spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Samsung Proyeksi Laba Operasional Tembus Rp231 Triliun di Q4 2025

Telko.id – Samsung Electronics hari ini secara resmi mengumumkan panduan pendapatan untuk kuartal keempat tahun 2025.

Perusahaan teknologi raksasa tersebut memproyeksikan kinerja keuangan yang sangat solid, dengan estimasi laba operasional konsolidasi mencapai sekitar 20 triliun won Korea atau lebih dari Rp231,34 triliun.

Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menandakan pemulihan dan pertumbuhan kuat di berbagai lini bisnis perusahaan.

Berdasarkan pengumuman yang dirilis pada 8 Januari 2026, Samsung memperkirakan penjualan konsolidasi berada di angka 93 triliun won atau lebih dari Rp1.075 triliun.

Estimasi ini didasarkan pada Standar Pelaporan Keuangan Internasional Korea (K-IFRS). Pengumuman panduan pendapatan ini menjadi indikator awal yang positif bagi para investor dan analis pasar mengenai kesehatan finansial perusahaan di penutup tahun 2025.

Sesuai dengan peraturan pengungkapan informasi di Korea Selatan, estimasi pendapatan tidak diperbolehkan disajikan dalam bentuk rentang angka tunggal.

Oleh karena itu, angka 93 triliun won dan 20 triliun won yang diumumkan merupakan nilai median dari rentang estimasi yang telah dikalkulasi oleh perusahaan.

Hal ini memberikan gambaran yang cukup akurat mengenai posisi keuangan Samsung sebelum laporan keuangan lengkap dirilis secara resmi.

Lonjakan Laba Operasional yang Signifikan

Data yang disajikan Samsung menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat agresif jika dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya. Dalam rentang estimasi yang diberikan, penjualan diproyeksikan berada di antara 92 triliun hingga 94 triliun won.

Sementara itu, laba operasional diperkirakan bergerak di kisaran 19,9 triliun hingga 20,1 triliun won. Stabilitas di angka 20 triliun won ini menjadi sorotan utama mengingat tantangan ekonomi global yang sempat terjadi.

Jika melihat ke belakang, kinerja ini jauh melampaui pencapaian pada kuartal keempat tahun 2024. Pada periode tersebut, Samsung mencatatkan penjualan sebesar 75,79 triliun won dengan laba operasional hanya sebesar 6,49 triliun won.

Perbandingan ini memperlihatkan bahwa laba operasional perusahaan telah meningkat lebih dari tiga kali lipat secara year-on-year (YoY). Kenaikan masif ini mengindikasikan efisiensi operasional yang membaik serta permintaan pasar yang tinggi terhadap produk-produk andalan Samsung.

Pertumbuhan penjualan juga terlihat sangat substansial. Dari 75,79 triliun won di Q4 2024 menjadi kisaran 93 triliun won di Q4 2025, terdapat kenaikan pendapatan belasan triliun won.

Momentum positif ini kemungkinan besar didorong oleh divisi semikonduktor dan penjualan perangkat mobile, termasuk seri lipat seperti Galaxy Z Fold7 yang terus mendominasi pasar premium.

Perbandingan Kinerja Antar Kuartal

Selain perbandingan tahunan, kinerja Samsung di kuartal terakhir 2025 ini juga menunjukkan peningkatan positif dibandingkan kuartal sebelumnya (Q3 2025).

Pada kuartal ketiga tahun 2025, Samsung membukukan penjualan sebesar 86,06 triliun won atau sekitar Rp995,4 triliun dan laba operasional sebesar 12,17 triliun won. Kenaikan dari 12,17 triliun menjadi sekitar 20 triliun won dalam satu kuartal menunjukkan lonjakan performa yang luar biasa di akhir tahun.

Peningkatan laba operasional secara quarter-on-quarter (QoQ) ini menegaskan bahwa strategi bisnis yang diterapkan Samsung pada paruh kedua tahun 2025 berjalan efektif.

Biasanya, kuartal keempat didorong oleh musim liburan yang meningkatkan permintaan elektronik konsumen, namun lonjakan laba yang hampir dua kali lipat dari Q3 ke Q4 mengisyaratkan adanya faktor profitabilitas tinggi, kemungkinan dari pemulihan harga memori atau kesuksesan Bisnis Chip yang sebelumnya telah mencetak rekor.

Data historis ini penting untuk melihat konsistensi pertumbuhan perusahaan. Setelah sebelumnya Rekor Pendapatan sempat tercatat di awal tahun, Samsung berhasil menutup tahun 2025 dengan grafik yang menanjak tajam.

Konsistensi ini memberikan sinyal kuat kepada pasar bahwa raksasa teknologi Korea ini telah berhasil menavigasi siklus industri dengan sangat baik.

Angka-angka yang disajikan hari ini masih berupa panduan pendapatan. Samsung dijadwalkan akan merilis laporan keuangan lengkap yang merinci performa setiap divisi bisnis dalam beberapa minggu mendatang.

Laporan tersebut nantinya akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kontribusi spesifik dari divisi mobile, display, hingga semikonduktor terhadap total keuntungan fantastis ini. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU