spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

StarHub Luncurkan Sistem Kabel Bawah Laut yang Hubungkan 9 Negara APAC

Telko.id – Operator telekomunikasi asal Singapura, StarHub, resmi meluncurkan jaringan kabel bawah laut yang menghubungkan 9 negara di Asia Pasifik. Jaringan yang diberinama Asia Pacific Gateway (APG) ini membentang sepanjang 10.900 kilometer dan terhubung dengan connecting point di China, Hong Kong, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Kapasitasnya lebih dari 54 terabit per detik.

Starhub mengatakan pihaknya telah menandatangani kemitraan dengan perusahaan telekomunikasi di masing-masing negara untuk menyediakan layanan bagi pelanggan enterprise yang membutuhkan konektivitas internasional ke  pasar luar negeri. Dikatakan juga bahwa APG memiliki cable landing point di Shanghai Nanhui, Chongming dan Hong Kong, dioperasikan oleh penyedia telekomunikasi yang cukup besar di Cina, yang memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dari harga yang beragam dan kompetitif untuk tersambung ke Cina.

Sistem kabel APG juga meningkatkan konektivitas internasional StarHub dengan menyediakan keragaman traffic routing ke sistem kabel bawah laut seperti Asia-Pacific Cable Network 2, Asia Submarine-cable Express dan Asia-America Gateway. Starhub juga mengatakan bahwa APG akan memberikan perusahaan yang berbasis di Singapura ini lebih banyak pilihan untuk terhubung ke bagian lain di Asia Pasifik serta meminimalkan dampak dari gangguan layanan akibat kerusakan kabel bawah laut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU