spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Softbank Bukukan Laba di Q2

Telko.id – Operator asal Jepang yakni SoftBank berhasil meningkatkan laba bersih untuk kuartal Juni sekira 19,1% secara year-on-year menjadi ¥ 254,16 miliar atau setara dengan USD 2,42 miliar, yang mana sebagian besar adalah hasil dari pertumbuhan yang solid di bisnis telekomunikasi dalam negeri.

Dilansir TelecomAsia (1/8), pendapatan layanan telekomunikasi domestik tumbuh sekira 5,4% menjadi ¥ 761,8 triliun berikut pertumbuhan yang stabil dari layanan serat SoftBank Hikari. Total pelanggan FTTH ini tumbuh menjadi 2,24 juta, dari 1,72 juta pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, pertumbuhan basis pelanggan mobile mereka sebanyak 580.000 user secara year-on- year menjadi 32.150.000 pelanggan. Sedangkan untuk total ARPU mereka  menurun sebesar 50 yen untuk ¥ 4.610, tapi layanan ARPU meningkat 40 yen untuk ¥ 560, yang mencerminkan peningkatan jumlah pelanggan layanan konten operator.

Pendapatan dari anak perusahaan SoftBank yakni Sprint AS menurun 9,6% secara year-on-year menjadi ¥ 848.090 miliar, namun sebagian besar tetap datar jika dikonversi kedalam dolar Amerika.

CEO SoftBank Masayoshi Son meyakinkan wartawan di sebuah acara dengan mengumumkan hasil ini untuk berubah menjadi generator pendapatan bagi perusahaan setelah beberapa kuartal dilalui dengan hasil yang negatif untuk perusahaan.

Sekadar informasi, SoftBank telah mengeluarkan dana senilai USD 21,6 miliar untuk mendapatkan kendali dari Sprint pada 2013, dan perusahaan telah berulang kali menegaskan bahwa kekayaan Sprint hendak berbalik.

Sekarang SoftBank berencana melakukan taruhan besar lain. Operator tengah berusaha untuk mengakuisisi pembuat chip ARM sebesar USD 31 miliar guna mengejar peluang di sektor IOT, yang Son percaya akan menjadi pergeseran paradigma terbesar dalam sejarah manusia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU