spot_img
Latest Phone

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

ARTIKEL TERKAIT

Evolusi Kamera Samsung Galaxy S Series, Jagonya Nightography dan Video Profesional

Telko.id – Samsung Electronics Indonesia kembali mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar dalam industri mobile photography melalui lini flagship unggulannya, Galaxy S Series.

Di tengah kompetisi perangkat premium yang kian sengit, di mana banyak produsen menawarkan spesifikasi tinggi yang tampak serupa, Samsung memilih jalur inovasi berkelanjutan yang berfokus pada pengalaman pengguna nyata.

Perusahaan menyoroti kemampuan kamera yang tidak hanya mengandalkan resolusi besar, tetapi juga integrasi kecerdasan buatan dan sistem optik canggih untuk menghasilkan konten profesional di berbagai kondisi pencahayaan.

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, mengungkapkan bahwa konsumen saat ini memiliki ekspektasi tinggi terhadap kemampuan kamera smartphone. Mereka menginginkan hasil foto dan video yang terlihat profesional tanpa harus dipusingkan oleh pengaturan teknis yang rumit.

Menurutnya, inovasi yang dihadirkan Samsung bertujuan mempermudah setiap pengguna untuk menangkap momen dengan hasil tajam, terang, dan detail, bahkan di kondisi cahaya yang menantang sekalipun.

Rekam jejak keunggulan ini bukanlah hasil kerja semalam. Reputasi kamera Samsung dibangun melalui evolusi teknologi yang konsisten dari generasi ke generasi, mulai dari pengenalan sensor beresolusi tinggi hingga pengembangan fitur Nightography yang kini menjadi standar industri.

Pengakuan global pun telah diraih, termasuk penghargaan Best Smartphone di ajang Global Mobile Awards, yang memvalidasi kualitas kamera profesional Samsung di level flagship dalam menghadapi berbagai skenario sulit, seperti merekam konser yang dinamis hingga pemotretan minim cahaya.

Fondasi Inovasi: Era Galaxy S20 dan S21 Ultra

Perjalanan panjang Samsung dalam mendefinisikan ulang fotografi seluler dimulai dengan penguasaan perangkat keras yang mumpuni. Pada fase awal, khususnya melalui Galaxy S20 dan S21 Ultra, Samsung meletakkan dasar inovasi dengan berfokus pada peningkatan resolusi dan jangkauan zoom yang belum pernah ada sebelumnya.

Samsung menjadi pelopor dengan membenamkan sensor 108MP yang dipadukan dengan teknologi pixel binning. Teknologi ini memungkinkan kamera untuk menyerap cahaya dalam jumlah yang jauh lebih banyak, sehingga mampu menghasilkan gambar yang tetap detail meskipun diambil dalam kondisi pencahayaan yang kurang ideal. Langkah ini menjadi titik balik penting dalam fotografi malam hari menggunakan ponsel.

Content image for article: Evolusi Kamera Samsung Galaxy S Series, Jagonya Nightography dan Video Profesional

Selain resolusi, pada era ini Samsung juga memperkenalkan teknologi periscope telephoto dan fitur Space Zoom. Terobosan ini menetapkan standar baru kemampuan pembesaran gambar di industri smartphone, memungkinkan pengguna menangkap subjek dari jarak jauh dengan kualitas yang tetap terjaga.

Kemampuan ini menjadi solusi bagi tantangan fotografi jarak jauh yang sebelumnya sulit ditaklukkan oleh kamera ponsel konvensional.

Transformasi Nightography: Dari S22 hingga S25 Ultra

Memasuki era Galaxy S22 hingga generasi terbaru Galaxy S25, fokus inovasi Samsung bergeser dari sekadar adu spesifikasi resolusi menuju penguasaan menyeluruh terhadap fotografi dan videografi minim cahaya.

Konsep Nightography diperkenalkan bukan sebagai fitur tunggal, melainkan sebuah sistem terpadu yang menggabungkan sensor canggih, optik berkualitas, stabilisasi gambar, dan pemrosesan AI.

Evolusi ini dapat dilihat melalui tahapan berikut:

  • Galaxy S22 Ultra: Menjadi tonggak awal dengan fokus pada kualitas optik. Penggunaan Super Clear Glass pada lensa kamera berhasil mengurangi pantulan cahaya dan efek lens flare yang sering mengganggu saat memotret lampu kota di malam hari. Dikombinasikan dengan sensor besar dan OIS yang ditingkatkan, perangkat ini mampu menghasilkan foto malam yang lebih bersih dan tajam.
  • Galaxy S23 Ultra: Samsung melangkah lebih jauh dengan menghadirkan kamera 200MP pertama di lini Galaxy S Series. Sensor ini memadukan resolusi ultra-tinggi dengan pemrosesan AI cerdas. Teknik pixel binning lanjutan memungkinkan penangkapan detail yang lebih kaya, sekaligus membuka peluang eksplorasi kreatif seperti Astrophotography untuk memotret langit malam.
  • Galaxy S24 Ultra: Kapabilitas Nightography diperluas ke ranah video, khususnya untuk skenario dinamis seperti konser. Dukungan Ultra HDR, kamera utama 200MP, dan periscope telephoto 50MP dengan 5x optical zoom memastikan hasil rekaman tetap stabil dan jernih. Fitur Visi AI Samsung terlihat jelas di sini melalui Photo Assist dan Generative Edit yang membantu penyempurnaan visual secara instan.

Puncak Inovasi pada Galaxy S25 Ultra

Pada generasi terbaru, Galaxy S25 Ultra menyempurnakan pengalaman Nightography menjadi lebih adaptif dan berpusat pada kreator (creator-centric). Samsung menghadirkan peningkatan signifikan pada sektor videografi dengan kemampuan perekaman video 10-bit HDR yang dilengkapi Galaxy Log yang disempurnakan.

Fitur ini memberikan fleksibilitas luas bagi para profesional untuk melakukan color grading, termasuk pada rekaman yang diambil dalam kondisi minim cahaya.

Sektor perangkat keras juga mendapatkan peningkatan masif dengan hadirnya kamera ultra wide 50MP dan kemampuan perekaman video 8K dari lensa lebar.

Tidak hanya mempertahankan kekuatan sensor 200MP dan sistem zoom optis yang andal, Galaxy S25 Ultra juga melengkapi proses kreatif penggunanya dengan serangkaian fitur berbasis kecerdasan buatan.

Fitur-fitur seperti Audio Eraser, Portrait Studio, Auto Trim, dan Generative Edit memungkinkan alur kerja pembuatan konten menjadi lebih cepat, intuitif, dan presisi. Pengguna dapat melakukan penyuntingan tingkat lanjut langsung dari perangkat, mulai dari pengambilan gambar hingga tahap akhir produksi.

Inovasi ini sejalan dengan rumor pengembangan teknologi masa depan, seperti modem yang mungkin disematkan pada Galaxy S26, yang menunjukkan komitmen jangka panjang Samsung.

Melalui rangkaian inovasi yang konsisten ini, Samsung Galaxy S Series telah membuktikan diri sebagai pionir dalam fotografi seluler. Dengan memastikan kualitas gambar yang teroptimalisasi di segala kondisi, Samsung berhasil menjadikan setiap penggunanya layaknya fotografer profesional hanya dalam satu genggaman tangan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU