Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengungkap visi terbarunya, “Companion to AI Living”, dalam acara eksklusif The First Look di CES 2026 di Las Vegas.
Visi ini menempatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai fondasi filosofis yang menghubungkan seluruh aspek, mulai dari riset dan pengembangan, operasional, hingga pengalaman pengguna akhir. Pameran ini berlangsung hingga 7 Januari 2026 di Latour Ballroom, Wynn Las Vegas.
TM Roh, CEO dan Head of Device eXperience (DX) Division Samsung, membuka acara dengan menegaskan kepemimpinan perusahaan di bidang AI. Ia menjelaskan bagaimana ekosistem Samsung yang luas dan terhubung memungkinkan terciptanya pengalaman “AI companion” yang sesungguhnya dalam keseharian.
“Samsung membangun pengalaman yang semakin terpadu dan lebih personal di seluruh perangkat mobile, visual display, peralatan rumah tangga, dan layanan,” ujar TM Roh. “Melalui ekosistem global yang saling terhubung serta penerapan AI di seluruh kategori, Samsung memimpin inovasi dalam menghadirkan pengalaman AI sehari-hari yang lebih bermakna.”
Companion untuk Hiburan: TV Lebih dari Sekadar Menonton
Pada sesi Entertainment Companion, SW Yong, President of Visual Display Business Samsung, bersama Sukhmani Mohta dari Samsung Electronics America, memaparkan bagaimana layar Samsung kini berperan sebagai pendamping hiburan yang utuh.
Pusat dari inovasi ini adalah TV Micro RGB berukuran 130 inci, yang disebut sebagai lompatan monumental dalam skala dan kualitas gambar. Teknologi Micro RGB dengan dioda cahaya merah, hijau, dan biru berukuran mikro menghasilkan spektrum warna terluas dan paling detail yang pernah ada pada TV Samsung.
Namun, keunggulan hardware didukung sepenuhnya oleh kecerdasan perangkat lunak melalui Vision AI Companion (VAC). Fitur AI ini dirancang untuk mendampingi pengguna dalam berbagai aspek gaya hidup.
Pengguna dapat meminta rekomendasi tontonan, resep masakan berdasarkan hidangan yang muncul di TV, atau musik yang sesuai dengan suasana hati.
VAC bahkan dapat mengirim resep yang dipilih langsung ke perangkat dapur terhubung, seperti perangkat dalam lini AI-Connected Living Samsung, menciptakan alur kerja yang mulus.
Untuk pengalaman yang lebih personal, Samsung menghadirkan AI Soccer Mode Pro yang menyetel gambar dan suara secara otomatis untuk suasana pertandingan yang lebih hidup, serta AI Sound Controller Pro yang memungkinkan pengguna mengatur volume sorak penonton, komentator, atau musik latar secara terpisah hanya dengan perintah suara.
Lini TV 2026 juga menjadi yang pertama mendukung HDR10+ ADVANCED untuk kualitas gambar yang lebih baik, serta dilengkapi sistem audio spasial terbaru, Eclipsa Audio.

Baca Juga:
Companion untuk Rumah: Mengurangi Beban Pekerjaan Domestik
Di segmen Home Companion, Cheolgi Kim, EVP Head of Digital Appliances Division Samsung, mengumumkan bahwa platform SmartThings kini telah melayani lebih dari 430 juta pengguna per Desember 2025. Skala ini memberikan wawasan mendalam yang menjadi dasar pengembangan perangkat rumah pintar sebagai “pendamping”.
Fokus utama adalah pada Family Hub, kulkas pintar berbasis AI yang telah memenangkan 10 CES Innovation Awards. Dengan peningkatan AI Vision yang dikembangkan bersama Google Gemini, Family Hub kini dapat mengenali dan melacak bahan makanan di dalam kulkas dengan lebih akurat.
Fitur “What’s for Today?” memberikan rekomendasi resep secara gamifikasi, baik berdasarkan isi kulkas maupun secara acak untuk menginspirasi menu baru. Resep yang dipilih dapat ditampilkan langkah demi langkah di layar atau dikirim ke perangkat masak terhubung.
Samsung juga memperkenalkan FoodNote, laporan mingguan yang menganalisis pola konsumsi dan memberikan rekomendasi belanja, serta Now Brief dengan Voice ID yang menampilkan informasi personal untuk setiap anggota keluarga.
Di ruang cuci, Bespoke AI Laundry Combo menghilangkan langkah memindahkan cucian dari mesin cuci ke pengering. Sementara Bespoke AI AirDresser terbaru hadir dengan fitur Auto Wrinkle Care untuk merapikan kemeja secara otomatis.

Inovasi lain datang dari robot vacuum cerdas Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra. Dilengkapi sensor 3D untuk mendeteksi cairan termasuk yang transparan seperti air, perangkat ini juga berfungsi sebagai perangkat pemantau keamanan rumah dengan kamera yang dapat mengirim notifikasi.
Kerja sama dengan Hartford Steam Boiler (HSB) juga diumumkan, yang memungkinkan pengguna mendapatkan potongan premi asuransi rumah dengan menghubungkan perangkat pintar mereka ke SmartThings.
Companion untuk Perawatan Kesehatan: Dari Reaktif ke Proaktif
Visi jangka panjang Samsung di bidang perawatan kesehatan diperkenalkan oleh Praveen Raja, VP Head of Digital Health Samsung Research America. Sasaran utamanya adalah menggeser paradigma dari perawatan reaktif menjadi proaktif dengan memanfaatkan ekosistem perangkat terhubung.
Melalui integrasi data dari ponsel, wearable, dan peralatan rumah seperti kulkas pintar, sistem AI bertujuan memberikan panduan olahraga, tidur, dan rekomendasi nutrisi yang dipersonalisasi untuk mencegah penyakit kronis.
Jika terdeteksi pola yang tidak normal, sistem dapat mengingatkan pengguna dan memfasilitasi berbagi data dengan tenaga kesehatan melalui platform seperti Xealth untuk konsultasi virtual. Samsung juga sedang memperluas riset untuk mendeteksi tanda-tanda awal demensia melalui perubahan halus dalam mobilitas dan pola bicara yang terekam oleh wearable.
Keamanan data dalam ekosistem personal ini dijaga oleh Samsung Knox dan Knox Matrix. Sistem keamanan ini terus ditingkatkan untuk mengidentifikasi risiko yang muncul dari perkembangan AI, termasuk dengan meningkatkan proteksi data selama proses pelatihan model AI.
Pameran Samsung di CES 2026 terbuka untuk publik hingga 7 Januari. Rangkaian inovasi yang diumumkan memperkuat posisi Samsung dalam menghadirkan AI yang terintegrasi dan kontekstual, tidak hanya sebagai fitur tambahan, tetapi sebagai pendamping yang menyatu dalam kehidupan digital dan fisik pengguna.
Pendekatan holistik ini, didukung oleh ekosistem seperti SmartThings dan kolaborasi dengan berbagai mitra, menjadi fondasi bagi pengalaman hidup berbasis AI di masa depan. (Icha)


