spot_img
Latest Phone

Huawei Band 10, Smartband ala Smartwatch Ini Kecanggihannya!

Telko.id - Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan Huawei Band...

Xiaomi Smart Display Max 100, Layar Pintar Ultra Besar Pertama di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia meluncurkan Xiaomi Smart Display Max...

Garmin Connect, Bisa Rancang Rute Lebih Personal dan Menyenangkan

Telko.id - Dalam aplikasi Garmin Connect terdapat fitur khusus...

Oppo Campus Ambassador, Siapkan Talenta Muda di Bidang Teknologi dan Digital

Telko.id – Oppo Indonesia memperkenalkan program terbaru Oppo Campus...

Huawei Watch D2, Bisa Pantau Tekanan Darah 24 Jam

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan Huawei Watch D2 di...

ARTIKEL TERKAIT

Qualcomm Kembangkan Small Cell LTE-U bersama Samsung dan SpiderCLoud

Telko.id – Long-Term Evolution Unlicensed atau sering disebut dengan LTE-U adalah salah satu cara untuk mengembangkan small cell yang ideal. Di mana, proposal awal LTE-U ini dikembangkan oleh Qualcomm yang menggunakan radio Communication 4G LTE di spektrum bebas, seperti pada sepktrum 5GHz yang menggunakan peralatan WiFi dual band dan dipasanng pada WiFi Hotspot. Teknologi ini pun menjadi salah satu alternatif yang sangat bermanfaat bagi operator karena LTE-U ini menawarkan kapasitas yang lebih besar dan coverage dan juga meningkatkan user experience.

LTE-U, saat ini dipandang sebagai salah satu cara yang efektif bagi para operator dalam menghadapi permintaan mobile data yang begitu tinggi. Namun, karena teknologi mengkombinasi antara spektrum bebas dan yang berijin atau berlisensi dengan menggunakan WiFi. Itu sebabnya, WiFi menjadi kunci dari LTE-U ini.

Dalam pengembangan selanjutnya, Qualcomm melakuka kerjasama dengan Samsung dan SpiderCloud Wireless. Di mana, chipset Qualcomm’s FSM9955 akan ditanamkan dalam produk Samsung’s LTE-U EFemto cell. Tujuannya adalah agar produk Samsung ini bisa dipergunakan secara cepat dan langsung dengan cara ‘plug-and-play’. Secara teknis, salam satu unit produk ini dapat mendukung 3 carrier dengan kekuatan 20 megahertz per unit nya dengan kemampuan download tertinggi dengan kecepatan 450 megabits per detik.

“Sel-sel Samsung LTE-U EFemto akan menguntungkan pengguna akhir karena memungkinkan berkomunikasi mobile data lebih cepat dan kinerja yang handal. Gangguan pun dapat diminimalisasi karena menggunakan WiFi,” ujar Cho. Kiho Cho, VP Network System Design Lab Samsung menjelaskan.

Sedangkan dengan SpiderCloud, Qualcomm bekerjasama untuk mengembangkan small cell yang dirancang untuk mendukung LTE-U, LTE license assisted access (LAA) dan MulteFire. Dengan LAA, performance akan mirip LTE-U yang tentu menjadi kebutuhan bagi para tenant untuk memberikan layanan terbaik pada para pengunjungnya dengan menggunakan spektrum berlisensi. Begitu juga MulteFire yang memiliki prerformace mirip dengan LTE-U dengan kemudahan seperti WiFi.

Ke depan, pengembangan ini ditargetkan untuk penggunaan di kantor, universita, rumah sakit, hotel dan pusat perbelanjaan. Dengan menggunakan arsitektur SpiderCloud Enterprise RAN yang mampu melayani lebih dari 100 self organizing small cell dan dapat menjangkau hingga 1.5 juta kaki persegi.

“SpiderCloud menggunakan teknologi Qualcomm karena small cell ke depan akan menjadi krusial ketika harus menangani tantangan 1000 kali pertumbuhan mobile data,” ujar Mike Gallagher, CEO SpiderCloud menjelaskan. Lebih lanjut, Mike juga menyatakan bahwa bekerjasama dengan Qualcomm ini akan memberikan solusi pada operator dalam pemasangan dan integrasi LTE small cell yang lebih mudah. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU