Telko.id – Samsung mengumumkan penguatan integrasi Galaxy AI pada lini Galaxy Buds Series untuk menghadirkan pengalaman true wireless stereo (TWS) yang lebih adaptif dan cerdas di Indonesia.
Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang menginginkan perangkat audio yang mampu menyesuaikan diri dengan berbagai konteks penggunaan, mulai dari rapat di tempat bising hingga panggilan saat bepergian.
Menurut pernyataan resmi perusahaan, pergeseran gaya hidup yang dinamis menuntut perangkat TWS berfungsi lebih dari sekadar penghasil suara berkualitas. Tanpa kemampuan adaptasi, pengalaman audio justru dapat mengganggu fokus dan produktivitas.
“Melalui integrasi Galaxy AI pada Samsung Galaxy Buds Series, kami menghadirkan pengalaman audio yang lebih adaptif dan relevan dengan ritme aktivitas sehari-hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Dengan dukungan kecerdasan buatan, Galaxy Buds dirancang untuk mengenali konteks penggunaan dan merespons secara real-time. Kemampuan ini mencakup membantu menjaga fokus saat bekerja hingga memastikan konektivitas yang mulus saat pengguna berpindah antar perangkat dalam ekosistem Galaxy.
Peran Galaxy Buds pun berkembang dari sekadar perangkat audio menjadi bagian integral dari alur produktivitas dan interaksi harian.
Fitur AI yang Membedakan
Evolusi ini telah mulai terlihat pada Galaxy Buds3 Series yang dilengkapi fitur berbasis Galaxy AI, seperti Interpreter dalam Listening Mode dan Adaptive Sound.
Fitur Interpreter dirancang untuk membantu percakapan lintas bahasa, sementara Adaptive Sound secara otomatis menyesuaikan kualitas audio berdasarkan kondisi lingkungan sekitar pengguna. Inovasi ini menunjukkan bagaimana kecerdasan perangkat dapat memberikan solusi praktis dalam situasi nyata.

Respons positif dari pasar Indonesia terhadap fitur-fitur tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa konsumen semakin siap menerima TWS yang mengedepankan pengalaman cerdas dan terintegrasi, melampaui pertimbangan spesifikasi teknis semata. Tren ini sejalan dengan laporan adopsi Galaxy AI yang terus meroket di berbagai lini produk Samsung.
Baca Juga:
Sinergi dalam Ekosistem Galaxy
Keunggulan utama Galaxy Buds Series terletak pada integrasinya yang dalam dengan ekosistem Galaxy. Perangkat ini dirancang untuk bekerja selaras dengan smartphone, tablet, dan wearable Samsung lainnya guna menciptakan pengalaman lintas perangkat yang lebih seamless.
Sinergi ini mempertegas strategi Samsung yang menempatkan AI sebagai fondasi pengalaman pengguna, memastikan setiap perangkat saling terhubung dan mendukung aktivitas secara intuitif.
“Kami percaya masa depan perangkat pintar terletak pada konektivitas yang intuitif dan saling terintegrasi, di mana setiap perangkat bekerja secara harmonis untuk memahami dan mendukung kebutuhan penggunanya,” tutur Sultan.
Pendekatan ini juga tercermin dalam pengembangan fitur Galaxy AI lainnya yang fokus pada kemudahan dan efisiensi.

Antusiasme pasar terhadap Galaxy Buds Series disebutkan akan mendorong Samsung untuk terus berinovasi dan menetapkan arah baru bagi perkembangan TWS ke depan.
Komitmen terhadap integrasi AI yang mendalam ini juga didukung oleh kolaborasi teknologi, seperti kehadiran Nano Banana AI Google dalam fitur Now Brief di Galaxy AI, yang memperkaya kemampuan asisten digital pada perangkat.
Penguatan Galaxy AI pada perangkat audio ini merupakan bagian dari upaya Samsung mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam mobile AI.
Dengan basis pengguna yang luas, inovasi di lini Galaxy Buds diharapkan dapat memperkuat ekosistem yang saling terhubung dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi pengguna di Indonesia dalam menunjang produktivitas dan gaya hidup digital mereka. (Icha)


