spot_img
Latest Phone

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

ARTIKEL TERKAIT

Samsung Buka Kemungkinan S Pen Kembali di Galaxy Foldable Masa Depan

Telko.id – Samsung mengisyaratkan kemungkinan kembalinya S Pen pada perangkat foldable generasi mendatang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kang Min-seok, Executive Director divisi MX (Mobile eXperience) Samsung, setelah perusahaan menghilangkan dukungan Samsung Pen ini di Galaxy Z Fold 7.

Kang menjelaskan bahwa keputusan menghilangkan Pen pada Fold 7 merupakan trade-off untuk membuat perangkat lebih tipis dan ringan.

“Saat ini, pelanggan tidak bisa mendapatkan keduanya: foldable yang ramping dan S Pen,” ujarnya dalam pernyataan resmi yang diterjemahkan dari sumber Korea.

Samsung Galaxy Z Fold 7 standing upright

Namun, Kang memberikan sinyal positif tentang masa depan Samsung Pen ini. Dia menegaskan bahwa Samsung terus berinovasi dan akan mempertimbangkan kembali kehadiran S Pen pada model foldable berikutnya, tergantung pada permintaan pasar.

Sebelumnya, Samsung telah menghapus fitur Bluetooth pada Pen untuk Galaxy S25 Ultra karena rendahnya tingkat penggunaan.

Galaxy Z Fold 7 sendiri telah menjadi lompatan besar dibandingkan pendahulunya, dengan desain yang lebih ramping dan performa ditingkatkan.

Menurut laporan internal, Samsung juga mempertimbangkan menghilangkan Samsung Pen dari Galaxy S26 Ultra untuk memberi ruang baterai lebih besar.

Kebijakan Samsung terhadap Pen ini menuai pro-kontra. Survei informal menunjukkan pembagian 50:50 antara pengguna yang lebih memilih foldable tipis tanpa Samsung Pen dan yang rela menerima perangkat lebih tebal dengan dukungan stylus.

Samsung Innovation Campus Batch 7 dan program Solve for Tomorrow 2025 menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi berkelanjutan.

Dengan catatan pendapatan kuartal pertama 2025 yang memecahkan rekor, Samsung memiliki sumber daya untuk mengeksplorasi berbagai opsi desain.

Keputusan akhir tentang nasib Samsung Pen ini kemungkinan akan didasarkan pada data penggunaan dan umpan balik pelanggan dalam beberapa bulan mendatang. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU