Telko.id – Tidak hanya fokus dalam pengembangan smartphone, belakangan ini Samsung juga aktif dalam pengembangan perangkat jaringan teknologi. Terbaru, perusahaan asal Korea Selatan tersebut mengumumkan capaian dalam pengujian teknologi jaringan seluler generasi keenam (6G).
Melansir dari Kompas Tekno (1/3/2026), uji coba dilakukan bersama operator KT Corporation dan Keysight Technologies, serta digelar secara outdoor di kampus riset dan pengembangan (R&D) milik Samsung di Seoul.
Dalam simulasi pengujian yang dilakukan bersama mitra riset di Korea Selatan, Samsung berhasil mencapai kecepatan data hingga 3 Gbps pada sistem prototipe 6G yang diuji menggunakan teknologi eXtreme multiple-input multiple-output (X-MIMO) di pita frekuensi 7Ghz.
Teknologi ini diuji menggunakan prototipe base station 6G yang dibekali dengan 256 port antenna digital. Sebuah angka yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan peak tipikal yang ditawarkan jaringan 5G saat ini di kondisi nyata.
Baca juga:
- BRIN Kembangkan Antena Mikrostrip Canggih untuk Teknologi 6G dan Satelit
- Samsung B2B Display: Transformasi Bisnis Lewat Signage AI dan Layar Raksasa
Kombinasi teknologi antena dan spektrum ini menjadi bagian dari pendekatan Samsung untuk menciptakan jalur komunikasi yang lebih efisien dan cepat — langkah awal menuju standar 6G yang diperkirakan baru akan tersedia secara komersial beberapa tahun mendatang.
Meskipun pencapaian kecepatan ini masih dalam lingkungan uji dan belum dipasarkan secara luas, hasilnya memberi sinyal kuat bahwa perkembangan 6G bergerak lebih cepat dari sekadar konsep akademis.
Peneliti industri dan akademisi selama ini memproyeksikan bahwa jaringan 6G akan menawarkan keunggulan kecepatan, kapasitas, dan efisiensi yang jauh melampaui 5G, termasuk untuk use case seperti realitas imersif, konektivitas ultra-terhubung, serta komunikasi antar mesin dan kendaraan otonom — yang semuanya membutuhkan throughput data sangat tinggi dengan latensi rendah.
Bagi pengguna masa depan, terobosan semacam ini berarti potensi layanan digital yang lebih cepat dan mulus, seperti unduhan konten berdefinisi sangat tinggi dalam hitungan detik, pengalaman cloud gaming tanpa lag, serta komunikasi real-time dalam aplikasi industri berat atau kecerdasan buatan terdistribusi.
Namun, implementasi komersial 6G diperkirakan masih beberapa tahun lagi, karena standar industri harus dibentuk, infrastruktur dibangun, dan perangkat konsumen harus dirancang untuk mendukung teknologi yang jauh lebih kompleks ini.


