spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Tahun 2019, VoLte akan Tumbuh Sebanyak 100 Persen

Telko.id – Pengguna Voice over LTE (VoLTE) di dunia akan mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan pada periode 2014 hingga 2019 mendatang, terhitung pertumbuhan tersebut dapat menyentuh angka 100 persen. Meningkatnya pertumbuhan VoLte diprediksi karena meningkatnya adopsi jaringan 4G LTE di seluruh dunia.

Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh Infiniti Research ini menyebutkan bahwa implementasi jaringan layanan VoLTE juga tumbuh 36 persen.

Lebih lanjut, Infiniti memprediksi bahwa layanan VoLTE akan mengantongi pendapatan sebesar US$ 120 miliar pada 2020, dengan lebih dari 12 persen dari layanan video call dan layanan tambahan lainnya.

Sekadar informasi, VoLTE merupakan layanan voice yang berbasis LTE. Volte yang merupakan kependekan dari Voice Over LTE ini memanfaatkan jaringan LTE untuk berkomunikasi melalui media voice dan juga memungkinkan penggunaan video call. Layanan ini sejatinya mirip dengan apa yang ditawarkan oleh OTT seperti Whatsapp, BBM dan Line, namun VoLte memiliki kualitas suara yang sangat baik bila dibandingkan tiga OTT tersebut.

Faktor lainnya yang mendorong pertumbuhan tinggi ini adalah meningkatnya pengapalan smartphone LTE dan permintaan pasar akan layanan suara berkualitas tinggi.

Menurut riset ini, kawasan Asia Pasifik menjadi pasar menjanjikan untuk layanan LTE. Pasalnya, adopsi LTE di kawasan tersebut baru memasuki fase awal, seperti dikutip dari laman Telecom Asia.

Di Indonesia sendiri, layanan VoLTE belum dapat diimplementasikan dikarenakan ekosistem handsetnya yang belum tersedia. Namun, beberapa operator seperti Smartfren menjanjikan layanan dan handset yang mendukung VoLTE bakal hadir pada 2016 mendatang. Sementara operator lain seperti XL nampaknya lebih condong mengarah ke RCS (Rich Communication Suite) yang tidak memerlukan penggantian handset.

Selain permasalahan handset, belum tersedianya layanan VoLte di Indonesia dikarenakan belum adanya aturan regulasi mengenai tarif interkoneksi antar operator lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU