Telko.id – Jumlah pengguna data yang kian meningkat membuat semua perusahaan yang berkaitan dengan data memperkuat aksesnya. Termasuk juga dengan Google. Beberapa waktu lalu, Google membangun link baru antara Jepang dan Taiwan. Sekarang ‘jalur’ tersebut sudah dapat digunakan.
Jalur baru yang dibuat oleh Google ini menggunakan kabel bawah laut yang tersambung dari pantai barat Amerika Serikat ke Singapuran dan seterusnya. Dengan jalur terebut, Google menjanjikan dapat memberikan akses layanan data hingga 26 terabit per detik.
Kabel bawah laut yang dimaksudkan oleh Google itu merupakan extention dari kable trans Pasific sepanjang 5,600 mile yang sebenarnya sudah mulai online pada bulan Juni lalu. Dengan menggunakan jalur tersebut, akan ada koneksi ke pusat data milik Google yang berada di Taiwan. Rencananya, jalur tersebut akan digunakan oleh Google untuk melayani pelanggan yang cukup banyak di Asia.
Dalam sebuah postingan di blog, kemampuan transfer data yang dimiliki oleh Google tersebut yakni 26 terabit per detik setara dengan 138 miliar selfie setiap hari. Artinya, dengan kapasitas yang dimiliki oleh Google ini akan mampu melayani setiap orang di Taiwan untuk mengirim selfie ke Jepang setiap 15 detik.
Secara teoritis, pengguna Google di Asia akan merasakan kecepatan yang meningkat akibat kabel baru yang dimiliki Google ini ketika melakukan aktifitas menggunakan spreadsheet Google Docs, maupun Google Driveuploads, dan sejenisnya. Semua kegiatan tersebut akan lebih cepat. Namun, apakah semua konsumen benar-benar akan merasakan perbedaannya? Sebenarnya, tergantung pada penyedia layanan internet yang digunakan konsumen juga. Di Korea dan Singapura, yang sudah memiliki penyedia layanan internet lebih baik dari negara lain, tentu akan merasakan peningkatan yang lebih nyata dan akan memberikan pengalaman yang lebih baik.
Kabel Trans Pasific itu sendiri terbentang dari Oregon ke dua titik pendaratan di Jepang. Diklaim bahwa kemampuan transfer data dari kabel tersebut adalah 60 terabit per detik dari bandwidth. Hal tersebut setara dengan sekitar 10 juta kali lebih cepat dari rata-rata modem kabel yang ada. Investasi untuk pembangunan jaringan bawah laut ini sebesar $ 300 juta yang dibangun oleh sebuah konsorsium perusahaan teknologi, termasuk di dalamnya adalah Google. Fiber optik yang dibangun tersebut merupakan yang tercepat saat ini untuk di dunia.
Dengan adanya link Jepang-Taiwan yang baru tersebut memperpanjang koneksi ke hub West Coast utama AS, termasuk Los Angeles, Bay Area San Francisco, Portland, dan Seattle. (Icha)