spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Indosat Gandeng Cisco Luncurkan Security Command Center, Ini Target nya!

Telko.id – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) secara resmi mengumumkan peluncuran Security Command Center (SCC) di Jakarta pada 3 Maret 2026.

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi dengan raksasa teknologi global, Cisco, yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan digital nasional.

Fasilitas ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) yang secara signifikan telah mengubah lanskap keamanan siber di Indonesia.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam upaya perlindungan infrastruktur digital di tanah air. Dengan pesatnya perkembangan teknologi, ancaman siber kini menjadi lebih kompleks dan sulit diprediksi.

Kehadiran SCC diharapkan mampu menjadi benteng pertahanan yang solid bagi sektor ekonomi digital Indonesia yang sedang tumbuh pesat, memastikan bahwa inovasi teknologi dapat berjalan beriringan dengan jaminan keamanan yang mumpuni.

Integrasi Teknologi Cisco dan Splunk

Keunggulan utama dari Security Command Center yang diluncurkan Indosat terletak pada integrasi teknologi kelas dunia yang digunakannya.

SCC ini didukung penuh oleh platform keamanan terpadu dari Cisco yang dikenal memiliki standar tinggi dalam industri jaringan dan keamanan global. Tidak hanya itu, kemampuan fasilitas ini semakin diperkuat dengan teknologi dari Splunk.

Splunk menghadirkan kemampuan mendeteksi ancaman siber serta analitik berbasis machine learning yang canggih. Kombinasi antara platform Cisco dan analitik Splunk ini memungkinkan SCC untuk melakukan deteksi, investigasi, dan respons terhadap insiden keamanan secara real-time dalam skala besar.

Hal ini sangat krusial mengingat serangan siber modern sering kali terjadi dalam hitungan detik dan membutuhkan penanganan yang sangat cepat untuk meminimalisir dampak kerugian.

Selain aspek teknologi, SCC ini juga diperkuat oleh pemahaman mendalam terhadap pasar lokal dan global yang dibawa oleh Cisco Customer Experience Services.

Sinergi ini memastikan bahwa solusi yang ditawarkan tidak hanya canggih secara teknis, tetapi juga relevan dengan tantangan spesifik yang dihadapi oleh organisasi di Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan semangat perusahaan yang sebelumnya juga menggelar Indonesia AI Day untuk mendorong transformasi digital.

Visibilitas dan Perlindungan Berbasis AI

Salah satu tantangan terbesar dalam keamanan siber saat ini adalah kurangnya visibilitas terhadap ancaman yang terus berevolusi. SCC dirancang untuk menjawab tantangan tersebut dengan memberikan visibilitas berkelanjutan bagi organisasi.

Dengan bantuan insight berbasis AI, fasilitas ini mampu memprediksi dan mencegah serangan siber sebelum terlambat.

Kemampuan prediktif ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi perusahaan dan institusi pemerintah yang ingin mengadopsi teknologi AI namun khawatir akan risiko keamanannya.

SCC siap membantu organisasi beradaptasi di tengah percepatan transformasi digital dengan menyediakan lapisan keamanan yang tidak hanya reaktif tetapi juga proaktif.

Hal ini menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, mirip dengan tujuan pembangunan infrastruktur Smart City yang membutuhkan fondasi keamanan kuat.

Melalui SCC, Indosat berkomitmen menghadirkan solusi keamanan siber yang inklusif. Layanan ini dirancang untuk memungkinkan tim operasional dan organisasi dari berbagai skala—mulai dari perusahaan besar hingga sektor publik—untuk menavigasi kompleksitas lanskap digital dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Komitmen Terhadap Ketahanan Digital Nasional

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam melindungi ekosistem digital Indonesia.

Kolaborasi dengan Cisco dinilai strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan siber global.

“Kehadiran Security Command Center, hasil kolaborasi Indosat bersama Cisco, memperkuat sikap Indonesia terhadap keamanan siber dan menegaskan komitmen kami dalam melindungi pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar Vikram Sinha.

Ia menambahkan bahwa perpaduan teknologi kelas dunia dan pemahaman terhadap kondisi pasar di Indonesia menciptakan infrastruktur digital yang aman dan tangguh.

Hal ini penting untuk mendorong inovasi dan mendukung kemajuan digitalisasi di Indonesia secara jangka panjang.

Pernyataan senada juga disampaikan oleh Chuck Robbins, Chair and CEO Cisco. Ia menyatakan kebanggaannya dapat melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital.

Keberadaan fasilitas pemantauan canggih seperti ini memang menjadi standar global, sebagaimana terlihat pada Command Center milik operator global lainnya.

“Cisco bangga bisa melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital di Indonesia. Melalui kekuatan dari Cisco dan Splunk, kami menghadirkan fondasi infrastruktur yang andal dan tepercaya yang dibutuhkan organisasi di Indonesia untuk mengantisipasi ancaman siber berbasis AI guna menjadi yang terdepan di era ekonomi digital,” ungkap Chuck Robbins.

Menghadapi Ancaman Siber yang Semakin Canggih

Latar belakang peluncuran SCC ini tidak lepas dari fenomena meningkatnya adopsi AI di berbagai lini, mulai dari dunia usaha, institusi publik, hingga keseharian masyarakat.

Meskipun AI membawa banyak manfaat efisiensi, teknologi ini juga memunculkan risiko ancaman siber yang semakin canggih dan terautomasi.

Dalam konteks ini, keamanan tidak bisa lagi dipandang sebagai fitur tambahan atau solusi sementara. Keamanan harus terintegrasi di setiap lapisan infrastruktur digital. SCC memungkinkan integrasi tersebut melalui pemantauan berkelanjutan, visibilitas menyeluruh, serta intelijen ancaman yang dapat ditindaklanjuti.

Dengan demikian, organisasi dapat lebih fokus pada inovasi dan pertumbuhan bisnis tanpa terus-menerus dibayangi ketakutan akan serangan siber.

Peluncuran Security Command Center ini menjadi tonggak penting bagi Indosat Ooredoo Hutchison dalam misinya memberdayakan Indonesia secara digital.

Dengan infrastruktur keamanan yang andal, diharapkan kepercayaan investor dan masyarakat terhadap ekonomi digital Indonesia akan semakin meningkat di masa depan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU