spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Softbank Bukukan Laba di Q2

Telko.id – Operator asal Jepang yakni SoftBank berhasil meningkatkan laba bersih untuk kuartal Juni sekira 19,1% secara year-on-year menjadi ¥ 254,16 miliar atau setara dengan USD 2,42 miliar, yang mana sebagian besar adalah hasil dari pertumbuhan yang solid di bisnis telekomunikasi dalam negeri.

Dilansir TelecomAsia (1/8), pendapatan layanan telekomunikasi domestik tumbuh sekira 5,4% menjadi ¥ 761,8 triliun berikut pertumbuhan yang stabil dari layanan serat SoftBank Hikari. Total pelanggan FTTH ini tumbuh menjadi 2,24 juta, dari 1,72 juta pada kuartal sebelumnya.

Sementara itu, pertumbuhan basis pelanggan mobile mereka sebanyak 580.000 user secara year-on- year menjadi 32.150.000 pelanggan. Sedangkan untuk total ARPU mereka  menurun sebesar 50 yen untuk ¥ 4.610, tapi layanan ARPU meningkat 40 yen untuk ¥ 560, yang mencerminkan peningkatan jumlah pelanggan layanan konten operator.

Pendapatan dari anak perusahaan SoftBank yakni Sprint AS menurun 9,6% secara year-on-year menjadi ¥ 848.090 miliar, namun sebagian besar tetap datar jika dikonversi kedalam dolar Amerika.

CEO SoftBank Masayoshi Son meyakinkan wartawan di sebuah acara dengan mengumumkan hasil ini untuk berubah menjadi generator pendapatan bagi perusahaan setelah beberapa kuartal dilalui dengan hasil yang negatif untuk perusahaan.

Sekadar informasi, SoftBank telah mengeluarkan dana senilai USD 21,6 miliar untuk mendapatkan kendali dari Sprint pada 2013, dan perusahaan telah berulang kali menegaskan bahwa kekayaan Sprint hendak berbalik.

Sekarang SoftBank berencana melakukan taruhan besar lain. Operator tengah berusaha untuk mengakuisisi pembuat chip ARM sebesar USD 31 miliar guna mengejar peluang di sektor IOT, yang Son percaya akan menjadi pergeseran paradigma terbesar dalam sejarah manusia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU