spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Perang Dagang Bakal Kerek Harga Konsol PlayStation  

Telko.id, Jakarta  – Sony mencatat penjualan PlayStation yang mengesankan hingga 100 juta unit. Namun Sony mewanti-wanti adanya awan gelap bergelantung di masa depan akibat perang dagang. Salah satu dampak yang akan dirasakan konsumen adalah semakin mahalnya harga konsol.

Perusahaan telah memperingatkan bahwa perang dagang yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China dapat mengakibatkan harga konsol naik secara drastis.

{Baca juga: Sony Klaim Konsol PlayStation 4 Laku 100 Juta Unit}

Bos keuangan Sony, Hiroki Totoki, mengatakan bahwa jika Amerika Serikat menaikkan tarif untuk produk-produk China, kemungkinan akan ada kenaikan harga untuk konsol PlayStation.

Totoki mengatakan bahwa Sony sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menghadapi kemungkinan itu. Paling mungkin, Sony akan memberikan biaya tambahan kepada pelanggan.

Namun, keputusan tegas belum dibuat tentang tarif yang diperluas ke produk lain. Sony tidak perlu khawatir tentang kenaikan harga jika negosiasi antara Amerika Serikat dan China berjalan baik.

Meski kemungkinan tarif tambahan bisa dihindari, Sony tetap menghadapi masalah. Sebab, menurut Ubergizmo, konsol bakal dijual oleh Sony dengan margin sangat tipis.

{Baca juga: Sampai Maret 2019, Sony Klaim Jual 4,2 PlayStation VR}

Padahal, Sony menggadang tetap menghasilkan uang lewat layanan dan penjualan game.  Sony akan mengurus permasalahan ini sebelum meluncurkan PlayStation 5 pada tahun depan. [BA/HBS]

 Sumber: Ubergizmo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU