Telko.id – vivo dikabarkan tengah mempersiapkan kejutan baru di pasar perangkat pencitraan digital dengan mengembangkan sebuah kamera vlogging mandiri.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa perangkat ini dirancang secara khusus untuk menantang dominasi lini DJI Osmo Pocket yang selama ini menjadi standar emas bagi para kreator konten mobile yang menginginkan portabilitas.
Kabar ini menandai ekspansi signifikan bagi vivo yang selama ini dikenal sangat kuat di sektor smartphone global.
Keputusan untuk merambah segmen kamera saku terdedikasi menunjukkan ambisi perusahaan untuk membangun ekosistem perangkat keras yang lebih luas, melampaui batasan telepon pintar, guna memfasilitasi kebutuhan para videografer dan vlogger yang terus berkembang.
Meskipun detail spesifikasi teknis mengenai sensor atau resolusi belum diungkap secara resmi ke publik, target pasar yang dituju oleh vivo sudah sangat jelas.
Dengan membidik segmen yang saat ini dikuasai oleh seri DJI Osmo Pocket, besar kemungkinan perangkat ini akan mengusung faktor bentuk handheld yang ringkas, dilengkapi dengan sistem stabilisasi mekanis canggih untuk perekaman video yang mulus.
Langkah strategis ini sebenarnya bukan hal yang terlalu mengejutkan jika melihat rekam jejak inovasi teknologi pencitraan vivo dalam beberapa tahun terakhir.
Pada lini smartphone flagship mereka, vivo telah lama mengintegrasikan teknologi stabilisasi gimbal mikro yang mendapatkan respons positif dari pengamat teknologi.
Pengalaman dalam mengembangkan fitur stabilisasi pada perangkat seperti vivo V60 Lite dan seri X menjadi modal fundamental bagi perusahaan untuk menciptakan kamera vlogging yang kompetitif.
Baca Juga:
Pasar kamera vlogging saku saat ini memang didominasi oleh DJI dengan seri Osmo Pocket-nya yang menawarkan kemudahan penggunaan satu tangan (one-handed operation) dan kualitas video tinggi dalam dimensi yang sangat mungil.
Kehadiran pemain besar baru seperti vivo tentu akan memanaskan persaingan dan mendorong inovasi fitur yang lebih agresif. Tren eksplorasi mekanisme kamera unik juga mulai terlihat pada produsen lain, seperti konsep pada Honor Robot Phone yang membawa gimbal ke level berbeda.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai tanggal peluncuran resmi, nama produk, atau kisaran harga dari perangkat misterius ini. Namun, inisiatif vivo untuk masuk ke ranah action camera atau kamera vlogging memberikan sinyal positif bagi konsumen.
Hal ini menjanjikan lebih banyak alternatif alat rekam berkualitas tinggi yang praktis, selain bergantung pada smartphone atau kamera mirrorless yang cenderung lebih berat. (Icha)


