spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

TIK Harus Tumbuh Double Digit di APBN 2018

Telko.id – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan bahwa TIK harus menjadi enabler pertumbuhan ekonomi. “Pada APBN 2018, Menteri Keuangan meminta sektor TIK harus tumbuh menjadi double digit. Sektor TIK akan menjadi nomor dua setelah keuangan dan perbankan. TIK menjadi enabler pertumbuhan ekonomi.” jelas Rudiantara pada Rakernas Bidang Telematika, Penyiaran dan Ristek Kamar Dagang Industri di Hotel Pullman Jakarta, Senin (28/11/2016) seperti di mirip dari laman Kominfo.

Terkait hal ini Kementerian Kominfo akan fokus pada pembangunan broadband. “Fokus pembangunan Kominfo dalam 5 tahun ini adalah mendukung program nawacita melalui telekomunikasi, internet dan penyiaran. Dimana tema utamanya adalah pita lebar dan efisiensi industri. Saya mendorong adanya konsolidasi dari semua pihak untuk efisiensi industri” ungkap Chief RA.

Rudiantara menambahkan bahwa Indonesia telah memiliki peta jalan e-commerce. “Peta jalan ini untuk mendukung sektor UMKM. Untuk itu Kominfo telah membuat Program Satu Juta Domain untuk membantu UMKM berkembang dalam bisnis e-commerce. “tambahnya.

Persoalan cyber security sendiri ditegaskan oleh Rudintara telah menjadi concern pemerintah. Saat ini Kementerian Kominfo sedang menyiapkan roadmap cyber security untuk sektor keuangan/perbankan, energi dan transportasi.

Pada akhir sambutannya Rudiantara juga menjelaskan bahwa terkait digitalisasi penyiaran, pemerintah akan mengalokasikannya untuk bencana dan pendidikan. Di samping itu Menkominfo mengajak seluruh Kementerian/lembaga menghilangkan ego sektoralnya untuk kepentingan bangsa.

“Sekarang masing-masing website Kementerian memiliki slot yang dialokasikan untuk GPR. Jadi jika ada program atau event nasional bisa ditampilkan oleh semua Kementerian/Lembaga melalui website dan videotron yang dimiliki.”pungkasnya. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU