spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

UPDATE: Google Hapus Huawei P30 Pro dari Situs Resmi Android

Telko.id, Jakarta – Hanya beberapa hari setelah menghapus Huawei Mate 20 Pro dari daftar perangkat Android Q Beta, Google memperbarui situs resmi Android. Google menghapus Huawei P30 Pro atau Huawei Mate X dari situs tersebut.

Sebelum ada larangan dari pemerintah Amerika Serikat (AS), Huawei P30 Pro nangkring di situs resmi Android bersama ponsel Samsung Galaxy S10 5G, LG V50 ThinQ 5G, dan Xiaomi Mi Mix 5G dengan label ponsel terbaru dan terhebat saat ini.

Seperti dilansir Phone Arena, Huawei P30 Pro atau Huawei Mate X, yang layarnya bisa dilipat, awalnya akan dirilis pada Juni 2019. Namun, ketidakmampuan perusahaan untuk bekerja sama dengan Google akan memengaruhi peluncuran ponsel.

{Baca juga: Huawei Ditinggal ARM, Nasib P30 Pro dkk Terancam?}

Dikutip Telko.id, Jumat (24/5/2019), dalam kategori ponsel pilihan dan terpopuler, di situs resmi Android kini hanya ada Pixel 3, Moto G7, dan OnePlus 6T. Demikian pula daftar Featured Brands, yang hanya diisi Samsung, LG, Motorola, Nokia, dan Xiaomi. Tidak terlihat P30 Pro. Sebelumnya, Huawei Mate 20 Pro juga dihapus.

Sebelumnya, Huawei buka suara terkait pencabutan dukungan Android di ponsel buatannya oleh Google. Perusahaan asal China tersebut berkomitmen untuk memberi pembaruan keamanan dan layanan bagi perangkat yang sudah beredar di pasaran.

“Huawei hanya dapat menggunakan versi publik Android dan tidak akan bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan layanan dari Google. Namun, Huawei akan terus menyediakan pembaruan keamanan dan layanan purnajual untuk semua produk,” ujar Huawei.

{Baca juga: Huawei Siapkan Sistem Operasi Pengganti Android, Ini Namanya}

Menyikapi boikot dari Google, Huawei menggaungkan rencana untuk membangun ekosistem perangkat lunak sendiri yang aman dan berkelanjutan. Tujuannya, mereka ingin memberi pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU