spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Harga SSD Murah Tinggal Kenangan, Era Storage Murah Berakhir

Telko.id – Kabar buruk untuk Anda yang mau merakit PC atau menambah storage laptop dalam waktu dekat. Masa keemasan harga SSD (Solid State Drive) yang ramah di kantong tampaknya harus berakhir.

Peringatan ini datang langsung dari petinggi Kioxia, salah satu produsen memori flash terbesar di dunia. Petinggi Kioxia secara terbuka menyatakan bahwa era SSD muarah, khususnya kapasitas 1 TB yang sempat menjadi standar baru bagi konsumen sudah berlalu.

Penyebab utamanya bukan lagi gangguan rantai pasok seperti saat pandemi, namun karena adanya ledakan permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI) yang tak terbendung. Kondisi pasokan chip memori saat ini digambarkan sangat kritis. Kioxia mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa seluruh persediaan chip NAND flash mereka untuk tahun ini sudah habis terjual.

Baca juga:

Bukan hanya tahun ini, “krisis” ketersediaan ini diprediksi akan berlanjut dalam jangka panjang, seperti dikutip dari Toms Hardware. Petinggi Kioxia tersebut memperkirakan bahwa stok mereka kemungkinan besar sudah habis dipesan hingga tahun 2027 mendatang.

Artinya, produsen perangkat elektronik, mulai dari smartphone, laptop, hingga konsol game, harus berebut jatah sisa kapasitas produksi yang sangat terbatas. Dampaknya harus membayar harga tinggi untuk mendapatkan komponen memori, yang pada akhirnya dibebankan kepada pembeli.

Tingginya kebutuhan server AI

Biang kerok dari kelangkaan ini adalah tingginya kebutuhan untuk industri AI. Pusat data (data center) yang menjadi otaj dari berbagai layanan AI membutuhkan kapasitas penyimpanan yang masif dan cepat.

Korporasi raksasa ini memborong pasokan chip memori dalam jumlah besar, hanya menyisakan sedikit untuk pasar konsumen ritel. Akibatnya, hukum ekonomi dasar berlaku, dimana permintaan meroket sementara pasokan terkunci, menghasilkan harga yang melambung. Kioxia mewanti-wanti bahwa konsumen harus mulai terbiasa dengan harga SSD yang lebih tinggi.

Harga SSD dengan kapasitas 1 TB, yang sebelumnya sempat menyentuh titik terendah dan menjadi primadona bagi perakit PC, kini dipastikan akan merangkak naik dan sulit untuk turun kembali dalam waktu dekat.

Bagi konsumen, pesan tersitat dari Kioxia ini jelas, jika Anda melihat SSD dengan harga wajar di pasaran saat ini, mungkin itu adalah momen terakhir sebelum harganya melesat tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU