spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Microsoft Kembali PHK 2.850 Karyawan

Telko.id – Bisnis IT memang tidak secerah beberapa tahun lalu Hal ini disebabkan oleh adanya perubahan bisnis IT dunia. Salah satu yang cukup terguncang akibat perubahan arah bisnis ini adalah Microsoft.

Salah satu agar perusahaan dapat bergerak lebih lincah, pemutusan hubungan kerja menjadi pilihan. Seperti yang disampaikan oleh Microsoft dalam Laporan tahunan yang disampaikan perusahaan pada Securities and Exchange Commission Amerika.

Setidaknya, Microsoft akan mengurangi 2.850 karyawannya. Terutama yang berada dalam unit bisnis smartphone hardware dan global sales.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Microsoft pun sudah melakukan pengurangan 1.850 karyawan dan langkah tersebut dinyatakan sebagai langkah awal dalam perencanaan besar berikutnya.

Pengurangan karyawan inipun belum akan selesai. Rencananya, masih akan ada lagi gelombang berikutnya sampai akhir Juni 2017. Diperkirakan, akan sampai 114.000 karyawan yang diselesaikan hubungan kerjanya.

Microsoft sendiri merencanakan akan tetap berkecimpung dalam bisnis ponsel. Hanya saja akan mengubah segmentasi pasar yang diarahnya. Yang pasti bukan mass market lagi. Tetapi lebih pada ceruk yang lebih kecil dengan menawarkan perpaduan antara software dan hardware yang unik dan belum pernah dilakuka oleh perusahaan yang lainnya. Demikian pernyataan yang disampaikan Microsoft pada Securities and Exchange Commission Amerika.

“Semua yang dilakukan saat ini merupakan antisipasi kami dalam perubahan strategi bisnis telepon yang akan mengakibatkan pengurangan unit terjual dan biaya yang terkait dalam tahun fiskal 2016, dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut di tahun fiskal 2017.” (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU