spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Soal Nokia dan Alcatel Lucent, Ericsson Siap Bersaing

Telko.id – Bersatunya Nokia dan Alcatel Lucent, yang disebut-sebut akan semakin memperkuat posisi perusahaan di ranah teknologi ini ditanggapi positif tak hanya oleh Uni Eropa, tetapi juga vendor lain sebagai pesaingnya. Ericsson misalnya, melihat akuisisi ini sebagai sesuatu yang layak dihormati, ketimbang sebuah ancaman.

“Ericsson akan menghormati kompetisi siapapun itu, baik itu Nokia maupun yang lainnya. Mengenai apakah mereka kemudian merger atau akuisisi dan lainnya, kita akan respect dengan apa yang mereka lakukan dan kita akan selalu siap bersaing,” ungkap Hardyana Syintawati, Vice President Marketing and Communications Ericsson Indonesia saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/1).

Disinggung mengenai apakah Ericsson akan menempuh langkah serupa, wanita yang disapa Nana ini mengaku sejauh ini belum mendapat pengumuman apapun tentang hal itu.

“Kita belum ada pengumuman apapun tentang akuisisi. Belum dengar rumor apa-apa,” imbuhnya seraya tertaawa kecil.

Nokia-ALuNokia sendiri, baru-baru ini telah mengeluarkan pengumuman terkait sepak terjangnya bersama pasangan baru, dimana dikatakan bahwa kedua perusahaan jaringan tersebut telah mulai beroperasi secara bersama-sama.

Seperti diketahui, merger dari kedua perusahaan ini mengeluarkan dana secara kumulatif sebesar USD 16.5 juta dan perusahaan baru tersebut kini memiliki karyawan 100 ribu secara global. Kantor pusat berada di Finlandia yang akan mengatur perusahaan ini secara strategis. Sedangkan untuk penelian dan pengembangan akan berada di Perancis, Jerman, Cina dan Amerika Serikat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU