Telko.id – Apple dilaporkan tengah bersiap untuk memamerkan pembaruan signifikan pada asisten virtual mereka, Siri, yang kini akan ditenagai oleh teknologi kecerdasan buatan milik Google, Gemini.
Raksasa teknologi asal Cupertino ini dijadwalkan untuk mengungkap integrasi teknologi tersebut pada bulan depan, sebuah langkah yang menandai pergeseran strategi besar dalam pengembangan ekosistem AI di perangkat iPhone.
Kabar ini muncul di tengah persaingan ketat industri teknologi dalam menghadirkan fitur kecerdasan buatan generatif yang mumpuni.
Keputusan Apple untuk menggandeng Google Gemini dinilai sebagai upaya percepatan untuk mengejar ketertinggalan fitur pintar pada sistem operasi mereka, dibandingkan mengembangkan model bahasa besar (LLM) secara mandiri dari nol untuk peluncuran segera.
Integrasi ini diharapkan membawa kemampuan percakapan yang jauh lebih natural dan pemahaman konteks yang lebih dalam pada Siri.
Pengguna iPhone nantinya dapat merasakan pengalaman interaksi yang lebih luwes, mirip dengan kemampuan yang ditawarkan oleh chatbot canggih saat ini, namun terintegrasi langsung ke dalam sistem inti perangkat.
Baca Juga:
Kolaborasi Strategis Dua Raksasa
Langkah Apple untuk menampilkan hasil integrasi dengan Gemini bulan depan mengindikasikan bahwa kesepakatan antara kedua perusahaan telah mencapai tahap matang.
Teknologi Gemini dari Google dikenal memiliki kemampuan multimodal yang kuat, mampu memproses dan memahami informasi dari berbagai jenis input, termasuk teks, gambar, dan suara dengan presisi tinggi.
Penerapan teknologi ini pada Siri berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan Chatbot AI di ponsel mereka.
Bukan sekadar menyetel pengingat atau memutar musik, Siri yang ditenagai Gemini diprediksi mampu menangani tugas-tugas kompleks seperti merangkum artikel, membuat draf email, hingga memberikan saran berbasis konteks layar pengguna secara real-time.
Meskipun Apple memiliki proyek pengembangan AI internal, kemitraan ini memberikan solusi cepat bagi perusahaan untuk menghadirkan fitur kompetitif di pasar.
Hal ini juga sejalan dengan rumor sebelumnya yang menyebutkan Apple sedang mencari mitra eksternal untuk menangani beban kerja AI generatif berbasis cloud, sementara model AI yang lebih ringan akan tetap berjalan secara on-device demi menjaga privasi.
Antisipasi Pembaruan iOS
Pengumuman yang dijadwalkan bulan depan ini kemungkinan besar akan bertepatan dengan siklus pembaruan perangkat lunak utama Apple.
Para pengamat industri memprediksi bahwa fitur ini akan menjadi nilai jual utama pada sistem operasi generasi berikutnya.
Pengguna yang menantikan Update iOS terbaru tentu berharap peningkatan kecerdasan Siri ini dapat langsung dinikmati tanpa menunggu perangkat keras baru.
Selain fokus pada perangkat lunak, integrasi AI yang mendalam seringkali membutuhkan spesifikasi perangkat keras yang mumpuni.
Masih harus dilihat apakah fitur Siri bertenaga Gemini ini akan tersedia untuk seluruh lini iPhone atau hanya terbatas pada model terbaru dengan chipset paling mutakhir.
Hal ini juga berkaitan dengan jajaran Produk Terbaru Apple lainnya yang mungkin juga mendapatkan cipratan kecerdasan buatan ini.
Di sisi lain, stabilitas sistem tetap menjadi prioritas. Apple dikenal sangat berhati-hati dalam merilis fitur baru untuk memastikan pengalaman pengguna tetap mulus.
Pengujian beta yang ketat dipastikan akan dilakukan sebelum fitur ini dirilis ke publik secara luas, mengingat kompleksitas integrasi model bahasa besar ke dalam sistem operasi mobile.
Dampak pada Ekosistem Apple
Kehadiran Gemini di dalam Siri tidak hanya berdampak pada iPhone, tetapi juga berpotensi meluas ke ekosistem Apple lainnya. Perangkat seperti Apple Watch dan iPad juga sangat bergantung pada asisten suara untuk navigasi hands-free.
Peningkatan kecerdasan Siri akan membuat interaksi antar perangkat menjadi lebih seamless dan intuitif.
Selain itu, langkah ini juga menunjukkan fleksibilitas Apple di bawah manajemen saat ini. Isu mengenai Transisi Kekuasaan di tubuh perusahaan tampaknya tidak menghalangi inovasi dan keputusan strategis untuk berkolaborasi dengan kompetitor demi kepentingan konsumen.
Kemitraan dengan Google ini bisa menjadi preseden baru dalam industri teknologi di mana kompetisi dan kolaborasi berjalan beriringan.
Bulan depan akan menjadi momen pembuktian bagi Apple. Apakah integrasi Gemini ini mampu menjawab kritik mengenai ketertinggalan Siri selama beberapa tahun terakhir, ataukah ini hanya langkah awal dari transformasi AI yang lebih besar di Cupertino. Dunia teknologi kini menanti demonstrasi langsung kemampuan baru Siri tersebut. (Icha)


