spot_img
Latest Phone

5 Tips Seru Abadikan Ramadan & Idulfitri dengan Meta AI

Telko.id - Meta AI menghadirkan lima tips praktis bagi...

Garmin Luncurkan Pokémon Sleep Watch Face, Ini Manfaatnya!

Telko.id - Garmin Indonesia memperingati World Sleep Day dan...

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

ARTIKEL TERKAIT

Gemma 4 Resmi Rilis, Bisa Jalan di Smartphone

Telko.id – Google resmi merilis Gemma 4 pada awal April 2026 ini. Generasi terbaru model AI terbuka (open model) yang dirancang agar bisa berjalan tidak hanya di pusat data, tetapi juga langsung di perangkat seperti smartphone.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam pendekatan AI, dari yang sebelumnya bergantung pada cloud menjadi AI yang bisa dijalankan langsung di perangkat pengguna (on-device).

Dilansir dari laman perusahaan, Gemma 4 dirancang untuk menangani tugas yang lebih kompleks dibanding dengan generasi sebelumnya, khususnya dalam penalaran tingkat lanjut an alur kerja berbasis agen (agentic workflows). Model ini mampu melakukan perencanaan multi-langkah serta menjalankan instruksi secara lebih mandiri melalui integrasi dengan berbagai alat dan API.

Kemampuan tersebut diperkuat dengan dukungan native untuk pemanggilan fungsi, keluaran terstruktur seperti JSON, hinga instruksi sistem yang memungkinkan pengembang membangun agen otonom berbasis AI.

Secara teknologi, Gemma 4 dikembangkan oleh Google DeepMind sebagai bagian dari keluarga model ringan berbasis arsitektur yang juga digunakan pada Gemini.

Model ini hadir dalam beberapa varian dengan ukuran berbeda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan—mulai dari server hingga perangkat dengan spesifikasi lebih terbatas seperti laptop dan smartphone.

Baca Juga:

Terdapat 4 varian dari Gemma 4 yakni, Effective 2B (E2B), Effective 4B (E4B), 26B Mixture of Experts dan 31B Dense.

Varian terbesar, 31B, disebut mampu menempatai posisi teratas dalam jajaran model terbuka global untuk ukuran kelasnya, bahkan mengungguli model lain yang memiliki parameter hingga 20 kali lebih besar.

Sementara itu, model E2B dan E4B difokuskan untuk perangkat edge seperti smartphone dan perangkat IoT. Kedua model ini dirancang dengan konsumsi memori dan daya yang lebih rendah. Namun, tetap mendukung kemampuan multimodal, termasuk pemrosesan gambar, video dan audio secara langsung.

Keunggulan utama Gemma 4 terletak pada efisiensinya. Model ini dirancang agar tetap mampu menjalankan tugas kompleks seperti penalaran, pembuatan kode, hingga pemrosesan bahasa alami, namun dengan kebutuhan komputasi yang lebih ringan dibanding model AI besar pada umumnya.

Bahkan, dalam beberapa skenario, AI ini bisa berjalan tanpa koneksi internet, karena seluruh proses dilakukan langsung di perangkat.

Selain itu, Gemma 4 juga membawa sejumlah peningkatan teknis seperti dukungan multi-bahasa lebih dari 140 bahasa, kemampuan memahami konteks panjang (hingga ratusan ribu token), serta dukungan multimodal yang memungkinkan pemrosesan teks, gambar, hingga audio.

Hal ini membuatnya fleksibel untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aplikasi chatbot, coding assistant, hingga agent AI yang lebih kompleks.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU