Telko.id – Xiaomi secara resmi memperluas jajaran tabletnya di pasar global dengan meluncurkan Redmi Pad 2 Pro.
Perangkat terbaru ini hadir dengan kombinasi performa tangguh dan daya tahan baterai yang sangat lama, menawarkan solusi bagi pengguna yang membutuhkan perangkat media dan produktivitas yang andal.
Redmi Pad 2 Pro langsung mencuri perhatian dengan layar berukuran besar 12,1 inci dan ditenagai oleh chipset Snapdragon 7s Gen 4 dari Qualcomm.
Peluncuran global ini menandai langkah strategis Xiaomi dalam memperkuat posisinya di segmen tablet mid-range yang kompetitif.
Spesifikasi utama yang diusung tablet ini dirancang untuk pengalaman multimedia yang imersif dan multitasking yang lancar. Dengan baterai berkapasitas sangat besar, Redmi Pad 2 Pro menjanjikan penggunaan yang lebih tahan lama dibandingkan banyak pesaing di kelasnya.
Layar Besar dan Performa Mumpuni untuk Segala Aktivitas
Perangkat ini mengandalkan panel LCD berukuran 12,1 inci dengan resolusi 2.5K. Rasio aspek 16:10 pada layar ini dioptimalkan untuk menonton konten video definisi tinggi maupun membaca dokumen atau buku digital.
Teknologi layarnya juga dilengkapi dengan refresh rate 120Hz yang membuat navigasi antarmuka dan scrolling terasa lebih halus.
Dukungan warna 10-bit dan Dolby Vision pada layar dengan kecerahan puncak 600 nits memastikan kualitas visual yang tajam dan detail, bahkan saat digunakan di bawah cahaya terang.
Kombinasi spesifikasi layar ini menjadikannya salah satu keunggulan utama perangkat, sebagaimana juga terlihat pada varian REDMI 15C yang mengutamakan pengalaman visual.
Di balik layarnya, performa tablet ini ditopang oleh chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 yang diproduksi dengan proses 4nm. Chipset ini memiliki inti performa utama (super core) A720 yang berjalan pada kecepatan 2,7 GHz, dirancang untuk menangani tugas-tugas kompleks dengan efisien.
Untuk mendukung multitasking, perangkat ini tersedia dalam konfigurasi memori 6 GB atau 8 GB RAM tipe LPDDR4X dan penyimpanan internal 256 GB berbasis UFS 2.2.
Baca Juga:
Daya Tahan Ekstrem dan Fitur Pengisian Daya
Salah satu fitur paling menonjol dari perangkat ini adalah baterai berkapasitas raksasa 12.000 mAh. Kapasitas sebesar ini diklaim mampu memberikan daya tahan standby hingga lebih dari 83 hari, mengubah tablet menjadi perangkat yang sangat tahan lama untuk perjalanan atau penggunaan sehari-hari tanpa sering mengisi daya. Untuk mengisi baterai besar tersebut, tablet telah mendukung pengisian cepat 33W.
Lebih menarik lagi, perangkat ini juga dilengkapi dengan fitur reverse charging 27W melalui port USB Type-C-nya. Fitur ini memungkinkan tablet berfungsi sebagai power bank untuk mengisi ulang perangkat mobile lain seperti smartphone atau earphone, menambah nilai kegunaannya. Tren baterai besar ini juga terlihat pada rumor perangkat lain seperti vivo X300s yang dikabarkan membawa baterai 7.000 mAh.
Pada sisi perangkat lunak, smartphone ini berjalan menggunakan Xiaomi HyperOS, menyediakan pengalaman pengguna yang terintegrasi dengan ekosistem produk Xiaomi lainnya. Sistem operasi ini membawa berbagai optimasi untuk performa dan efisiensi daya, yang sangat cocok dengan konfigurasi hardware yang diusung tablet ini.
Redmi Pad 2 Pro telah resmi tersedia di pasar Hong Kong dengan harga yang kompetitif. Xiaomi menawarkan dua varian: versi standar dan ‘Soft Light Edition’ yang secara khusus dirancang untuk mengurangi ketegangan mata selama penggunaan lama.
Kehadiran varian khusus ini menunjukkan perhatian brand terhadap kenyamanan pengguna dalam berinteraksi dengan perangkat. Sebelumnya, Redmi Pad 2 Pro resmi rilis 7 November dengan spesifikasi yang mengesankan ini.
Peluncuran global perangkat ini memperketat persaingan di segmen tablet mid-to-high range. Dengan fokus pada layar besar, performa solid, dan daya tahan baterai yang luar biasa, tablet ini menawarkan proposisi nilai yang kuat bagi konsumen yang mencari perangkat serba bisa untuk kerja dan hiburan.
Ketersediaannya di lebih banyak pasar global dalam waktu dekat akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Xiaomi untuk merebut pangsa pasar. (Icha)


