spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Persaingan Kian Ketat, Vodafone Suntikkan US$7.2 Miliar ke Unit India

Telko.id – Vodafone Group telah menyuntikkan dana sebesar US$7.2 miliar kepada unit bisnisnya di India menjelang lelang spektrum yang akan digelar 1 Oktober mendatang.

Dana tersebut dikucurkan demi memungkinkan Vodafone India untuk terus melanjutkan investasinya dalam spektrum, disamping juga melakukan perluasan jaringan di berbagai lapisan teknologi.

Seperti diketahui, Vodafone sendiri diketahui telah bergabung bersama setidaknya enam operator lainnya untuk berpartisipasi pada lelang spektrum 1 Oktober mendatang.

Menurut perkiraan Crisil Research, sebuah perusahaan yang berbasis di Mumbai, baik Vodafone, Airtel, maupun Idea membutuhkan paling tidak sekitar satu triliun rupee atau sekitar US$ 15 miliar masing-masing untuk spektrum dan perluasan jaringan, selama dua tahun ke depan.

Vodafone India merupakan operator telekomunikasi yang 100 persen kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Grup Vodafone. Penyedia layanan telekomunikasi ini memiliki sekitar 200 juta pelanggan di India, dimana lebih dari setengah dari pelanggannya (107 juta) berasal dari pedesaan India.

Vodafone Group sendiri dikabarkan berencana untuk mendapatkan sekitar £2,5 miliar melalui IPO unit Indianya.

Berita ini muncul setelah Reliance Jio ikut masuk ke pasar 4G di negeri ini dan setelah Maxis Communications yang berasal dari Malaysia menggabungkan unit bisnisnya di India, Aircel dengan Reliance Communications.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU