spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

ByteDance Segera Rilis “Smartphone TikTok”

Telko.id, Jakarta – Perusahaan induk TikTok, ByteDance dikabarkan ingin membuat smartphone sendiri. Nantinya, smartphone TikTok ini akan membuat aplikasi buatan ByteDance, seperti Jinri Toutiao, TikTok, dan masih banyak lagi.

Dikutip dari The Verge, Selasa (28/05/2019), CEO ByteDance, Zhang Yiming memang telah lama bermimpi untuk membuat smartphone dengan aplikasi bawaan buatan mereka.

Bahkan, perusahaan ini kabarnya telah bekerja sama dengan produsen smartphone, Smartisan dan mengakuisisi portofolio paten di awal tahun ini.

Beberapa karyawan Smartisan juga dikabarkan telah mengembangkan smartphone ByteDance ini. Sayang, belum ada informasi valid soal desain, spesifikasi, hingga pasar yang dituju oleh smartphone ini ketika resmi dirilis nanti.

{Baca juga: Pemilik TikTok Luncurkan Aplikasi Pesan Instan, Seperti Apa?}

ByteDance sendiri di tahun 2018 tercatat sebagai startup paling tajir sejagat, dengan nilai mencapai US$ 75 miliar atau setara Rp 1.141 triliun.

Perusahaan pemilik aplikasi Tik Tok ini meraih posisi pertama setelah mendapat suntikan modal sebesar US$ 3 miliar atau sekitar Rp 45,6 triliun dari SoftBank. Bytedance melengserkan Uber dari posisi puncak startup paling tajir, yang kini bernilai sekitar US$ 72 miliar atau setara Rp 1.095 triliun.

{Baca juga: Bernilai Rp 1.141 Triliun, Ini Dia Startup Paling Tajir}

Kabar ini cukup mengejutkan, mengingat Byteance tak banyak hadir di luar China. Kemungkinan, kekayaan perusahaan ini disokong oleh kepopuleran aplikasi Tik Tok dikalangan remaja Barat.

Pada awalnya aplikasi siaran langsung karaoke itu bernama Musical.ly sebelum diakuisisi dan kemudian dimerger dengan layanan Douyin milik Bytedance dan berubah nama menjadi Tik Tok. (NM/FHP)

Sumber: The Verge

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU