spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Samsung Unpacked 2026 Pamer Galaxy AI dan Galaxy S26 Ultra

Samsung menegaskan kembali posisinya sebagai mitra teknologi global pada acara Samsung Unpacked 2026, Rabu 25 Februari 2026, waktu setempat. Dalam ajang tersebut, Samsung menyoroti kolaborasinya bersama International Olympic Committee dalam perhelatan Olimpiade.

Dalam presentasi tersebut, Samsung menampilkan bagaimana perangkat Galaxy digunakan untuk mendukung kebutuhan penyiaran dan dokumentasi momen-momen penting para atlet di panggung dunia.

Kamera Galaxy sebagai Perangkat Berkapabilitas Profesional untuk Penyiaran dan Dokumentasi

Kamera Galaxy diposisikan bukan sekadar alat fotografi konsumen, melainkan perangkat dengan kapabilitas profesional yang mampu menangkap detail, dinamika gerak, serta emosi di tengah atmosfer kompetisi internasional.

Selain kemampuan kamera, Samsung juga menekankan peran Galaxy AI dalam membantu komunikasi lintas bahasa selama perhelatan olahraga global tersebut. Fitur penerjemahan berbasis AI diklaim mampu menjembatani perbedaan bahasa antara atlet, ofisial, media, dan penonton, menciptakan interaksi yang lebih lancar dan inklusif. Lewat pendekatan ini, Samsung tidak hanya mempromosikan fitur produk, tetapi juga membangun narasi bahwa teknologinya hadir sebagai penghubung manusia dalam momen-momen bersejarah dunia.

Tiga Prinsip Utama Pengembangan Galaxy AI

Dalam sesi terpisah, TM Roh selaku pimpinan divisi Device Experience memaparkan filosofi besar di balik pengembangan Galaxy AI. Ia menggambarkan AI bukan sebagai fitur tambahan, melainkan sebagai infrastruktur yang menopang pengalaman pengguna secara menyeluruh. Konsep tersebut bertumpu pada tiga prinsip utama: jangkauan luas, keterbukaan, dan kompetensi tinggi.

Galaxy AI dirancang agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin pengguna, terintegrasi secara terbuka dengan berbagai mitra dan ekosistem, serta memiliki kemampuan yang andal untuk menjalankan tugas kompleks. Visi jangka panjangnya adalah menghadirkan “Agentic AI Phone”, yaitu perangkat yang tidak hanya merespons perintah, tetapi mampu mengantisipasi kebutuhan dan bertindak secara proaktif.

Pendekatan ini menunjukkan ambisi Samsung untuk menjadikan AI sebagai fondasi utama pengalaman smartphone modern, bukan sekadar elemen pelengkap yang bersifat kosmetik.

Pada aspek implementasi praktis, Samsung mendemonstrasikan berbagai fitur Galaxy AI yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi keseharian pengguna. Fitur Now Brief, misalnya, diperkenalkan sebagai solusi untuk menyaring notifikasi dan hanya menampilkan informasi yang benar-benar relevan, sehingga membantu mengurangi kelelahan digital akibat banjir pemberitahuan.

Baca juga:

Integrasi Ask AI dan Strategi multi-agen

Selain itu, kemampuan merangkum panggilan telepon secara otomatis memungkinkan pengguna menangkap inti percakapan tanpa harus mencatat secara manual. Di sisi produktivitas dan riset, fitur Ask AI pada browser Samsung yang didukung teknologi Perplexity AI memberikan kemampuan pencarian dan peringkasan informasi secara lebih cerdas.

Integrasi ini memperlihatkan strategi multi-agen yang memungkinkan Galaxy AI memanfaatkan keunggulan mitra eksternal untuk memperkaya pengalaman pengguna. Seluruh fitur tersebut menegaskan arah pengembangan yang berfokus pada efisiensi kognitif dan optimalisasi waktu.

Peningkatan Performa Galaxy S26 Ultra

Untuk sektor performa, Galaxy S26 Ultra diperkenalkan dengan peningkatan signifikan pada kemampuan gaming. Samsung mengklaim adanya peningkatan performa ray tracing sebesar 17 persen, menghadirkan grafis dengan pencahayaan dan bayangan yang lebih realistis mendekati standar konsol.

Perangkat ini juga dibekali vapor chamber terbesar yang pernah disematkan Samsung pada lini smartphone, guna memastikan manajemen panas yang lebih stabil saat menjalankan beban kerja berat. Dalam hal daya tahan, Galaxy S26 Ultra diklaim mampu memutar video hingga 31 jam, didukung teknologi pengisian daya cepat untuk meminimalkan waktu henti.

Kombinasi antara performa grafis, stabilitas termal, dan ketahanan baterai memperlihatkan upaya Samsung untuk menarik segmen pengguna yang menuntut kinerja tinggi, termasuk gamer dan kreator konten.

Di bidang kamera, seri Galaxy S26 membawa peningkatan signifikan melalui pengembangan Nightography untuk perekaman video dalam kondisi minim cahaya. Teknologi ini diklaim mampu mengurangi noise sekaligus mempertahankan detail tajam, sehingga hasil video malam hari tampak lebih jernih dan natural.

Khusus untuk varian Ultra, Samsung memperkenalkan dukungan perekaman 8K dengan codec APV serta kemampuan merekam langsung ke penyimpanan eksternal, fitur yang umumnya ditemukan pada perangkat profesional.

Selain itu, Galaxy AI juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hasil pemindaian dokumen dengan menghaluskan lipatan kertas dan menghapus objek yang tidak diinginkan seperti jari pengguna. Inovasi ini menunjukkan pendekatan komprehensif Samsung dalam menggabungkan kecerdasan buatan dan perangkat keras untuk mendukung kebutuhan kreatif maupun produktif.

Komitmen Keberlanjutan dan Lingkungan

Sebagai penutup, Samsung turut menyoroti komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan. Perusahaan mengumumkan berbagai inisiatif, termasuk proyek restorasi waduk dan peningkatan akses air bersih di sejumlah wilayah.

Salah satu kolaborasi yang mendapat perhatian adalah kerja sama dengan SeaTrees dan Scripps Institution of Oceanography dalam mendukung restorasi terumbu karang. Melalui fitur “Ocean Mode” pada kamera Galaxy, pengguna didorong untuk berkontribusi dalam dokumentasi dan pemantauan ekosistem laut.

Langkah ini memperlihatkan upaya Samsung untuk mengintegrasikan teknologi produknya dengan misi sosial dan lingkungan yang lebih luas, sekaligus memperkuat citra sebagai perusahaan teknologi yang bertanggung jawab secara global.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU