Telko.id – Samsung Electronics Indonesia resmi menetapkan standar baru dalam keamanan perangkat mobile dengan memperkenalkan fitur Privacy Display Galaxy S26 Ultra.
Teknologi ini diklaim sebagai inovasi perlindungan privasi layar hingga tingkat piksel yang pertama di dunia, dirancang khusus untuk melindungi data visual pengguna dari intipan orang sekitar saat berada di ruang publik.
Kehadiran fitur ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data internal, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan kasus kebocoran data yang tinggi.
Sebanyak 67% masyarakat merasa khawatir akan keamanan data mereka di tengah arus digitalisasi yang masif.
Risiko pencurian data melalui metode shoulder surfing atau mengintip layar korban saat mengakses informasi sensitif, seperti PIN atau data perbankan, menjadi ancaman nyata yang coba diatasi oleh Galaxy S26 Series.
Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi ini merupakan hasil riset panjang tim engineering Samsung selama lebih dari lima tahun. Tujuannya adalah menciptakan perlindungan yang tidak mengganggu pengalaman pengguna.
“Privacy Display adalah terobosan revolusioner dari tim engineering Samsung yang mampu mencegah orang lain mengintip layar tanpa mengganggu kenyamanan pengguna saat menggunakan HP. Jadi, pengguna bisa merasa lebih aman dan nyaman saat menjalani rutinitas dan mobilitas, termasuk dalam bertransaksi dan bekerja di mana saja,” ujar Ilham.

Baca Juga:
Teknologi Layar Tingkat Piksel
Berbeda dengan solusi anti gores spy konvensional yang sering kali menurunkan kualitas visual, Privacy Display bekerja dengan memanipulasi cahaya pada tingkat piksel.
Saat fitur ini diaktifkan, tampilan layar dari sudut samping akan menjadi sulit terlihat atau gelap, namun tetap terlihat jernih dan terang bagi pengguna yang menatap lurus dari depan.
Fitur ini sangat relevan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Misalnya, saat membuka pesan rahasia di transportasi umum seperti MRT, atau mengakses dokumen pekerjaan sensitif saat Work From Cafe (WFC).
Selain itu, teknologi ini memberikan keamanan ekstra saat pengguna melakukan pembayaran QRIS atau memasukkan PIN mobile banking di kasir minimarket yang ramai.
Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini dengan mudah melalui Quick Settings. Samsung menyediakan opsi pengaturan tingkat privasi, mulai dari Partial Screen Privacy hingga Maximum Privacy Protection.
Pada mode maksimum, sistem akan menurunkan area yang terlalu terang dan mengangkat area gelap, membuat layar hampir mustahil dibaca dari samping. Kecanggihan ini melengkapi performa tinggi yang didukung oleh otak Galaxy S26 terbaru.
Integrasi ini juga memungkinkan perlindungan yang lebih presisi. Pengguna bisa mengatur agar Privacy Display hanya aktif pada notifikasi tertentu atau area spesifik di layar.
Hal ini memastikan bahwa fitur keamanan ini tidak mengorbankan kenyamanan visual secara keseluruhan, sebuah aspek yang juga disorot dalam peluncuran Galaxy AI tahun ini.

Harga dan Ketersediaan
Samsung Galaxy S26 Series hadir dalam varian warna Black, Cobalt Violet, Sky Blue, dan White. Sementara warna eksklusif Pink Gold dan Silver Shadow hanya tersedia melalui pembelian di situs resmi Samsung. Berikut adalah daftar harga resmi untuk pasar Indonesia:
Harga Galaxy S26 Ultra:
- Varian 16GB/1TB: Rp31.999.000
- Varian 12GB/512GB: Rp27.499.000
- Varian 12GB/256GB: Rp24.499.000
Harga Galaxy S26+ dan Galaxy S26:
- Galaxy S26+ 12GB/512GB: Rp22.499.000
- Galaxy S26+ 12GB/256GB: Rp19.499.000
- Galaxy S26 12GB/512GB: Rp19.499.000
- Galaxy S26 12GB/256GB: Rp16.499.000
Masyarakat yang ingin merasakan pengalaman privasi visual terbaru ini sudah dapat melakukan pre-order mulai sekarang. Kehadiran Privacy Display di Galaxy S26 Series menegaskan komitmen Samsung dalam memberikan solusi keamanan data yang relevan dengan gaya hidup modern yang serba digital. (Icha)


