spot_img
Latest Phone

HP Compact Flagship Makin Digemari di Indonesia, Ini Alasannya

Telko.id - Minat konsumen Indonesia terhadap smartphone flagship berukuran...

Garmin Venu X1 French Gray, Smartwatch Tipis Nan Mewah

Telko.id - Garmin Indonesia secara resmi memperkenalkan varian warna...

HONMA x HUAWEI WATCH GT 6 Pro Rilis, Smartwatch Golf Mewah Rp5 Jutaan

Telko.id - Huawei resmi menghadirkan HONMA x HUAWEI WATCH...

Xiaomi Mijia Smart Audio Glasses Siap Masuk Indonesia

Telko.id - Xiaomi Indonesia secara resmi mengonfirmasi rencana peluncuran...

Garmin Unified Cabin 2026: Revolusi Kabin Cerdas Berbasis AI

Telko.id - Garmin secara resmi memperkenalkan Garmin Unified Cabin...

ARTIKEL TERKAIT

Nokia Mengantongi 110 Kontrak Untuk Roll Out 4.5G

Telko.id – Setiap operator dunia kini sedang meningkatkan kinerja jaringannya agar mampu memberikan layanan mobile broadband yang mumpuni pada pelanggannya. Kondisi ini menjadi berkah bagi para vendor jaringan. Tidak terkecuali Nokia.

Vendor jaringan telekomunikasi asal Finlandia ini mengaku bahwa sudah memgantongi Montreal untuk peluncuran jaringan 4.5G dengan 110 penyedia layanan global. Bagi Nokia Hal ini cukup menggembirakan karena sudah beberapa tahun belakangan dilibas oleh vendor lain seperti Huawei dan Ericsson.

“Jika Anda ingin menciptakan lingkungan sepenuhnya otonom maka Anda perlu 5G untuk latency, tetapi jika Anda ingin mendukung download video dan layanan mobile broadband biasa kemudian 4.5G, 4.5G Pro dan 4.9G dapat memberikan kemampuan yang signifikan untuk itu,” Samih Elhage, presiden bisnis jaringan seluler Nokia seperti dikutip dari ETTelecom.

Kondisi ini menunjukan kemampuan Nokia untuk menggelar jaringan berteknologi 4.5G dan 4.5G label Pro memetakan ke LTE-Advanced Pro standar yang termasuk dalam 3GPP Rilis 13 dipercaya oleh banyak operator. Terlebih untuk masuk ke 5G masih ada ganjalan karena ITU belum juga mengeluarkan standarnya. Teknologi 4.5G inilah yang jadi jembatan sebelum masuk ke 5G nantinya.

Sebagai informasi, Nokia Networks tahun lalu mengakuisisi perusahaan pesaingannya yakni Alcatel-Lucent dengan mengeluarkan dana $17.4 Triliun.

Hal tersebut mengubah Nokia menjadi pemain tangguh di pasar infrastruktur telekomunikasi global. Akuisisi bisnis nirkabel dari Alcatel-Lucent pun secara signifikan memperkuat pijakan Nokia di Amerika Utara.

Operator Telekomunikasi besar di AS seperti Verizon Communications Inc. VZ dan AT&T Inc. adalah pelanggan utamanya dari Alcatel-Lucent. Selain itu, Alcatel-Lucent juga memiliki posisi yang kuat di Cina. Sementara Nokia memiliki dominasi yang cukup kuat di Eropa dan Asia. (Icha)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

ARTIKEL TERBARU