spot_img
Latest Phone

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

Xiaomi Serentak Buka 50 Store, Perkuat Jaringan Retail di Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi membuka 50 Xiaomi...

Garmin Connect Data Report 2025: Lari Terpopuler, Padel Tumbuh 1.684%

Telko.id - Garmin merilis Garmin Connect Data Report 2025...

ARTIKEL TERKAIT

ChromeOS Akan Pensiun, Google Siapkan AluminiumOS

Telko.id – Setelah lebih dari satu dekade menjadi tulang punggung Chromebook, ChromeOS dilaporkan akan memasuki masa pensiun. Google disebut menargetkan akhir dukungan sistem operasi tersebut pada 2034 sebagai bagian dari perubahan besar ekosistemnya.

Informasi ini muncul dari sebuah dokumen pengadilan dalam kasusu antitrust Google di Amerika Serikat. Dalam transkrip sidang, ChromeOS disebut masih akan terus didukung selama beberapa tahun ke depan, tetapi Google berencana menghentikannya sepenuhnya setelah 2034. Setelah itu, proyek sistem operasi baru bernama AluminiumOS diprediksi menjadi platform utama untuk perangkat desktop dan thin client Google.

Google sendiri pada 2025 sudah mengonfirmasi rencana untuk melebur Android dan ChromeOS menjadi satu platform desktop terpadu. AliminiumOS disebut sebagai hasil dari strategi tersebut, dan pengembangannya kini sudah berjalan aktif, demikian mengutip dari Techspot, Jumat (6/2/2026).

Dokumen pengadilan juga menegaskan Google wajib mendukung perangkat ChromeOS yang sudah beredar “setidaknya” hingga 2033. Hal ini terkait komitmen perusahaan memberikan update dan dukungan software selama 10 tahun bagi pengguna Chromebook.

Baca juga:

Perubahan ini terjadi di tengah tekanan besar terhadap Google setelah kalah dalam gugatan Departemen Kehakiman AS terkait monopoli pencarian web. Hakim dalam kasus tersebut menyatakan Google memegang posisi monopoli illegal, sehingga perusahaan kini fokus mengurangi dampak putusan tersebut. Chrome browser masih dipertahankan, namun masa depan ChromeOS dan penerusnya menjadi bagian yang lebih tidak pasti.

Secara teknis, ChromeOS selama ini dikenal sebagai sistem operasi ringan berbasis browser Chrome dan Linux, yang populer di sektor pendidikan karena harga perangkatnya terjangkau dan pengelolaannya mudah.

AluminiumOS diperkirakan akan menjadi varian Android yang dioptimalkan untuk penggunaan desktop. Sistem ini disebut akan mendukung aplikasi Android dan juga kompatibel dengan aplikasi ChromeOS yang sudah disesuaikan untuk layar lebih besar.

Menariknya, Aluminium OS juga digadang-gadang menjadi Android pertama yang bisa berjalan di arsitektur Arm maupun x86, membuka peluang lebih luas untuk perangkat PC dan laptop murah.

Jika Aluminium OS benar-benar menggantikan ChromeOS, Google berpotensi membangun dominasi baru di pasar perangkat pendidikan berbiaya rendah dan desktop Android dalam beberapa tahun mendatang, meski langkah ini juga bisa memicu kontroversi baru di tengah sorotan regulator.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU