spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Demi Bayar Utang, Axiata Jual Kepemilikan Saham di Indonesia?

Telko.id – Menyusul upayanya mengurangi utang, Axiata baru-baru ini menegaskan bahwa perusahaan sedang melihat kemungkinan untuk mengatasinya dengan mengurangi sahamnya di beberapa perusahaan di luar negeri.

“Sejak pertengahan tahun lalu, Axiata telah menjajaki pilihan untuk lebih mengoptimalkan neraca dan struktur grup, berpotensi meliputi, namun tidak terbatas pada, rebalancing portofolio dan ulasan dari kepemilikan saham di anak perusahaan,” kata operator Malaysia ini, dalam sebuah pernyataan.

Komentar itu dikeluarkan dalam merespon laporan Bloomberg awal pekan ini, yang menyatakan bahwa Axiata berencana untuk memangkas sahamnya di berbagai anak perusahaan dengan kesepakatan yang bisa mengumpulkan hingga US$ 700 juta atau sekitar Rp 9 Triliun.

Sumber yang dikutip dalam laporan itu mengatakan bahwa Axiata ingin menjual sekitar 11% dari sahamnya di XL Axiata (Indonesia), serta sampai dengan 30% dari bisnisnya di Sri Lanka yang dipegang Dialog Axiata, dan 30% dari operasinya di Kamboja lewat Smart Axiata.

Sebagian dari hasil penjualan akan digunakan untuk membayar utang, yang menurut Bloomberg mencapai US$ 5.2 miliar pada akhir Juni.

Axiata sendiri masih bungkam terkait kebenaran berita ini. Perusahaan mengatakan akan mengungkap semua hal yang diperlukan pada waktu yang tepat. “Sampai saat ini, laporan tersebut adalah spekulatif,” kata Axiata, seperti dilansir Totaltelecom, Kamis (15/9).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU