Kategori: Three

  • 3 Indonesia Gandeng Nokia Uji Coba 5G Di Spektrum 28 GHz

    3 Indonesia Gandeng Nokia Uji Coba 5G Di Spektrum 28 GHz

    Telko.id – Kini giliran 3 Indonesia (baca: Tri) yang menggelar uji coba 5G. Setelah beberapa waktu lalu, Samartfren dan XL. Dalam gelaran tersebut, 3 Indonesia mengangkat tema “The Future is Now #IndonesiaTanpaBatas” bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

    Dalam uji coba 5G ini, 3 Indonesia mendapatkan ijin dari Kominfo di spektrum 28 GHz. Uji coba 5G ini berfokus pada penerapan teknologi komunikasi tanpa batas yang dapat bermanfaat untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul Indonesia di masa depan yang dimulai dari dunia pendidikan.

    “Uji coba 5G ini merupakan wujud komitmen kami untuk membantu anak muda Indonesia lebih siap menghadapi tantangan global dan membuka kesempatan tanpa batas bagi mereka dalam dunia pendidikan,” ungkap Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia, saat memulai uji coba tersebut.

    Menurut Dolly, kecepatan 5G dapat membuat komunikasi lebih sempurna dan imersif. Keunggulan ini dapat dimanfaatkan untuk menyempurnakan kegiatan belajar mengajar jarak jauh atau mengirimkan suatu karya ke belahan dunia lain secara real time. Harapannya,dengan 5G, anak muda Indonesia akan memiliki modal yang sama untuk berkompetisi dengan saingan mereka di negara-negara maju.

    Dalam uji coba tersebut, 3 Indonesia menghadirkan kuliah umum yang melibatkan pembicara dari Surabaya dan Jakarta, yang akan melampaui batasan jarak. Di masa depan, 5G akan dapat menghubungkan anak muda Indonesia kepada sumber ilmu di berbagai penjuru dunia, dan mendukung secara langsung pembangunan SDM unggul Indonesia melalui dunia pendidikan tanpa batas.

    Pada uji coba 5G ini jaringan 3 Indonesia mencapai kecepatan unduh data hingga 1,2 Gbps dan kecepatan unggah 75,9 Mbps dengan latency 11 ms. Kualitas jaringan ini memungkinkan Ketua F5Gi Dr. Sigit Puspito Wigati Jarot, M.Sc, yang hadir lewat hologram, untuk dapat berinteraksi dengan lebih leluasa dengan mahasiswa yang hadir dan memproyeksikan kehadirannya dengan lebih nyata meski Surabaya dan Jakarta terpaut jarak sekitar 785 km.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, ketika membuka kegiatan ini melalui proyeksi hologram, mengatakan penerapan teknologi baru dapat membantu anak muda Indonesia menembus hal-hal yang membatasi prestasi mereka.

    “Jarak merupakan tantangan yang sangat besar di Indonesia. Oleh karena itu, penerapan teknologi baru yang dapat melampaui batasan jarak menjadi penting. Saya sangat mengapresiasi 3 Indonesia dan ITS beserta mitra penyelenggara lainnya karena telah membantu Indonesia satu langkah lebih dekat ke impian bersama, yaitu menciptakan SDM unggul,” ungkap Rudiantara saat uji coba.

    Uji coba 5G di jaringan 3 Indonesia ini adalah uji coba 5G pertama di Indonesia yang dilakukan di live system secara end-to-end yang menggunakan frekuensi millimetre wave untuk 5G gNB radio, 80 GHz untuk E-Band transport, NSA3x untuk 5G Core Network di Semarang, serta HSS, PCRF, dan VoLTE IMS di Jakarta, dan perangkat 5G.

    “Simulasi pemanfaatan jaringan 5G secara menyeluruh yang dilakukan 3 Indonesia, dari awal hingga tangan pengguna, menunjukkan bahwa segenap sistem dan komponen jaringan 5G 3 Indonesia mampu berfungsi secara terpadu,” kata Desmond Cheung, Chief Technical Officer 3 Indonesia.

    Desmond menambahkan bahwa “Pencapaian pada uji coba hari ini merupakan kelanjutan dari pencapaian komunitas global 3 yang sebelumnya telah menggelar uji coba 5G di berbagai negara seperti 3 UK, 3 Hong Kong, 3 Austria, yang akan menghubungkan berbagai keuntungan jaringan tanpa batas ke seluruh penjuru dunia.  Di 5G era, kami percaya bahwa kita akan memasuki dunia tanpa batas dan kami berkomitmen untuk membawa Indonesia menjadi yang terdepan.”

    Uji coba end-to-end di ITS melibatkan sejumlah mitra, yakni Nokia yang menyediakan gNB untuk 5G RAN, E-Band MW transport, aktivasi 5G di live vEPC, dan integrasi end-to-end, Huawei dengan solusi SDB (Super Dual Band) MW yang pertama kalinya digunakan di Indonesia untuk kapasitas data 5G. Perangkat yang digunakan dalam uji coba 5G ini juga didukung oleh modem Snapdragon X50 5G dari Qualcomm dan dukungan teknis untuk memastikan panggilan data dan VoLTE di jaringan 5G dapat dilakukan.

    Uji coba ini juga mendemonstrasikan kemampuan Dual Connectivity yang menggabungkan jaringan 5G dan jaringan LTE secara simultan. Penggunaan Dual Connectivity ini memungkinkan konsumen menikmati internet dengan user experience yang jauh lebih baik.  (Icha)

  • 3 Indonesia Pastikan Kesiapan Jaringan untuk Mudik

    3 Indonesia Pastikan Kesiapan Jaringan untuk Mudik

    Telko.id, Jakarta – 3 Indonesia siap iringi pelanggan mudik ke kampung halaman hingga ke pelosok Indonesia untuk merayakan Idul Fitri 1440 H. Hal ini ditandai dengan perluasan jangkauan jaringan  hingga ke lebih dari 10.000 desa dan kelurahan di lebih dari 300 kota dan kabupaten.

    Optimalisasi juga telah dilakukan di jalur mudik dan kota-kota tujuan mudik sesuai anjuran dari Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, yaitu jalur kereta api Solo – Yogya – Semarang, rute Jakarta – Surabaya melalui kapal laut dan jalan tol, jalur perjalanan darat Jakarta – Merak – Palembang dan kota tujuan mudik Makassar, Medan, Banjarmasin, Balikpapan dan Padang.

    “Kami siap mengiringi pelanggan dan memastikan layanan kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan. Semoga pelanggan kami tiba di kota tujuan dan kembali ke kota asal dengan selamat. Kami ucapkan selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin,” kata Desmond Cheung, Chief Technology Officer 3 Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima Telko.id, Minggu (2/6/2019).

    Tak hanya itu, 3 Indonesia secara komersial telah menghadirkan infrastruktur internet cepat 4G/4.5GPro di seluruh stasiun Mass Rapid Transit (MRT) dan jalur MRT di dalam dan luar tunnel di Jakarta. Ketersediaan layanan 3 di jalur mudik dan wisata serta di salah satu moda transportasi publik di Jakarta ini merupakan wujud komitmen 3 untuk mendukung mobilitas pelanggan 3 dengan akses internet handal.

    Jaringan 3 diperkuat oleh 65.000 unit BTS, hingga akhir Mei 3 Indonesia telah melakukan perluasan jangkauan di 364 kota dan kabupaten diantaranya kota mudik dan tujuan wisata untuk mengantisipasi lonjakan trafik di masa liburan hari raya.

    Kota dan kabupaten yang telah diperluas jangkauannya diantaranya adalah Bireun, Serdang Bedagi, Aceh Utara di Sumatera, lalu Sulawesi di Konawe Selatan, Gowa, Toraja, Pnrang, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Wajo, Bulukumba, Luwu.

    Di Kalimantan 3 Indonesia ada di Tarakan, Asahan, Kotawaringin Timur, Kutai Kertanegera, Kayong Utama, Samarinda, dan Mempawah. Sementara di Jawa meliputi Serang, Majalengka, Subang, Wonogiri, Magelang, Bojonegoro, Mojokerto, Nganjuk, Blitar, Tulung Agung, Lamongan, Malang, Kediri dan menyusul kota dan kabupaten lainnya yang akan bertambah.

    3 Juga menempatkan sejumlah mobile BTS di titik-titik kepadatan trafik seperti rest area dan gerbang tol untuk optimalkan kapasitas layanan di jalan tol Merak – Sidoarjo. Sementara di MRT, 3 telah menempatkan sejumlah BTS 4G/4.5GPro di 6 underground station dan 7 elevated station yang mencakup seluruh area stasiun dan jalur MRT.

  • Tri Indonesia Rampungkan 4.000 Sites Amankan Arus Mudik

    Tri Indonesia Rampungkan 4.000 Sites Amankan Arus Mudik

    Telko.id – Pada saat jelang lebaran, masyarakat perkotaan melakukan eksodus ke kampung halamannya. Saat ini, wilayah yang akan terjadi penumpukan masyarakat harus tetap bisa dilayani. Itu sebabnya, Tri Indonesia ‘kejar tayang’ untuk jaringannya. Setidaknya, 50% dari total 8.000 site 4G atau 4.5G digeber agar dapat melayani pelanggannya yang mudik.

    “Saya tidak mau hanya on saja, tetapi 50% site dari total 8.000 site 4G atau 4.5G sudah harus ready dengan prima melayani pelanggan kami,” ujar Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia.

    Menurut Gustiansyah Wilson, Vice President Strategic Network Planning and Customer Experience Management Tri, seluruh site yang berjumalah 4.000 tersebut merupakan site yang dibangun baru. Hingga kini, sudah 10.000 pedesaan dan 300 kota serta kabupaten tercover jaringan 4.5g tersebut. Adapun beberapa lokasi yang telah tercover yakni Asahan, Bireun, Jombang, Blitar, Magelang, Serang, Tarakan, Tuban, Wonogiri, dan Tulungagung.

    “Jika tidak prima, bagaimana kami bisa jualan?” sahut Dolly

    “Kami akuisisi atau bangun baru lebih bangun baru. Namun, Teknisnya macem-macem, ada tower sharing, ada yang bangun baru,” tuturnya menambahkan.

    Ia melanjutkan untuk lokasi seperti di Kalimantan sites yang dimiliki merupakan bangun baru. Sedangkan untuk lokasi di Jawa mayoritas tower sharing.

    Arus mudik kali ini juga sedikit berbeda dengan tahun sebelum nya. Pasalnya, jalan tol Trans Jawa sudah digunakan. Mulai dari Merak sampai Sidoarjo. Untuk melayani para pengguna Trans Jawa ini, Tri Indonesia memilih untuk menambah 37 mobile site di jalur mudik.

    Memang, Tri Indonesia tidak akan mulus menemani pemudik, tetapi setidaknya, mobile BTS yang dipasang atau digunakan dapat menambah kapasitas di tempat tinggi traffic seperti pintu tol atau rest area.

    Agresivitas dari Tri Indonesia bisa jadi merupakan langkah strategis karena baru saja mendapatkan suntikan dana besar hingga Rp.47 Triliun. Apalagi, Dolly menekankan bahwa dana yang diperoleh tersebut sebagian besar akan digunakan untuk memperkuat jaringan Tri di Indonesia. Namun, seberapa besar dana yang dialokasikan? Sayangnya, Dolly tidak mau merinci nya.

    Demikian juga dengan Desmon Cheung, Chief Technical Officer Hutchison 3 Indonesia. “Dana yang disediakan banyak, jadi saya tidak khawatir untuk membangun jaringan untuk pelanggan Tri,” tutur nya.

    Apalagi, kini Tri Indonesia juga sedang membangun bukan hanya jaringan, tetapi juga back end dari semua jaringannya. Baik pipa maupun penggunaan teknologi network function virtualization yang akan mempermudah operator ini menghadapi pertumbuhan pelanggan yang cepat maupun ‘eksodus’ pelanggan yang sesaat. Semua nya dilakukan berbasis IT.

    Asal Muasal Dana Rp.47 Triliun

    Dana tersebut berasal dari suntikan modal segar sekitar Rp.47 Triliun dari pembelian saham baru yang diterbitkan PT Hutchison 3 Indonesia oleh Hutchison Asia Telecom (HAT) dan PT Tiga Telekomunikasi yang terafiliasi dengan pengusaha Garibaldi Thohir.

    Penerbitan saham baru itu diserap oleh Hutchison Asia Telecom dan Tiga Telekomunikasi, sedangkan PT Cyber Access Communications yang sebelumnya merupakan pemegang saham mayoritas sebesar 65% tidak mengeksekusi seluruh haknya.

    Setelah aksi korporasi itu rampung, Hutchison Asia Telecom bakal menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 66% dengan menyerap saham baru senilai Rp31 triliun, sedangkan kepemilikan Cyber Access Communications turun menjadi 1%.

    Sementara itu, kepemilikan Tiga Telekomunikasi turun menjadi 33% dari sebelumnya 35% karena perusahaan tersebut hanya membeli saham baru sebesar Rp16 triliun— Rp17 triliun. (Icha)

  • Begini Cara 3 Indonesia Menarik Perhatian Pelanggan Milenialnya

    Begini Cara 3 Indonesia Menarik Perhatian Pelanggan Milenialnya

    Telko.id – Suksesnya program BonsTri yang sempat dilakukan oleh 3 Indonesia membuat operator ini mencoba mengulanginya dengan beberapa penyesuaian baru. Ada dua program yang diluncurkan untuk monarki perhatian pelanggan milenialnya. Pertama,  program 2x Lebih Banyak dan ke dua, program loyalty BonsTri Point.

    “Inovasi dan pembaharuan yang kami lakukan kali ini terinspirasi dari kerasnya tantangan hidup anak muda yang memiliki beragam keinginannya yang membuat mereka menjadi semakin kreatif dan inovatif. Program kali ini memberikan keuntungan ganda saat isi ulang pertama dan menawarkan lebih banyak keuntungan serta kemudahan dengan BonsTri Points,” ujar Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia menjelaskan saat peluncuran program terbaru nya itu di Jakarta (11/12).

    Untuk program pertama yakni 2X Lebih banyak, pelanggan 3 akan mendapatkan dobel pulsa hingga maksimum Rp.50,000 setiap isi ulang pertama mulai dari Rp 1.000. Lalu ada tambahan manfaat langsung seperti kuota internet atau paket langganan nonton film korea maupun produk digital lainnya.

    Selain itu, setiap isi ulang pelanggan dapat menikmati BonsTri Points yang kini dikemas menjadi lebih menarik dengan mekanisme tukar poin yang sangat mudah. Beragam keuntungan terdiri dari kebutuhan dasar teleponi, kuota, hiburan seperti games, musik dan film, bahkan kuliner hingga traveling bisa didapatkan dengan tukar poin BonsTri.

    Untuk mendukung program nya tersebut, ada lebih dari 222 merchant yang telah bergabung untuk memanjakan para pelanggan 3, diantaranya e-commerce papan atas seperti Tokopedia, Bukalapak, Shope, JD.Id, Blibli.com. Telah bergabung juga Ayopop, aplikasi lokal untuk pembayaran tagihan secara online serta aplikasi travel dan hotel yang sudah sangat dikenal luas oleh traveller muda yaitu RedDoorz dan ZENRooms.

    “Sudah menjadi komitmen kami untuk menjadi provider terdepan yang menyediakan fasilitas digital lifestyle bagi pelanggan kami, khususnya anak muda Indonesia yang dimanis,” imbuh Dolly Susanto.

    3 Indonesia saat ini memiliki lebih dari 37 Juta pelanggan di seluruh Indonesia yang terbentang dari Aceh hingga Gorontalo. Sekitar 80% dari pelanggan ini adalah anak muda usia produktif dan 90% adalah pengguna smartphone yang digital native.  Mereka membutuhkan aktualisasi diri di media sosial, menikmati berbelanja maupun hiburan secara daring, serta gemar unjuk bakat dan karya di media digital. (Icha)

  • Tri Gandeng Start-Up SOKU Kembangkan Food Commerce

    Tri Gandeng Start-Up SOKU Kembangkan Food Commerce

    Telko.id –  Generasi muda memang menjadi sasaran 3 Indonesia dalam memasarkan produk layanannya. Tidak hanya itu, operator ini juga memiliki komitmen untuk selalu pemberdayaan generasi muda, khususnya mereka yang mempunyai ambisi besar untuk mengembangkan bisnis dibidang digitalpreneur.

    Kali ini 3 Indonesia menjalin kemitraan dengan start up karya anak muda Surakarta yaitu SOKU yang telah lolos seleksi di ajang pencarian ide bisnis #KejarAmbisiku yang diadakan 3 Indonesia beberapa waktu lalu.

    Babak baru kemitraan dan dukungan 3 Indonesia untuk SOKU diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) hari ini (21/11) di Surakarta. 3 Indonesia diwakili oleh VP Customer Engagement dan Operation Julandi G. Fransiskus yang selama ini bertindak sebagai mentor, sementara SOKU diwakili oleh Soekma Agus Sulistyo selaku founder.

    SOKU digandeng untuk mengembangkan layanan food commerce yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas maupun individu yang memiliki keahlian memasak di Surakarta melalui pemanfaatan teknologi berbasis internet dan aplikasi. Para produser tidak harus memiliki resto atau rumah makan untuk bergabung, selama makanannya memiliki ciri khas dan sudah ada basis Komunitas peminat makanannya. Sehingga para produser tidak perlu memilki modal besar untuk menjual makanan, baik modal tempat dan perlengkapan masak khusus, yang diangkat lebih ke Home Kitchen.

    “Kerjasama ini membuka peluang untuk anak muda Indonesia menjadi bos bagi dirinya sendiri, berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan. Kami berharap bisa memberikan motivasi bagi anak muda lainnya untuk berinovasi dan berani mewujudkan ambisinya, bisa memanfaatkan teknologi untuk membuat sesuatu  yang bukan hanya inovatif namun juga memiliki dampak yang positif bagi masyarakat,” ujar Dolly Susanto Chief Commercial Officer Tri Indonesia.

    Dibalik SOKU adalah Soekma Agus Sulistyo bersama enam orang rekannya yang semua nya adalah  anak muda berbakat dari Surakarta. Tim SOKU telah mengikuti tahap seleksi yang ketat mengalahkan ratusan peserta lainnya, mengikuti tahap mentoring perencanaan dan pengembangan bisnis bersama para mentor dari 3 Indonesia.

    SOKU telah berhasil meyakinkan jajaran Direksi 3 Indonesia bahwa Start-Up asal Surakarta ini memiliki potensi bisnis untuk bertumbuh dan layak mendapat dukungan pendanaan bisnis dari 3 Indonesia selama dua tahun ke depan. Tak hanya itu, SOKU akan didampingi dan berkesempatan  dipromosikan ke 33 juta pelanggan Tri melalui media sosial Instagram, Twitter, Facebook, dan LINE, serta solusi komunikasi dan internet hemat dari 3 Indonesia untuk mitra SOKU.

    Julandi, yang selama ini memberikan bimbingan pengembangan bisnis kepada tim SOKU, menyatakan bahwa konsep food commerce yang ditawarkan SOKU sangat unik dan mendapatkan apresiasi karena menyasar individu maupun komunitas yang mempunyai keahlian memasak, membuat makanan rumahan layak jual, bukan menyasar resto atau rumah makan seperti kebanyakan platform lainnya.

    “SOKU diharapkan dapat membantu mereka yang mempunyai kemampuan memasak misalnya ibu rumah tangga, atau anak muda untuk memperoleh tambahan pendapatan, serta mendorong pertumbuhan UMKM di Surakarta dan kota sekitarnya,” imbuh Julandi.

    “Kami sangat senang bisa bermitra dengan 3 Indonesia, mendapatkan mentoring langsung dari para ahlinya merupakan pengalaman berharga yang tak ternilai. Harapan kami ide bisnis ini benar-benar bisa membuat perubahan yang positif dan kedepannya bisa juga dinikmati bukan hanya di Surakarta saja, tapi juga bisa berkembang ke daerah lainnya,” tutup Soekma. (Icha)

     

     

     

  • Paska Refarming, Hutchison 3 Indonesia Janji Kecepatan Internetnya Naik 50%

    Paska Refarming, Hutchison 3 Indonesia Janji Kecepatan Internetnya Naik 50%

    Telko.id –  Paska dilakukannya penataan ulang frekuensi 2100 Mhz, Hutchison 3 Indonesia (H3I) pengelola penyedia layanan telekomunikasi selular Tri (3) yang telah memenangkan seleksi tambahan frekuensi 5 Mhz akan menempati kanal 1,2 dan 3, pada 1 Mei 2018.

    Tambahan 5 Mhz di frekuensi 2100 Mhz akan memberikan pengalaman berinternet yang lebih baik khususnya di daerah yang padat trafik datanya karena diyakini dapat menambah kapasitas dan atau kecepatan layanan 4G LTE hingga 50%.

    “Penambahan spektrum di 2100 Mhz merupakan hal yang paling penting bagi kami dalam menghadirkan layanan mobile internet. Apresiasi kami bagi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atas kepercayaannya memberikan tambahan 5 Mhz di spektrum 2100 Mhz. Kami siap untuk memberikan pengalaman berinternet yang lebih optimal di jaringan 4G LTE dan 3G, khususnya untuk daerah padat trafik  seperti di kota-kota besar,”ujar Desmond Cheung, Chief Technology Officer H3I.

    Desmond menambahkan ”Selain itu,  peningkatan kapasitas dan kecepatan layanan ini memudahkan kami untuk memberikan beragam produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan digital pelanggan millennial Tri,”

    H3I memiliki lisensi spektrum di 1800 Mhz  sebanyak 10 Mhz digunakan untuk teknologi 4G LTE, sementara 2100 Mhz yang semula 10 Mhz untuk teknologi 3G dan tambahan 5 Mhz untuk 3G atau 4G LTE. Seperti diketahui, spektrum 1800 Mhz dan 2100 Mhz telah mengadopsi teknologi neutral sehingga penyedia layanan telekomunikasi selular dapat memanfaatkan untuk layanan 3G maupun 4G LTE. Trafik data H3I telah mencapai lebih dari 5.000 Tera Byte per harinya, lebih dari 60% adalah trafik 4G LTE.

    H3I telah mengembangkan jaringan mobile broadband didukung oleh 40.000 BTS, dan fiber optik sepanjang 14.000 Km. Di tahun 2017 jaringan 4G LTE H3I menjangkau 234 kota dan kabupaten, 7.300 desa di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Lombok.

    Hampir 80% pelanggan Tri adalah generasi muda dan para pemula yang mengadopsi digital. Keberhasilan H3I dibangun atas komitmennya untuk menghadirkan inovasi, teknologi mobile terkemuka dan layanan terpercaya, dengan visi menjadikan Indonesia negara digital terkemuka. (Icha)

     

     

     

     

     

     

     

  • Gandeng Opera, Tri Indonesia Jualan Aplikasi Premium

    Gandeng Opera, Tri Indonesia Jualan Aplikasi Premium

    Telko.id – PT Hutchison 3 Indonesia, berkolaborasi dengan perusahaan software global terkemuka Opera untuk menghadirkan toko online aplikasi premium dan games TriXogo bagi pelanggan Tri.

    Berdasarkan keterangan pers yang diterima oleh Tim Telko.id (21/7), TriXogo hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital pelanggan Tri yang sangat aktif menggunakan aplikasi dan games dalam kesehariannya.

    “TriXogo merupakan salah satu layanan inovatif Tri yang memberikan kemudahan bagi pelanggan Tri untuk bisa menikmati aplikasi premium dan ekstra konten (in-app purchase) sepuasnya dengan biaya berlangganan mulai Rp 2.500. TriXogo juga menawarkan ratusan lebih games dan aplikasi top premium tanpa iklan, dan minimal memiliki rating empat bintang,” ujar Dolly Susanto Chief Sales Marketing Officer Tri.

    Dolly menambahkan bahwa Tri berkomitmen untuk menghadirkan beragam inovasi sesuai dengan gaya hidup pelanggan Tri. Tren yang terjadi selama tiga tahun ini adalah gaya hidup yang berbasis digital dan ditandai dengan tingginya penetrasi smartphone di jaringan Tri yaitu 80%. Umumnya, OS yang digunakan adalah android yaitu sekitar 80% diantaranya. Para pengguna ponsel ini sangat aktif menggunakan beragam aplikasi dan games berbasis mobile internet. “TriXogo sangat pas untuk para pengguna smartphone android yang memiliki kebutuhan tinggi atas aplikasi berskala premium,” imbuh Dolly.

    Sementara itu, Sunil Kamath, Vice President for South Asia and Southeast Asia Opera mengungkapkan antusiasnya dapat bekerjasama dengan Tri Indonesia, pasalnya melalui kerjasama ini tentu akan semakin memudahkan pelanggan Tri Indonesia untuk mengakses lebih dari 400 aplikasi premium.

    “Melalui kerjasama ini, pengguna Tri tidak perlu lagi khawatir tentang pembelian in-app dan iklan. Pengguna juga mendapatkan akses untuk membuka versi unlocked aplikasi dan games popular dengan tarif rendah per minggu.” Tambah Suniln

    Tri memberikan bebas akses selama 7 hari sejak masa aktivasi bagi pelanggan baru TriXogo. Untuk berlangganan, pengguna hanya tinggal mengakses ke BimaTri, atau hubungu *393#. Pilihan cara berlangganan lainnnya adalah melalui SMS dengan cara ketik “XOGO” lalu kirim ke 97333, atau kunjungi http://trixogo.tri.co.id , atau download app-store TriXogo, lalu piih “join”.

    Harga layanan Rp 5,500 per-minggu atau Rp 2,500 per 3-hari dipotong dari pulsa pelanggan. Saat ini aplikasi ini dapat diakses oleh pelanggan Tri yang menggunakan ponsel Android. Beberapa aplikasi dan games unggulan yang bisa diunduh oleh pengguna diantaranya seperti Angry Bird ataupun Talking Tom’s.

  • Hutchison 3 Indonesia Sukses ‘Arungi’ Mudik Lebaran

    Hutchison 3 Indonesia Sukses ‘Arungi’ Mudik Lebaran

    Telko.id – Hutchison 3 Indonesia sukses mengarungi lonjakan traffik pada mudik Lebaran tahun ini, dengan melayani 55.5 juta pelanggan di 2.280 kecamatan tanpa hambatan selama Idul Fitri  2016.  Seperti diketahui, mudik Lebaran menjadi tradisi pada saat perayaan Idul Fitri di Indonesia. masyarakat  Indonesia mudik ke kota halamannya untuk bisa bersilahturahmi dengan keluarga.

    Menjaga kenyamanan pelanggan, Tri tidak hanya meningkatkan seluruh kapasitas jaringannya, tetapi juga memberikan tarif yang sama dengan hari biasa kepada pelanggan agar seluruh pelanggan Tri bebas berkomunikasi dengan orang yang mereka cintai.

    Perayaan hari raya umat Muslim ini selalu disertai dengan peningkatan trafik di jaringan Tri. Berdasarkan keterangan pers yang diterima tim Telko.id (11/7),  Lonjakan trafik terjadi pada layanan data dan telepon hampir di seluruh kota  di Indonesia dengan kemampuan Tri melayani dengan success rate baik telepon, SMS, dan data yang mendekati 100%.

    Pihak Tri menyebutkan, tren trafik tahun ini sedikit berbeda dibanding tahun lalu yang umumnya seluruh trafik  layanan mulai melonjak di H-3. Yang berbeda tahun ini adalah layanan telepon yang  mengalami peningkatan mulai H-10. Sementara puncak lonjakan trafik layanan telepon terjadi pada 30 Juni 2016, seiring dengan dimulainya arus mudik khususnya di  pintu keluar Brebes (Brexit) yang mengalami kepadatan arus lalu lintas dengan jumlah lonjakan trafik terjadi hingga 600%.

    Secara umum peningkatan trafik telepon mencapai 30% dibandingkan trafik hari biasa,  hal ini dipicu oleh penawaran paket Bebas Bicara Tri yang memberikan tarif hemat bersilaturahmi lewat telepon ke semua nomor tujuan di Indonesia dan di luar negeri.   Sementara lonjakan layanan data terjadi mulai H-3, meningkat 30% dibandingkan Lebaran tahun lalu.

    Sekadar informasi, jaringan Tri setiap harinya menghantarkan trafik layanan data sekitar 1500 Tb/hari. Sedangkan peningkatan trafik data pada Lebaran tahun ini didominasi oleh aktivitas pelanggan yang menyampaikan ucapan Lebaran dan aktivitas lainnya melalui sosial media facebook dan twitter, juga instant messenger WhatsApp.  Trafik layanan telepon dan data kembali normal pada H-1. Sementara untuk wilayahnya,  lonjakan trafik terjadi di kota-kota tujuan mudik di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera.

    “Cara komunikasi masyarakat Indonesia telah lama berubah dari telepon ke data juga dari SMS ke aplikasi OTT.  Sekitar 90% pelanggan data kami menggunakan OTT messaging seperti Whatsapp, Line dan lain sebagainya, juga media sosial seperti Facebook. Pelanggan kami juga menikmati kemudahan berkomunikasi selama Ramadhan dan Idul Fitri  untuk semua layanan dengan 1 tarif yang lebih simpel dan hemat mulai dari telepon ke semua operator dalam dan luar negeri, sosial media, instant messenger, streaming film dan beragam konten Islami.  Selain itu,  kami juga telah mengimplementasi sistem Customer Experience Management (CEM) yang memungkinkan pelanggan Tri menikmati kualitas komunukasi data kami dengan minimum latensi.  Dengan teknologi terdepan yang kami pergunakan saat ini, kami telah meningkatkan layanan komunikasi data di situasi komunikasi padat seperti Idul Fitri ini” ujar Randeep Sekhon, Presiden Direktur Tri.

    Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, Tri telah mempersiapkan seluruh infrastruktur dan kapasitas jaringan agar pelanggan Tri dapat dengan nyaman berkomunikasi, khususnya di kota-kota yang menjadi tujuan mudik dan wisata. Untuk layanan data, Tri telah meningkatkan kapasitas jaringan untuk mampu menampung lonjakan trafik di semua layanan.

    Tri juga telah melakukan peningkatan kualitas jaringan di sepanjang jalur pantura, jalur selatan dan jalur penghubung lainnya. Sementara itu, untuk antisipasi lonjakan trafik pada saat puncak mudik, peningkatan kapasitas juga telah dilakukan di ruang dan fasilitas umum seperti terminal dan pelabuhan, bandara udara, dan stasiun kereta api. Peningkatan kapasitas jaringan juga didukung oleh penambahan sejimlah mobile BTS disepanjang jalur mudik di pulau Jawa,

    Jaringan Tri diperkuat oleh hampir 40.000 BTS, hampir 19,000  diantaranya adalah BTS 3G dan 4G, serta jaringan fiber optic yang membentang sepanjang 14.000 km.