Telko.id – Samsung Electronics secara resmi mengumumkan telah mempertahankan posisi nomor satu di pasar commercial display global untuk tahun ke-17 berturut-turut.
Pencapaian ini didasarkan pada laporan firma riset Omdia yang mencatat pangsa pasar Samsung sebesar 35,2% berdasarkan penjualan unit pada tahun 2025.
Hyoung Jae Kim, Executive Vice President Visual Display (VD) Business Samsung Electronics, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendengarkan kebutuhan pelanggan B2B.
“Selama 17 tahun memimpin pasar commercial display global merupakan hasil dari komitmen untuk terus mendengarkan kebutuhan pelanggan B2B dan berinovasi bersama mereka,” ujarnya.
Kim menambahkan bahwa Samsung akan terus berinvestasi dalam display dan solusi yang membantu mitra bekerja lebih efisien.
Kepemimpinan yang dimulai sejak 2009 ini semakin kokoh dengan rekor penjualan tahunan tertinggi di 2025. Samsung berhasil mengirimkan lebih dari 2,5 juta unit display commercial ke seluruh dunia.
Kinerja konsisten ini didorong oleh fokus pada solusi digital signage generasi terbaru yang mengintegrasikan teknologi display canggih dengan platform berbasis cloud dan kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga:
Inovasi Produk dan Solusi Terintegrasi
Portofolio Samsung dibangun dengan komitmen kuat terhadap inovasi. Salah satu terobosan terbaru adalah Samsung Spatial Signage yang menawarkan konten 3D imersif dalam desain ramping setebal 52 mm.
Inovasi ini telah meraih CES 2026 Innovation Award dan iF Design Award 2026. Samsung berencana memperluas lini produk ini dengan berbagai ukuran tambahan.
Di sisi ramah lingkungan, Samsung menghadirkan lini Color E-Paper sebagai solusi signage ultra hemat energi. Model 13 inci menjadi display komersial pertama di dunia yang menggunakan bio-resin berbasis fitoplankton pada housing-nya.
Material ini terdiri dari 45% plastik daur ulang dan 10% bio-resin, yang mampu mengurangi emisi karbon lebih dari 40% dibandingkan plastik berbasis minyak bumi. Samsung berencana memperluas penggunaan material ramah lingkungan ini ke seluruh lini E-Paper.
Untuk kebutuhan bisnis berdampak tinggi, portofolio Samsung mencakup display format ultra besar. Mulai dari model QPDX-5K berukuran 105 inci, QHFX 115 inci, hingga papan iklan Micro RGB berukuran 130 inci (model QPHX) yang akan segera hadir.
Selain hardware, Samsung memperkuat posisi melalui integrasi solusi digital. Platform Samsung VXT memungkinkan manajemen perangkat jarak jauh dan operasional konten. Aplikasi terbaru AI Studio memungkinkan pembuatan video signage siap pakai hanya dari satu gambar produk, menyederhanakan proses kreatif bagi bisnis.
Dampak dan Penerapan di Berbagai Sektor
Solusi digital signage generasi terbaru dari Samsung banyak diadopsi di berbagai sektor industri. Sektor ritel memanfaatkannya untuk pengalaman belanja yang lebih interaktif, sementara korporasi menggunakannya untuk komunikasi internal dan presentasi yang dinamis.
Di bidang pendidikan, teknologi ini mendukung metode pengajaran yang lebih visual, dan di industri hospitality atau perhotelan, signage digital meningkatkan pengalaman tamu.
Kombinasi antara hardware display canggih dan solusi perangkat lunak berbasis AI serta cloud menjadi kunci daya saing Samsung. Pendekatan terintegrasi ini menjawab kebutuhan bisnis modern akan teknologi yang andal, mudah dikelola, dan siap menghadapi masa depan.
Seperti yang terjadi pada produksi TV lokal oleh pesaing, fokus pada solusi lengkap menjadi tren industri.
Pencapaian 17 tahun berturut-turut sebagai pemimpin pasar juga menunjukkan stabilitas dan kepercayaan yang tinggi dari pelanggan B2B global. Inovasi berkelanjutan, seperti yang terlihat pada sertifikasi keamanan Smart TV Samsung, menjadi fondasi penting. Komitmen terhadap keberlanjutan melalui produk seperti Color E-Paper juga selaras dengan tuntutan lingkungan global.
Ke depan, Samsung diproyeksikan tetap fokus pada ekspansi portofolio display canggih dan solusi terintegrasi. Perkembangan teknologi pendukung, seperti chipset performa tinggi di perangkat lain, turut mendorong ekosistem digital yang lebih kompleks.
Posisi Samsung di pasar commercial display global akan terus diuji oleh dinamika pasar dan kemunculan inovasi dari kompetitor. (Icha)


