Telko.id – Google secara resmi memperluas cakupan fitur Personal Intelligence ke dalam Mode AI di layanan Search mereka.
Pembaruan strategis ini dirancang untuk memberikan pengalaman pencarian yang lebih mendalam dengan mengintegrasikan data personal pengguna secara langsung ke dalam hasil pencarian berbasis kecerdasan buatan.
Langkah ini memungkinkan pengguna untuk menemukan informasi pribadi yang tersimpan dalam ekosistem Google, seperti Gmail, Drive, dan Photos, tanpa harus meninggalkan halaman utama pencarian.
Integrasi ini bertujuan menyederhanakan proses temu kembali informasi yang seringkali tercecer di berbagai aplikasi berbeda.
Upaya raksasa teknologi ini memperkuat ekosistem mereka terlihat jelas seiring dengan persaingan teknologi yang kian ketat.
Dengan memanfaatkan kemampuan Google Gemini yang semakin canggih, mesin pencari kini mampu memahami konteks pertanyaan yang bersifat pribadi, seperti menanyakan jadwal penerbangan yang ada di email atau mencari dokumen spesifik.
Baca Juga:
Sebelum pembaruan ini, kemampuan pencarian personal seringkali terpisah dari pencarian web umum atau terbatas pada Google Assistant konvensional.
Kini, dengan masuknya fitur tersebut ke Mode AI, batasan antara pencarian informasi publik dan data pribadi menjadi semakin tipis namun tetap terkontrol. Hal ini menawarkan efisiensi waktu yang signifikan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.
Google memastikan bahwa meskipun akses data diperluas, privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama. Data pribadi yang muncul dalam hasil pencarian Personal Intelligence hanya dapat dilihat oleh pengguna itu sendiri dan tidak digunakan untuk keperluan iklan publik.
Pendekatan keamanan ini serupa dengan protokol yang diterapkan pada berbagai Fitur Baru di layanan mereka lainnya.
Keterhubungan antar layanan menjadi nilai jual utama fitur ini. Misalnya, pengguna dapat mencari foto liburan tahun lalu dengan deskripsi natural, dan sistem akan menarik data relevan dari Google Photos langsung ke antarmuka AI Mode.
Kemudahan ini menghilangkan kebutuhan untuk membuka aplikasi galeri dan melakukan pencarian manual yang memakan waktu.
Perluasan fitur ke Mode AI di Search ini menandakan babak baru dalam interaksi manusia dengan mesin pencari. Google tidak lagi hanya berperan sebagai gerbang menuju situs web lain, melainkan menjadi pusat komando untuk mengelola kehidupan digital penggunanya secara lebih cerdas dan terintegrasi. (Icha)


