinilai sangat memadai untuk kebutuhan satu keluarga besar atau bahkan komunitas kecil.
Dukungan infrastruktur jaringan juga menjadi prioritas. Indosat terus memperluas cakupan jaringan 5G dan 4G untuk menopang layanan ini. Sebagai contoh, di Yogyakarta, cakupan jaringan 5G diklaim telah mencapai 100 persen, memberikan kecepatan dan latensi rendah bagi pengguna FWA di wilayah tersebut. Hal ini memungkinkan pengalaman internet yang mulus, bahkan untuk penggunaan berat sekalipun.
Strategi Indosat menempatkan FWA sebagai pelengkap, bukan sekadar pengganti fiber. Di area residensial yang sudah padat dengan layanan FTTH, produk ini hadir sebagai opsi alternatif.
Namun, di wilayah rural atau pedesaan yang belum tersentuh kabel optik, HiFi Air menjadi solusi utama untuk memberdayakan ekonomi digital masyarakat setempat.
Fahroni menambahkan bahwa mayoritas pengguna produk ini adalah kalangan muda yang melek teknologi. Mereka mampu mengelola kebutuhan kuota dan anggaran secara cerdas, mengombinasikan paket data seluler personal saat bepergian dan menggunakan FWA saat berada di rumah atau asrama untuk efisiensi biaya.
Indosat juga terus berkolaborasi dengan mitra teknologi global guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga seiring bertambahnya jumlah pelanggan FTTH dan FWA.
Dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan pelanggan dan perluasan infrastruktur yang agresif, Indosat optimis layanan internet nirkabel ini akan menjadi katalisator penting dalam pemerataan akses digital di Indonesia. (Icha)


