Telko.id – Xiaomi secara resmi mengakhiri dukungan perangkat lunak untuk seri flagship Xiaomi 12 dan Xiaomi 12 Pro.
Kedua ponsel tersebut menerima pembaruan HyperOS terakhir mereka pada bulan ini, menandai status akhir masa pakai (end-of-life/EOL) yang telah berlaku sejak Januari 2026.
Artinya, perangkat ini tidak akan lagi menerima pembaruan fitur atau tambalan keamanan apa pun di masa depan.
Meski status EOL sudah diumumkan, Xiaomi tetap merilis pembaruan HyperOS 3 final untuk kedua model. Pembaruan ini ditujukan untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul setelah peluncuran awal HyperOS 3, seperti crash aplikasi yang sesekali terjadi dan ketidakkonsistenan dalam manajemen memori.
Dengan rilis terakhir ini, Xiaomi berupaya memastikan pengalaman pengguna tetap stabil dan andal untuk penggunaan sehari-hari sebelum dukungan benar-benar dihentikan.

Firmware terakhir HyperOS 3 telah didistribusikan ke berbagai region. Untuk Xiaomi 12 Pro, versi yang dirilis adalah OS3.0.3.0.VLBIDXM (Indonesia), OS3.0.2.0.VLBRUXM (Rusia), OS3.0.2.0.VLBTRXM (Turki), OS3.0.2.0.VLBTWXM (Taiwan), dan OS3.0.2.0.VLBINXM (India).
Sementara untuk Xiaomi 12, pembaruan yang tersedia meliputi OS3.0.2.0.VLCIDXM (Indonesia), OS3.0.3.0.VLCRUXM (Rusia), OS3.0.2.0.VLCTRXM (Turki), dan OS3.0.2.0.VLCTWXM (Taiwan). Build-build ini diharapkan menjadi fondasi perangkat lunak yang solid untuk sisa masa pakai ponsel.
Keputusan ini menegaskan komitmen siklus dukungan Xiaomi untuk seri flagship-nya. Dengan berakhirnya update, pengguna Xiaomi 12 dan 12 Pro akan tertinggal dari fitur-fitur terbaru HyperOS dan, yang lebih kritis, tambalan keamanan untuk kerentanan yang mungkin ditemukan ke depannya.
Meski ponsel akan tetap berfungsi dengan baik, disarankan bagi pengguna yang mengutamakan keamanan dan fitur terkini untuk mempertimbangkan upgrade ke model yang lebih baru.
Baca Juga:
Status EOL ini juga berarti bahwa Xiaomi 12 dan 12 Pro hampir pasti tidak akan menerima pembaruan HyperOS 3.1 yang saat ini sudah mulai digulirkan ke perangkat-perangkat yang masih eligible. Ini adalah konsekuensi standar dari siklus hidup produk di industri smartphone.
Bagi pengguna yang ingin tetap menggunakan perangkat dalam jangka panjang, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam mengunduh aplikasi dan mengakses konten online.
Perbedaan kebijakan update antar vendor menjadi sorotan. Sebagai perbandingan, Apple baru-baru ini merilis iOS 26 untuk perangkat seperti iPhone 11 yang usianya lebih tua.
Sementara itu, Xiaomi sendiri telah mengumumkan daftar perangkat yang akan mendapatkan dukungan update lebih panjang. Pengguna yang mencari ponsel dengan dukungan jangka panjang dapat mempertimbangkan model-model tersebut atau menantikan Xiaomi MIX 5 yang akan datang.
Rilis update terakhir ini sekaligus menutup babak dukungan untuk duo flagship tahun 2021 tersebut. Bagi pengguna setia, ini adalah sinyal untuk mulai mempertimbangkan pilihan upgrade.
Xiaomi terus memperbarui portofolio produknya dengan teknologi terkini, seperti yang akan terlihat pada Xiaomi 16 Ultra yang dikabarkan akan membawa perubahan signifikan pada sistem kameranya.
Untuk tetap mendapatkan informasi terkini seputar HyperOS dan berita Xiaomi lainnya, pastikan untuk mengunjungi secara rutin bagian Xiaomi di Telko.id. Alternatif lain, Anda dapat bergabung dengan kanal Telegram kami untuk mendapatkan notifikasi instan tentang pembaruan perangkat lunak dan berita teknologi terbesar. (Icha)


