spot_img
Latest Phone

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

Facebook Gelar Tiga Hari Festival bertajuk Nyasar ke Dimensi Facebook, Ini Targetnya

Telko.id – Facebook Indonesia siap meramaikan akhir pekan ini...

Garmin Manfaatkan Data Wearable, Pengendalian Diabetes Personal

Telko.id - Memperingati Hari Diabetes Sedunia, Garmin Indonesia menyoroti...

Garmin Instinct Crossover AMOLED Resmi Hadir di Indonesia

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan...

ARTIKEL TERKAIT

Honor Robot Phone: Gimbal 3-Aksis Unik untuk Fotografi dan Video

Telko.id – Honor memberikan preview pertama smartphone konsep terbarunya, Robot Phone, di ajang CES 2026.

Perangkat ini menampilkan mekanisme gimbal kamera unik yang dapat membalik keluar dari bodi belakang ponsel, menawarkan kemampuan pelacakan objek dan stabilisasi yang canggih.

Unit yang dipamerkan di Las Vegas masih berupa demo non-fungsional, namun desain dan konsep operasionalnya sudah terlihat jelas.

Honor menyatakan bahwa pengungkapan penuh serta demonstrasi fungsi akan dilakukan pada Mobile World Congress (MWC) yang dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang.

“Kami sangat antusias untuk menunjukkan apa yang dapat dilakukan ‘robot kecil’ ini di Barcelona nanti,” ujar perwakilan Honor, seperti dikutip dari sesi preview.

Mekanisme inti dari Honor Robot Phone adalah sebuah gimbal 3-aksis yang menyerupai stabilizer kamera portabel seperti DJI Osmo Pocket.

Gimbal ini tersimpan di dalam bodi ponsel dan terlindungi oleh panel geser. Saat akan digunakan, panel tersebut bergeser ke samping, memungkinkan gimbal untuk membalik keluar dan mulai bergerak.

Rentang geraknya yang luas memungkinkan kamera untuk melacak objek yang bergerak di sekitarnya.

Fitur ini tidak hanya untuk fotografi atau videografi konvensional. Honor memberikan beberapa petunjuk tentang kemampuan yang akan diaktifkan, salah satunya adalah mode pelacakan bintang (star tracking) untuk astrofotografi.

Selain itu, gimbal juga dapat digunakan sebagai kamera depan yang cerdas untuk panggilan video, dengan kemampuan melacak pembicara bahkan jika orang tersebut berjalan mengelilingi ruangan.

Ambisi Honor tampaknya lebih besar dari sekadar membuat webcam yang fancy. Dalam video promosi yang dirilis, perusahaan menggambarkan perangkat ini sebagai entitas yang dapat mengamati dan bahkan berinteraksi dengan dunia sekitar, dilengkapi dengan “kepribadian” tertentu.

Ini mengindikasikan integrasi AI yang mendalam, mengikuti langkah strategi Honor untuk mempercepat inovasi AI melalui berbagai kolaborasi.

Spesifikasi sensor kamera di dalam modul gimbal masih dirahasiakan. Demikian pula dengan dua kamera tambahan yang terletak di sebelah kanan gimbal.

Ketiga modul kamera tersebut diduga merupakan kombinasi lensa wide, ultra-wide, dan telephoto. Panel pelindung yang sama juga menutupi dua kamera tetap ini, sehingga kemungkinan gimbal dan kamera tetap tidak dapat digunakan secara bersamaan.

Dari segi orientasi penggunaan, Honor Robot Phone didesain untuk beroperasi dalam dua posisi utama: berdiri tegak (dipegang tangan, di saku, atau di atas stand) dan tertelungkup. Posisi tertelungkup memungkinkan gimbal membalik ke atas dengan leluasa.

Pengguna juga tidak perlu khawatir tentang leveling ponsel, karena gimbal akan menanganinya secara otomatis.

Kehadiran Honor Robot Phone di CES 2026 memantik rasa ingin tahu yang besar di kalangan pengamat teknologi. Meski mekanisme gimbal mini dinilai sebagai keajaiban rekayasa, pertanyaan tentang utilitas praktis dan daya tahannya dalam penggunaan sehari-hari masih menunggu jawaban.

Inovasi di bidang imaging smartphone sendiri semakin kompetitif, seperti yang ditunjukkan oleh langkah Tecno dan DXOMARK yang meluncurkan lab imaging otomatis pertama di dunia untuk pengujian kamera yang lebih ketat.

Konsep ponsel dengan kamera mekanis yang kompleks bukanlah hal yang sepenuhnya baru, namun eksekusi Honor dengan gimbal 3-aksis yang sepenuhnya terintegrasi menawarkan pendekatan yang berbeda.

Kesuksesan konsep ini akan sangat bergantung pada keandalan mekanisme, optimasi perangkat lunak, dan tentu saja, harga pasar. Sementara itu, pasar mid-range tetap menawarkan pilihan solid dengan fokus pada performa murni, seperti realme 14 5G yang mengusung performa gaming esports.

Seluruh detail teknis, harga, dan tanggal peluncuran komersial Honor Robot Phone dijanjikan akan diumumkan pada MWC 2026.

Event tersebut akan menjadi momen penentuan apakah konsep robotik ini akan menjadi sekadar demonstrasi teknologi atau benar-benar meluncur sebagai produk konsumen yang siap dipasarkan. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU