Kategori: Berita Lenovo

  • Lenovo Dukung F1 Sim Racing World Championship 2026

    Lenovo Dukung F1 Sim Racing World Championship 2026

    Telko.id – Lenovo memperluas kemitraan strategisnya dengan Formula 1®. Raksasa teknologi global ini resmi menjadi Penyedia Teknologi Resmi untuk F1 Sim Racing World Championship 2026 melalui brand gaming-nya, Lenovo Legion.

    Perangkat keras berperforma tinggi dari Lenovo Legion akan membekali para pembalap sim racing terbaik dunia sepanjang seri kejuaraan. Langkah ini menandai perluasan peran Lenovo dari operasional balap nyata dan penyiaran ke ranah balap simulasi virtual.

    Emily Prazer, Chief Commercial Officer di Formula 1, menyatakan bahwa perluasan kolaborasi ini merupakan langkah penting.

    “Komitmen berkelanjutan Lenovo terhadap inovasi, baik di dunia balap virtual maupun nyata, menjadikan mereka mitra yang tepat,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa peluncuran di DreamHack Birmingham telah menunjukkan dampak positif dari perpaduan pembalap kelas dunia dengan perangkat Lenovo Legion.

    Untuk kejuaraan ini, Lenovo menyediakan PC desktop gaming Legion Tower 5i (30L, 10) dan monitor gaming Legion Pro 32UD-10. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan pemrosesan cepat, frame rate tinggi, dan kejernihan visual luar biasa yang menjadi faktor krusial dalam sim racing.

    Legion Tower 5i menghadirkan performa bertenaga yang siap kompetisi, memungkinkan lingkungan balap yang stabil dan responsif. Ketika dipadukan dengan layar 4K OLED pada monitor Legion Pro 32UD-10, para peserta mendapatkan visual yang sangat realistis dengan kontras dalam dan tingkat imersi yang lebih kuat.

    Content image for article: Lenovo Dukung F1 Sim Racing World Championship 2026 dengan Teknologi Legion

    Kejuaraan telah dibuka di DreamHack Birmingham, Inggris, pada 27–29 Maret. Teknologi Lenovo akan terus mendukung seluruh rangkaian acara berikutnya yang diadakan di Media and Technology Centre milik Formula 1 di Biggin Hill, Inggris. Fasilitas canggih ini, yang menjadi pusat operasional penyiaran F1, akan menjadi tuan rumah acara pada 22–23 April.

    Volker Düring, VP & GM PC Gaming Business Lenovo, mengungkapkan nilai strategis kemitraan ini. “Dengan mendukung Formula 1 Sim Racing World Championship 2026, memungkinkan kami untuk menguji teknologi Lenovo Legion hingga batas tertinggi dalam lingkungan yang benar-benar kompetitif,” katanya.

    Düring menekankan bahwa kemitraan seperti ini sangat penting bagi siklus inovasi perusahaan. “Hal ini memberikan wawasan langsung yang terus memperkaya dan menyempurnakan desain produk kami,” jelasnya.

    Ia menarik paralel dengan F1 sebagai arena pembuktian inovasi otomotif, menyimpulkan bahwa produk Lenovo yang sampai ke gamer global tidak hanya dibangun untuk performa, tetapi telah teruji di panggung dunia.

    Ekspansi peran Lenovo dalam ekosistem Formula 1 ini memperkuat kemitraan global antara kedua entitas. Teknologi performa tinggi dari Lenovo kini akan mendukung spektrum yang lebih luas, mulai dari operasional acara dan produksi konten di balap nyata, hingga performa pembalap di dunia virtual.

    Seluruh 12 putaran F1 Sim Racing World Championship 2026 akan disiarkan langsung di berbagai platform digital Formula 1. Dalam setiap momen tersebut, teknologi Lenovo akan terlibat langsung, mendukung para pembalap yang bersaing memperebutkan gelar juara dunia sim racing.

    Keikutsertaan Lenovo melalui seri monitor gaming andalannya menegaskan fokus perusahaan pada pasar gaming kompetitif. Produk seperti Legion Tower 5i yang digunakan dalam kejuaraan ini merupakan bagian dari portofolio perangkat gaming terbaru yang terus dikembangkan.

    Inisiatif ini juga selaras dengan tren gaming portabel yang sedang berkembang, meskipun untuk kejuaraan ini menggunakan setup desktop.

    Lenovo sendiri memiliki produk seperti Legion Go 2 yang dirancang untuk pengalaman gaming di mana saja. Bahkan varian seperti Legion Go S menawarkan desain ergonomis untuk kenyamanan lebih.

    Dukungan terhadap ajang bergengsi seperti F1 Sim Racing World Championship menjadi platform uji nyata yang berharga. Pengalaman dan data yang diperoleh dari tekanan kompetisi level tertinggi akan langsung menyumbang pada penyempurnaan generasi produk Lenovo Legion berikutnya, termasuk untuk lini pro series mereka.

    Kolaborasi ini merefleksikan konvergensi yang semakin erat antara olahraga motor elit, teknologi gaming mutakhir, dan esports. Lenovo menempatkan diri bukan hanya sebagai penyedia perangkat, tetapi sebagai mitra teknologi integral yang mendorong batas performa baik di lintasan nyata maupun virtual. (Icha)

  • Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Pertama dengan Desain Ringan

    Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Pertama dengan Desain Ringan

    Telko.id – Lenovo secara resmi mengumumkan kehadiran tablet Yoga pertama di Indonesia, Lenovo Yoga Tab.

    Perangkat yang mengusung teknologi AI hybrid ini dijadwalkan meluncur pada 16 April 2026, menawarkan performa premium dalam desain ultra tipis untuk mendukung produktivitas dan kreativitas pengguna.

    Peluncuran ini menandai perluasan portofolio premium Lenovo Yoga, yang sebelumnya identik dengan lini laptop, ke segmen tablet.

    Lenovo Yoga Tab dirancang sebagai solusi portabel dan serbaguna bagi pengguna yang membutuhkan perangkat pendukung kerja dan kreasi di berbagai lokasi.

    Santi Nainggolan, Consumer Lead Lenovo Indonesia, menyatakan komitmen brand dalam mewujudkan visi Smarter AI for All.

    “Kehadiran Lenovo Yoga Tab pertama di Indonesia menegaskan komitmen untuk menghadirkan pengalaman produktivitas dan kreativitas yang semakin praktis dan optimal,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa portofolio Lenovo Yoga yang kini mencakup laptop hingga tablet, didukung teknologi AI cerdas, memungkinkan pengguna bekerja dengan lebih efisien.

    Tablet ini mengandalkan kombinasi kecerdasan buatan dan desain ramping. Layarnya berukuran 11,1 inci dengan resolusi 3.2K PureSight Pro yang menjanjikan visual tajam dan halus.

    Di balik layar, performa ditangani oleh chipset Snapdragon 8 Gen 3 yang dioptimasi dengan AI untuk menangani beragam tugas kreatif yang menuntut.

    Dari sisi produktivitas, Lenovo melengkapi Yoga Tab dengan aksesori pendukung. Lenovo Tab Pen Pro hadir dengan dukungan fitur AI untuk memudahkan aktivitas menggambar, menulis, dan menyempurnakan dokumen secara real-time.

    Fleksibilitas kerja juga didukung oleh magnetic 2-in-1 Keyboard Pack yang memungkinkan tablet berfungsi layaknya laptop ringkas.

    Content image for article: Lenovo Yoga Tab Segera Hadir di Indonesia, Tablet AI Pertama dengan Desain Ringan

    Dengan bobot hanya 458 gram, tablet ini diklaim sangat portabel. Daya tahan baterai didukung oleh teknologi baterai silicon-carbon yang tahan lama, memastikan pengguna dapat tetap produktif dalam waktu lama.

    Teknologi Lenovo AI SuperRes juga diintegrasikan untuk memastikan kualitas visual yang optimal dalam berbagai kondisi.

    Kehadiran Lenovo Yoga Tab ini semakin memperkuat ekosistem perangkat Lenovo yang ditujukan bagi pengguna kreatif dan profesional yang mobile.

    Langkah ini sejalan dengan tren perangkat hybrid yang semakin populer, dimana satu perangkat dapat berfungsi untuk bekerja, belajar, dan berkreasi.

    Lenovo terus aktif mengembangkan solusi berbasis kecerdasan buatan, seperti yang terlihat dalam solusi AI canggih untuk event global.

    Inovasi pada Yoga Tab juga mencerminkan strategi perusahaan dalam menghadirkan dukungan kreativitas tanpa batas di seluruh lini produknya.

    Meski informasi detail seperti harga resmi dan paket penawaran awal belum diungkap, Lenovo memastikan semua informasi akan tersedia pada tanggal peluncuran, 16 April 2026.

    Masyarakat dapat mengikuti perkembangan terbaru melalui media sosial dan situs resmi Lenovo Indonesia.

    Peluncuran tablet Yoga ini memperkaya pilihan perangkat 2-in-1 di pasar Indonesia, yang sebelumnya juga diisi oleh produk seperti IdeaPad 5i 2-in-1.

    Dengan fokus pada AI dan produktivitas, Lenovo Yoga Tab diposisikan sebagai perangkat premium yang menawarkan pengalaman lengkap bagi pengguna yang dinamis. (Icha)

  • F1 Gunakan Teknologi Lenovo Neptune Liquid Cooling, Hemat Energi Hingga 40%

    F1 Gunakan Teknologi Lenovo Neptune Liquid Cooling, Hemat Energi Hingga 40%

    Telko.id – Formula 1 (F1) dan Lenovo secara resmi mengumumkan penerapan teknologi pendingin cair inovatif, Lenovo Neptune Liquid Cooling, untuk mendukung operasional penyiaran balapan kelas dunia.

    Implementasi strategis ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi energi hingga 40 persen sekaligus memperkuat performa infrastruktur High Performance Computing (HPC) yang menjadi tulang punggung sistem penyiaran global F1.

    Kolaborasi ini menandai langkah penting dalam kemitraan global antara kedua organisasi, di mana solusi teknologi Lenovo diintegrasikan langsung ke dalam F1 Media & Technology Centre yang berlokasi di Biggin Hill, Inggris.

    Teknologi ini hadir untuk menjawab tantangan kebutuhan komputasi yang terus meningkat seiring dengan kompleksitas produksi siaran, manajemen operasional balapan, serta pengolahan data secara real-time.

    Chief Technology Officer Lenovo, Dr. Tolga Kurtoglu, menegaskan bahwa penerapan teknologi ini akan memperkuat infrastruktur teknis F1 secara fundamental.

    Menurutnya, solusi pendinginan ini memungkinkan penanganan beban kerja yang lebih tinggi dengan kecepatan yang konsisten, namun tetap menawarkan penghematan energi yang signifikan bagi organisasi.

    Terobosan Efisiensi di Pusat Data F1

    Kebutuhan Formula 1 terhadap lingkungan HPC yang tangguh terus melonjak demi memenuhi target teknis dan standar lingkungan yang ketat. Solusi Lenovo Neptune menjawab tantangan ini dengan mendobrak batasan metode pendinginan tradisional.

    Teknologi ini terintegrasi dalam server Lenovo ThinkSystem SD665-N V3 yang kini menjadi andalan di pusat data F1.

    Berbeda dengan sistem pendingin udara konvensional yang boros energi, teknologi Neptune menggunakan air hangat untuk menghilangkan panas langsung dari tingkat prosesor.

    Metode ini terbukti ampuh mengurangi konsumsi daya yang biasanya tersedot untuk mendinginkan perangkat komputasi berkepadatan tinggi.

    Hasilnya, F1 kini memiliki fleksibilitas lebih besar untuk menjalankan beban kerja kecerdasan buatan (AI) dan pemrosesan data yang masif tanpa khawatir akan lonjakan konsumsi energi yang drastis.

    Chris Roberts, Director of IT Formula 1, menyatakan bahwa teknologi ini memungkinkan organisasi untuk tetap berada di jalur yang tepat menuju target keberlanjutan.

    Integrasi teknologi pendingin cair ini berjalan mulus dengan pusat data berpendingin udara yang sudah ada sebelumnya, memungkinkan eksekusi beban kerja data dan AI dilakukan secara on-premise dengan lebih efisien.

    Tulang Punggung Siaran untuk Miliaran Penggemar

    Infrastruktur teknologi yang kuat sangat krusial bagi Formula 1, mengingat skala audiens yang harus dilayani. Organisasi ini mengandalkan solusi HPC Lenovo untuk menghadirkan tayangan siaran langsung kepada lebih dari 820 juta penggemar di seluruh dunia, dengan total penonton kumulatif mencapai 1,6 miliar setiap tahunnya.

    Proses ini melibatkan alur kerja data yang sangat kompleks. Pada setiap akhir pekan balapan, F1 mendirikan Event Technical Centre (ETC) di sisi lintasan.

    Fasilitas ini merupakan unit portabel terbesar dan tercanggih di dunia dalam kategorinya, yang berfungsi sebagai pusat pengumpulan data awal. Mulai dari pencatatan waktu, telemetri mobil, data ban, komunikasi radio tim, hingga tayangan kamera dan audio dikumpulkan di sini menggunakan platform virtualisasi Lenovo.

    Dari sirkuit, sekitar 600 TB data langsung ditransmisikan ke Media & Technology Centre (M&TC) di Biggin Hill. Di fasilitas inilah teknologi Lenovo Neptune Liquid Cooling diterapkan secara bertahap. M&TC yang baru diperbarui kini menangani mayoritas pemrosesan data selama balapan berlangsung.

    Fasilitas ini mengoperasikan lebih dari 180 sistem perangkat lunak khusus yang terdiri dari empat juta baris kode, memastikan setiap detil balapan tersaji sempurna di layar kaca penggemar.

    Mendukung Target Net Zero 2030

    Penerapan teknologi pendingin cair ini tidak hanya soal performa, tetapi juga merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan jangka panjang Formula 1. Organisasi balap paling bergengsi ini memiliki target ambisius untuk mencapai status Net Zero Carbon pada tahun 2030. Efisiensi termal yang ditawarkan oleh sistem Neptune menjadi aset berharga dalam upaya tersebut.

    Dengan kemampuan pembuangan panas berbasis air, F1 dapat mempertahankan performa komputasi optimal sekaligus menekan jejak karbon operasionalnya. Hal ini memungkinkan Formula 1 untuk terus mendorong batas inovasi dalam teknologi penyiaran tanpa mengorbankan komitmen terhadap lingkungan.

    Dr. Tolga Kurtoglu menambahkan bahwa langkah ini memungkinkan F1 memperluas skala sistem penyiarannya dengan percaya diri, memenuhi persyaratan efisiensi dan keandalan yang sejalan dengan evolusi olahraga tersebut.

    Kemitraan ini mencakup solusi end-to-end yang mendukung lebih dari 600 karyawan F1. Mereka memanfaatkan berbagai perangkat AI-ready, mulai dari laptop, workstation, monitor, hingga tablet dan smartphone Motorola untuk berkolaborasi secara global.

    Implementasi teknologi pendingin cair ini meletakkan fondasi kuat bagi inovasi berkelanjutan, menjanjikan pengalaman yang semakin kaya bagi penggemar ajang balap tercepat di dunia ini di masa depan. (Icha)

  • Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

    Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

    Telko.id – Lenovo dan FIFA secara resmi mengumumkan rangkaian solusi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk mendukung operasional dan pengalaman penggemar pada ajang FIFA World Cup 2026.

    Pengumuman strategis ini disampaikan dalam perhelatan Tech World 2026 yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 15 Januari 2026.

    Dalam acara yang digelar di panggung Sphere tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino bersama Chairman dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang, memperkenalkan inovasi yang diklaim akan menjadikan turnamen sepak bola mendatang berbeda dari edisi sebelumnya.

    Sebagai Mitra Teknologi Resmi, Lenovo bertanggung jawab menyediakan infrastruktur teknologi yang menyokong perhelatan olahraga terbesar dalam sejarah ini, yang untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus di kawasan Amerika Utara.

    Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada penyediaan perangkat keras, tetapi juga integrasi mendalam solusi AI untuk memberdayakan pemain, pelatih, hingga memberikan pengalaman imersif bagi penggemar.

    Teknologi ini mencakup sistem operasional cerdas, visualisasi data tingkat lanjut, hingga pemanfaatan avatar digital yang akan mengubah cara penonton menikmati pertandingan, baik di stadion maupun melalui siaran langsung.

    Revolusi Avatar Digital dan GenAI

    Salah satu inovasi paling menonjol yang diperkenalkan adalah penggunaan Digital Avatar dalam ekosistem perwasitan dan penyiaran. Teknologi ini melibatkan pembuatan avatar 3D dari para pemain menggunakan aset 3D dan teknologi Advanced GenAI (AI Generatif Lanjutan).

    Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan oleh asisten wasit serta ofisial pertandingan.

    Content image for article: Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

    Avatar 3D ini akan ditampilkan dalam format animasi, khususnya pada tayangan ulang momen offside. Tujuannya adalah memberikan konteks visual yang jauh lebih jelas bagi penggemar, sekaligus mereplikasi dimensi fisik individual pemain secara presisi.

    Art Hu, Chief Information Officer Lenovo, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan FIFA untuk memastikan representasi pemain serealistis mungkin.

    “Kami bekerja sama dengan FIFA untuk menciptakan generasi baru avatar 3D berbasis AI, sehingga para pemain terbaik dunia dapat direpresentasikan serealistis dan seakurat mungkin.

    Tidak ada dua pesepak bola yang identik, baik dari segi fisik maupun proporsi tubuhnya. Oleh karena itu, dimensi fisik tepat dari setiap pemain akan diperhitungkan sepenuhnya,” ujar Art Hu.

    Integrasi teknologi ini ke dalam Advanced Semi-Automated Offside Technology sebelumnya telah sukses diuji coba pada ajang FIFA Intercontinental Cup di Qatar pada Desember lalu. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafström, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah maju dalam transparansi perwasitan.

    Penggabungan data presisi dengan visualisasi canggih diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap keputusan krusial di lapangan.

    Kecerdasan Operasional dan Digital Twins

    Penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 menghadirkan tantangan logistik yang belum pernah terjadi sebelumnya karena melibatkan jumlah tim dan pertandingan yang lebih banyak.

    Untuk mengatasi hal ini, Lenovo menghadirkan solusi Intelligent Command Center yang didukung oleh AI. Sistem ini mampu memantau seluruh operasional turnamen secara real-time dan memberikan ringkasan harian mendalam bagi para petugas.

    Teknologi ini juga mencakup penggunaan digital twins dari setiap lokasi acara. Fitur ini memungkinkan FIFA memantau situasi di dalam dan sekitar venue secara akurat, memfasilitasi pengambilan keputusan cepat guna mengoptimalkan pengalaman pengunjung.

    Selain itu, Lenovo memperkenalkan Smart Wayfinding yang menghubungkan berbagai aspek turnamen secara global, mulai dari kota penyelenggara, zona penggemar, hingga lokasi pertandingan dalam ruang interaktif.

    Content image for article: Lenovo dan FIFA Hadirkan Solusi AI Canggih untuk Piala Dunia 2026

    Navigasi yang dipandu AI ini memberikan kecerdasan lokasi secara real-time, memungkinkan pergerakan yang mulus bagi penggemar di seluruh wilayah penyelenggaraan. Ini menjadi lapisan transformatif bagi mobilitas global selama turnamen berlangsung, memastikan alur pergerakan yang presisi dan efisien bagi jutaan pengunjung.

    Sudut Pandang Wasit yang Lebih Stabil

    Menyusul keberhasilan implementasi pada Piala Dunia Antarklub 2025, teknologi kamera tubuh wasit (referee body cameras) akan kembali digunakan. Kali ini, kualitas gambar ditingkatkan secara signifikan melalui fitur stabilization overlay berbasis AI dari Lenovo.

    Teknologi ini memungkinkan lebih dari enam miliar penonton global melihat perspektif langsung dari sudut pandang wasit di lapangan.

    Gina Qiao, Chief Marketing Officer Lenovo, menyatakan bahwa kemampuan menyajikan sudut pandang unik dari pusat lapangan adalah alasan utama kemitraan ini.

    Penggemar akan dapat melihat interaksi antar pemain dan wasit serta momen-momen krusial secara lebih personal. Hasil rekaman yang lebih jernih dan stabil ini juga berfungsi sebagai saluran tayangan tambahan bagi penyiar resmi turnamen.

    Jajaran Perangkat Edisi Spesial

    Selain solusi infrastruktur, Lenovo juga meluncurkan rangkaian perangkat edisi khusus yang menampilkan branding eksklusif FIFA World Cup 26.

    Salah satu yang menjadi sorotan adalah Razr Fold edisi khusus yang diserahkan langsung oleh Yuanqing Yang kepada Gianni Infantino. Koleksi ini mencakup berbagai segmen mulai dari laptop bisnis hingga perangkat gaming.

    Berikut adalah daftar perangkat edisi spesial yang diperkenalkan:

    • ThinkPad X9-14 Gen 1 & X9-15 Gen 1: Laptop premium ultra-tipis untuk profesional yang membutuhkan performa tinggi.
    • ThinkPad X1 Carbon Gen 13 & 14: Seri unggulan yang kini diperkaya detail desain khusus turnamen.
    • ThinkBook 14 G8+, 14 G9, 16 G9 & 16p G9: Laptop bergaya modern yang menyeimbangkan performa dan nilai untuk bisnis.
    • Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition: Bagian dari portofolio premium yang menghadirkan pengalaman AI tingkat lanjut dalam desain ramping.
    • Idea Tab FIFA World Cup 26 Edition: Tablet serbaguna dengan sentuhan akhir khusus untuk hiburan mobile.
    • Lenovo Legion Pro 7i: Laptop gaming bertenaga besar dengan estetika eksklusif Piala Dunia.
    • Lenovo Legion Tab: Tablet gaming portabel yang kini hadir dengan branding turnamen.

    Seluruh inovasi ini menegaskan peran Lenovo tidak hanya sebagai penyedia perangkat keras, tetapi sebagai tulang punggung teknologi yang mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam setiap aspek penyelenggaraan FIFA World Cup 2026. (Icha)

  • Lenovo Perkenalkan Server AI Inferencing di CES

    Lenovo Perkenalkan Server AI Inferencing di CES

    Telko.id – Lenovo secara resmi mengumumkan portofolio infrastruktur terbaru mereka yang dirancang khusus untuk beban kerja AI inferencing di ajang Tech World @ CES 2026.

    Bertempat di Sphere, Las Vegas, raksasa teknologi ini memperkenalkan rangkaian server ThinkSystem dan ThinkEdge anyar, solusi, serta layanan enterprise yang bertujuan menghilangkan hambatan dalam penerapan kecerdasan buatan di dunia nyata.

    Langkah strategis ini menandai babak baru dalam era AI, di mana fokus industri mulai bergeser dari sekadar pelatihan model bahasa besar (Large Language Models/LLM) menuju tahap inferensi.

    Inferensi merupakan proses pemanfaatan model yang telah terlatih untuk menganalisis data baru dan mengambil keputusan instan. Lenovo menargetkan berbagai sektor industri, mulai dari ritel, manufaktur, hingga layanan kesehatan kritis yang membutuhkan diagnostik cepat.

    Ashley Gorakhpurwalla, Executive Vice President Lenovo sekaligus President Lenovo Infrastructure Solutions Group, menegaskan pentingnya transisi ini bagi perusahaan modern.

    Menurutnya, organisasi saat ini menuntut kemampuan untuk mengubah data dalam jumlah masif menjadi wawasan yang dapat langsung ditindaklanjuti.

    “Melalui infrastruktur terbaru Lenovo yang dioptimalkan untuk inferensi, kami memberikan keunggulan real-time kepada pelanggan—mengubah volume data yang sangat besar menjadi intelijen instan dan dapat ditindaklanjuti, yang mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik, keamanan yang lebih kuat, serta inovasi yang lebih cepat,” ujar Ashley dalam pernyataan resminya.

    Pentingnya infrastruktur inferensi ini didukung oleh data pasar yang signifikan. Berdasarkan estimasi dari Futurum, pasar global untuk infrastruktur AI inferencing diproyeksikan akan mengalami lonjakan nilai dari US$5,0 miliar pada tahun 2024 menjadi US$48,8 miliar pada tahun 2030.

    Angka ini mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 46,3% selama periode enam tahun tersebut.

    Pergeseran ini mengubah investasi modal besar yang sebelumnya dikeluarkan untuk pelatihan AI menjadi hasil bisnis yang nyata. Lenovo berupaya memaksimalkan nilai tersebut dengan menyatukan data organisasi di seluruh cloud, pusat data, dan edge melalui solusi IT yang terintegrasi.

    Spesifikasi Server ThinkSystem dan ThinkEdge Terbaru

    Dalam pengumuman tersebut, Lenovo memperkenalkan tiga perangkat keras utama yang menjadi tulang punggung strategi AI inferencing mereka. Produk-produk ini dilengkapi dengan kapabilitas GPU, memori, dan jaringan tercanggih untuk menangani beban kerja di berbagai skala.

    Pertama adalah Lenovo ThinkSystem SR675i. Ini merupakan server AI inferencing berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk menjalankan LLM secara penuh dengan skalabilitas masif.

    Server ini ditujukan untuk beban kerja terbesar serta simulasi terakselerasi, yang sangat krusial bagi lingkungan manufaktur, layanan kesehatan darurat, dan sektor jasa keuangan.

    Selanjutnya, Lenovo menghadirkan Lenovo ThinkSystem SR650i. Perangkat ini menawarkan kekuatan AI inferencing terakselerasi dengan komputasi GPU berdensitas tinggi.

    Keunggulan utamanya terletak pada skalabilitas dan kemudahan implementasi di pusat data yang sudah ada, memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan kapasitas AI mereka tanpa perombakan infrastruktur total.

    Untuk kebutuhan komputasi di lokasi data berada (edge), Lenovo meluncurkan Lenovo ThinkEdge SE455i. Server ini memiliki desain super ringkas namun tangguh, ideal untuk lingkungan ritel, telekomunikasi, dan industri. Perangkat ini diklaim sebagai server pemecah rekor yang mampu menghadirkan inferencing dengan latensi ultra-rendah.

    Keandalan ThinkEdge SE455i juga teruji dengan fleksibilitas operasional pada rentang suhu ekstrem, mulai dari -5°C hingga 55°C.

    Hal ini memastikan performa tetap stabil meskipun ditempatkan di lingkungan fisik yang menantang, mirip dengan ketangguhan yang dibutuhkan dalam teknologi global di ajang balap profesional.

    Untuk mendukung performa tinggi tersebut, Lenovo menyematkan teknologi pendinginan cairan dan udara terdepan, Lenovo Neptune.

    Teknologi ini membantu mengatasi kendala konsumsi energi bagi organisasi yang menjalankan performa AI kelas atas. Selain itu, ketersediaan model harga Lenovo TruScale pay-as-you-go memberikan fleksibilitas anggaran bagi perusahaan untuk mencapai efisiensi puncak.

    Ekosistem Lenovo Hybrid AI Factory

    Perangkat keras terbaru ini menjadi fondasi bagi Lenovo Hybrid AI Factory, sebuah kerangka kerja modular yang telah tervalidasi untuk membangun solusi AI dalam skala besar. Pendekatan ini merupakan bagian dari visi Lenovo Hybrid AI Advantage yang mencakup infrastruktur, perangkat lunak, dan layanan.

    Platform ini dirancang untuk menyatukan infrastruktur, data, dan manajemen guna mempercepat waktu pemasaran serta memitigasi risiko implementasi. Dalam ekosistem ini, Lenovo bekerja sama dengan mitra strategis untuk menghadirkan solusi yang terintegrasi:

    • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Canonical Ubuntu Pro: Menawarkan solusi yang efisien secara biaya dan terintegrasi.
    • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Red Hat AI: Memberikan platform berskala enterprise yang dapat diskalakan untuk penerapan AI yang andal.
    • Lenovo Hybrid AI Inferencing dengan Lenovo ThinkAgile HX dan Nutanix AI: Memudahkan organisasi memulai penerapan AI dengan deployment cepat, menggabungkan kemudahan penggunaan dengan fitur keamanan esensial.

    Keamanan juga menjadi prioritas utama. Berdasarkan laporan ITIC 2024 Global Server Hardware, Server OS Reliability Report yang dirilis November 2024, server Lenovo berhasil meraih peringkat pertama untuk keamanan server x86 selama enam tahun berturut-turut. Keandalan sistem ini sangat penting, serupa dengan presisi yang dibutuhkan dalam sinergi teknologi tingkat tinggi.

    Layanan Pendukung Adopsi AI

    Selain perangkat keras, Lenovo juga memperkenalkan Lenovo Hybrid AI Factory Services. Layanan ini memberikan panduan komprehensif bagi perusahaan di setiap tahap siklus adopsi AI, mulai dari konsultasi, penerapan, hingga pengelolaan sistem.

    Layanan ini bertujuan memastikan performa server optimal sejak hari pertama operasional. Dukungan mencakup pengelolaan pusat data melalui Lenovo Premier Support serta skema pembiayaan fleksibel melalui Lenovo TruScale Infrastructure-as-a-Service.

    Hal ini memudahkan perusahaan melakukan penskalaan seiring berkembangnya kebutuhan inferencing dan operasional AI mereka.

    Inovasi Lenovo tidak hanya sebatas teori, tetapi telah diterapkan dalam skala masif. Peluncuran di Sphere, Las Vegas, menjadi simbol kapabilitas infrastruktur perusahaan.

    Teknologi Lenovo sendiri mendukung proses pembuatan konten di Sphere Studios. Ratusan server Lenovo ThinkSystem SR655 V3, yang ditenagai prosesor AMD EPYC dan komputasi terakselerasi NVIDIA, digunakan untuk mengembangkan pengalaman imersif di venue berbentuk bola terbesar di dunia tersebut. (Icha)

  • Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series, Dukung Gaming dan Kreativitas

    Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series, Dukung Gaming dan Kreativitas

    Telko.id – Lenovo secara resmi meluncurkan Legion Monitor Gen 10 Series di Indonesia. Rangkaian monitor baru ini hadir dengan dua varian utama, Legion Pro Monitor dan Legion Monitor, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan performa tinggi baik untuk gaming kompetitif maupun produktivitas kreatif dengan semangat “Reach Your Impossible”.

    Peluncuran ini menjawab tren pasar monitor berperforma tinggi yang terus berkembang. Proyeksi nilai pasar monitor dengan refresh rate 240Hz diperkirakan mencapai USD 7 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 13,7% CAGR dari 2025 hingga 2033.

    Melton Ciputra, Consumer Product Lead Lenovo Indonesia, mengatakan bahwa kehadiran seri ini bukan hanya untuk gamer, tetapi juga untuk mendukung kreator dan desainer yang membutuhkan presisi visual.

    “Lenovo Legion Monitor & Legion Pro Monitor Gen 10 Series hadir bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan gamer yang menuntut performa tinggi, tetapi juga untuk mendukung kreator dan desainer yang membutuhkan presisi visual dalam setiap karya,” kata Melton Ciputra.

    Ia menambahkan bahwa dengan teknologi seperti OLED UHD pada seri Pro dan akurasi warna yang konsisten, monitor ini menjadi solusi bagi mereka yang ingin menembus batas.

    Varian Legion Pro Monitor ditujukan bagi gamer kompetitif, kreator profesional, dan desainer yang menuntut performa tanpa kompromi.

    Sementara itu, Legion Monitor hadir untuk pengguna yang menginginkan keseimbangan antara performa, kualitas visual, dan fleksibilitas penggunaan sehari-hari.

    Imersi dan Presisi untuk Berbagai Kebutuhan

    Bagi gamer kompetitif, seri monitor baru ini menawarkan pengalaman visual yang mulus. Pilihan panel tersedia dari IPS hingga OLED untuk seri Pro, dengan dukungan refresh rate hingga 320Hz dan response time hingga 0,035ms MPRT.

    Fitur ini dirancang untuk memastikan setiap gerakan dalam game tampil tanpa jeda atau bayangan, yang menjadi krusial dalam pertandingan tempo cepat seperti FPS.

    Teknologi VESA Adaptive Sync dan AMD FreeSyncTM Premium hingga AMD FreeSyncTM Premium Pro juga disematkan untuk menghilangkan stuttering dan tearing, memastikan pergerakan yang ditampilkan tetap mulus.

    Performa ini tidak hanya tentang angka teknis, tetapi juga memberikan rasa percaya diri bagi pengguna bahwa perangkat mereka mendukung performa optimal.

    Di sisi kreativitas, monitor ini hadir dengan ukuran bervariasi, mulai dari 24 inci hingga 34 inci untuk seri Pro. Teknologi PureSight UHD OLED Display pada varian Pro memperkuat detail yang ditampilkan.

    Dengan cakupan warna hingga 99% DCI-P3 dan dukungan 16,8 juta warna, monitor ini menjanjikan reproduksi warna yang presisi, penting bagi editor video dan desainer grafis untuk memastikan konsistensi karya di berbagai platform.

    Kenyamanan dan Fleksibilitas Penggunaan Jangka Panjang

    Mempertimbangkan sesi penggunaan yang panjang baik untuk gaming maraton atau pekerjaan desain, Lenovo melengkapi Legion Monitor Gen 10 Series dengan sertifikasi TÜV Rheinland low blue light.

    Fitur ini ditujukan untuk menjaga kenyamanan mata dan mengurangi kelelahan, mendukung produktivitas yang berkelanjutan.

    Fleksibilitas konektivitas juga menjadi perhatian, terutama di era gaya hidup hybrid. Seri monitor ini mendukung USB-C satu kabel untuk daya, transfer data, dan tampilan pada model tertentu seperti Legion 27QD-10.

    Fitur ini memudahkan transisi mulus antara aktivitas seperti belajar online, bekerja, dan gaming tanpa perlu mengatur ulang kabel yang berantakan.

    Kehadiran Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series semakin melengkapi portofolio perangkat performa tinggi Lenovo untuk pasar Indonesia.

    Peluncuran ini sejalan dengan komitmen Lenovo dalam menghadirkan solusi teknologi yang mendukung baik hobi maupun profesi di ranah digital.

    Produk Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series kini telah resmi dijual di Indonesia. Produk dapat diperoleh melalui Lenovo Exclusive Store dan official store di berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli.

    Setiap pembelian dilengkapi dengan layanan garansi 3 tahun Advance Exchange, di mana unit pengganti akan dikirimkan terlebih dahulu jika monitor mengalami kendala dan harus diperbaiki.

    Berikut daftar harga resmi Lenovo Legion Monitor Gen 10 Series di Indonesia:

    • Lenovo Legion 24-10 Monitor: Rp 1.829.000
    • Lenovo Legion 25-10 Monitor: Rp 2.539.000
    • Lenovo Legion 27-10 Monitor: Rp 2.099.000
    • Lenovo Legion 27Q-10 Monitor: Rp 3.099.000
    • Lenovo Legion 27Q-11 Monitor: Rp 3.820.000
    • Lenovo Legion 34WD-10 Monitor: Rp 17.499.000
    • Lenovo Legion Pro 27UD-10 Monitor: Rp 17.500.000
    • Lenovo Legion Pro 32UD-10 Monitor: Rp 18.500.000
    • Lenovo Legion Pro 34WD-10 Monitor: Rp 17.499.000

    Peluncuran monitor gaming dan produktivitas terbaru ini menandakan semakin ketatnya persaingan di segmen perangkat premium.

    Lenovo terus berinovasi, seperti terlihat pada peluncuran desktop dan monitor AI terbarunya serta IdeaPad Pro 5i Gen 10 yang mendukung produktivitas AI. (Icha)

  • Lenovo Luncurkan Solusi Infrastruktur Data Siap AI

    Lenovo Luncurkan Solusi Infrastruktur Data Siap AI

    Telko.id – Lenovo mengumumkan rangkaian solusi penyimpanan data, virtualisasi, dan layanan manajemen data terbaru.

    Peluncuran ini dirancang untuk membantu pelanggan memodernisasi infrastruktur IT dan data mereka guna mendukung aplikasi enterprise serta kapabilitas yang siap untuk kecerdasan buatan (AI).

    Pengumuman mencakup solusi penyimpanan dan virtualisasi Lenovo ThinkSystem serta ThinkAgile terbaru, yang diluncurkan bersamaan dengan layanan manajemen data.

    Menurut Sumir Bhatia, President, Asia Pacific, ISG, Lenovo, perubahan cepat dalam virtualisasi dan meningkatnya kebutuhan data yang siap AI mendorong organisasi mencari infrastruktur terbuka dan modern.

    “Solusi dan layanan penyimpanan terbaru dari Lenovo menyediakan fondasi tersebut dengan meningkatkan kinerja, keamanan, dan kesederhanaan operasional,” ujarnya.

    Penawaran ini bertujuan membantu pelanggan mempersiapkan data, menyederhanakan penerapan, dan memperoleh nilai lebih dari lingkungan yang ada.

    Konteksnya, survei dari Gartner® menunjukkan 63 persen organisasi tidak memiliki atau tidak yakin dengan praktik manajemen data yang tepat untuk AI.

    Sementara itu, 80% penyimpanan yang digunakan dalam lima tahun terakhir masih berbasis hard drive yang lebih lambat, berdasarkan laporan IDC.

    Kondisi ini tidak optimal untuk kebutuhan AI yang membutuhkan akses data cepat. Bisnis perlu memitigasi risiko dengan memastikan sistem dan praktik pengelolaan data mereka telah dimodernisasi.

    Kumar Mitra, Executive Director, CAP & ANZ, Infrastructure Solutions Group, Lenovo, menambahkan bahwa organisasi di Asia Pasifik tetap membutuhkan solusi yang mampu memberikan nilai sejak hari pertama.

    “Solusi penyimpanan dan layanan data Lenovo yang telah ditingkatkan menghadirkan kesederhanaan operasional, fleksibilitas hybrid, serta efisiensi biaya yang diharapkan pelanggan,” jelas Mitra.

    Lenovo berkomitmen mendukung pelanggan melalui teknologi yang mengurangi kompleksitas dan memperkuat ketahanan siber.

    Rangkaian Solusi ThinkSystem dan ThinkAgile Terbaru

    Lenovo memperkenalkan rangkaian penawaran enterprise terbaru, Lenovo ThinkSystem dan Lenovo ThinkAgile, yang dioptimalkan untuk AI, virtualisasi, serta mengatasi hambatan kinerja penyimpanan.

    Solusi ini dirancang untuk memberikan efisiensi, ketahanan siber, kinerja, kesederhanaan, dan skalabilitas dengan opsi penerapan on-premise maupun hybrid.

    Pertama, Lenovo ThinkSystem DS Series Storage Arrays merupakan sistem penyimpanan all-flash dan protected Storage Area Network (SAN) berbasis block storage.

    Solusi ini mudah di-deploy dan dikelola untuk lingkungan tervirtualisasi, sehingga meningkatkan performa dan efisiensi bagi kebutuhan virtualisasi dan modernisasi data.

    Content image for article: Lenovo Luncurkan Solusi Penyimpanan dan Layanan Data Terbaru untuk Infrastruktur Siap AI

    Kedua, Lenovo ThinkAgile FX Series menghadirkan infrastruktur Hyperconverged (HCI) dengan arsitektur terbuka. Keunggulannya adalah mendukung konversi mulus antar solusi HCI tertentu tanpa mengganti perangkat keras, memberikan perlindungan investasi maksimal dan fleksibilitas tinggi.

    Ketiga, Lenovo ThinkAgile MX Series untuk penyimpanan terdisagregasi bagi Microsoft Azure Local. Sebagai penyedia perangkat HCI terintegrasi bersama Microsoft, Lenovo memperluas dukungan untuk penyimpanan eksternal Fibre Channel SAN yang terpisah.

    Hal ini menghadirkan dukungan penyimpanan enterprise yang lebih luas bagi pelanggan virtualisasi.

    Keempat, Lenovo ThinkAgile MX Series dengan NVIDIA RTX Pro 6000 mendukung GPU generasi terbaru yang terintegrasi.

    Ini menghadirkan kapabilitas kinerja AI tingkat lanjut, termasuk kebutuhan inferensi atau pemrosesan prediktif di lingkungan enterprise melalui Microsoft Azure Local.

    Kelima, Lenovo ThinkAgile HX Series for AI menghadirkan rangkaian perangkat lunak Nutanix Enterprise AI (NAI).

    Solusi HCI ini membantu pelanggan di lingkungan virtual dan aplikasi yang dikemas secara modern (container) dalam melakukan deployment, menjalankan, dan meningkatkan kapasitas model AI hanya dalam hitungan menit.

    Layanan Lifecycle End-to-End untuk Beban Kerja AI

    Untuk membantu pelanggan merasakan manfaat penuh dari sistem terbaru dan mempersiapkan data untuk AI, Lenovo juga memperkuat portofolio layanan hybrid cloud dan siklus hidup data.

    Penawaran ini bertujuan memodernisasi lingkungan, meningkatkan keandalan, serta mendukung kebutuhan penyimpanan dan beban kerja AI yang terus berkembang.

    Layanan tersebut mencakup Lenovo Deployment Services untuk ThinkAgile dan ThinkSystem guna mempercepat waktu bagi pelanggan untuk memperoleh manfaat.

    Selain itu, tersedia layanan penyimpanan fleksibel yang bisa diakses secara individual maupun melalui Lenovo TruScale untuk meningkatkan performa dan kelincahan di seluruh siklus hidup data.

    Untuk strategi jangka panjang, Hybrid Cloud Advisory Services Lenovo membantu organisasi menyelaraskan lingkungan on-premise dan hybrid dengan kebutuhan kepatuhan, perlindungan data, dan tujuan operasional.

    Sementara Lenovo Migration Services mengoptimalkan data dan beban kerja dengan menggabungkan fleksibilitas cloud dengan infrastruktur yang sudah ada.

    Sebagai bagian dari portofolio Data Management Services yang diperluas, Lenovo Premier Enhanced Storage Support menghadirkan dukungan berfokus pada penyimpanan dengan pendampingan ahli untuk beban kerja bisnis yang sangat penting.

    Melalui pemantauan proaktif, optimalisasi performa, dan panduan penyelesaian masalah, pelanggan mendapatkan ketahanan dan perlindungan yang diperlukan untuk mendukung inovasi AI dan pertumbuhan hybrid cloud.

    Peluncuran solusi dan layanan terbaru Lenovo ini menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan adopsi AI di tingkat enterprise.

    Dengan fondasi infrastruktur yang kuat, organisasi diharapkan dapat lebih percaya diri dalam mengelola data mereka yang semakin kompleks dan volumenya terus bertambah.

    Modernisasi penyimpanan data menjadi langkah kritis, sebagaimana juga terlihat pada trend perangkat keras yang semakin powerful untuk menangani beban komputasi berat.

    Selain itu, efisiensi dan ketahanan sistem juga menjadi fokus utama, tidak hanya di infrastruktur enterprise tetapi juga dalam pengembangan perangkat konsumen seperti yang ditawarkan pada seri smartphone terbaru yang mengedepankan daya tahan baterai.

    Langkah Lenovo ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi banyak bisnis, terutama dalam menyiapkan data sebagai aset strategis untuk kompetisi di era AI. (Icha)

  • Lenovo Luncurkan Desktop dan Monitor AI Terbaru di Indonesia

    Lenovo Luncurkan Desktop dan Monitor AI Terbaru di Indonesia

    Telko.id – Lenovo secara resmi meluncurkan generasi terbaru perangkat bisnis bertenaga Artificial Intelligence (AI) di Indonesia.

    Peluncuran ini mencakup rangkaian desktop ThinkCentre M Series Gen 6 dan monitor ThinkVision T Series Gen 40 yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi profesional di ruang kerja modern.

    Johnson Jia, Senior Vice President of Intelligent Devices Group’s Global Innovation Center Lenovo, menyatakan bahwa adopsi teknologi AI dalam perangkat bisnis telah menjadi tren utama.

    “Hampir semua bisnis percaya bahwa perangkat bertenaga AI meningkatkan produktivitas karyawan. Berdasarkan survei terbaru dari Lenovo dan IDC global, 90 persen dari bisnis-bisnis tersebut sudah melakukan eksplorasi, perancanaan, atau uji coba peluncuran PC bertenaga AI,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa Lenovo bangga memimpin dengan generasi baru PC desktop dan monitor AI yang memenuhi kebutuhan bisnis yang terus berubah.

    Desktop ThinkCentre M Series Gen 6 hadir dalam tiga varian bentuk: tower, compact, dan all-in-one (AIO). Setiap varian diklaim menggabungkan performa tinggi dan keandalan untuk berbagai skala bisnis.

    Varian tower, seperti model ThinkCentre M90t Gen 6, dilengkapi dengan prosesor Intel vPro® Enterprise dengan kemampuan AI (Seri 2), dukungan memori DDR5, dan 8 slot ekspansi untuk memastikan ketahanan terhadap perkembangan teknologi di masa depan.

    Untuk lingkungan kerja dengan ruang terbatas, Lenovo menghadirkan desktop compact 1L yang dapat disembunyikan di balik monitor atau disimpan dalam laci meja.

    Model ThinkCentre M90q Gen 6 bahkan dapat ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra 9, mendukung hingga empat layar, dan dilengkapi dengan Neural Processing Unit (NPU) diskrit opsional 30 TOPS untuk komputasi AI on-device yang terlindungi.

    Solusi ini sangat ideal untuk sektor kesehatan, ritel, dan keuangan yang membutuhkan performa tinggi dalam bentuk ringkas.

    Content image for article: Lenovo Luncurkan Desktop dan Monitor AI Terbaru di Indonesia

    Varian all-in-one (AIO) ThinkCentre M Series Gen 6 menawarkan performa AI hingga 260 TOPS dengan prosesor Intel® Core™ Ultra. Model ThinkCentre M90a Gen 6, misalnya, dilengkapi layar near edgeless, anti-glare FHD 23,8” dengan akurasi warna sRGB 99%, refresh rate 120Hz, serta sertifikasi EyeSafe®. Untuk ketahanan, model tertentu memiliki rating IP55 yang melindungi dari percikan air dan debu di bagian depan perangkat.

    Content image for article: Lenovo Luncurkan Desktop dan Monitor AI Terbaru di Indonesia

    Seluruh desktop ThinkCentre M Series Gen 6 dilengkapi dengan solusi AI proprietary Lenovo. Lenovo AI Now berfungsi sebagai asisten personal on-device untuk meningkatkan produktivitas dan mengotomasi alur kerja.

    Sementara Lenovo AI Turbo Engine secara dinamis mengalokasikan sumber daya sistem untuk mengoptimalkan kinerja berdasarkan beban kerja yang dijalankan.

    Aspek keamanan ditangani oleh Lenovo ThinkShield, solusi komprehensif yang menggabungkan perlindungan hardware dan software.

    Fitur keamanan tambahan mencakup chip dTPM 2.0 untuk enkripsi data, proteksi Smart USB berbasis BIOS, dan kemampuan menonaktifkan port USB individual untuk mencegah akses tidak sah.

    Pendekatan keamanan berlapis ini mirip dengan yang diterapkan pada ASUS ROG GM700 yang juga menekankan proteksi sistem menyeluruh.

    Di sisi monitor, ThinkVision T Series Gen 40 menghadirkan layar IPS dengan resolusi WQHD dan UHD. Rangkaian monitor ini menawarkan gamut warna 99% sRGB & BT.709 untuk reproduksi warna yang akurat, serta Variable Refresh Rate (48-120Hz) yang secara dinamis menyesuaikan dengan konten untuk penghematan energi dan visual yang halus.

    Setiap monitor dilengkapi dengan beragam opsi konektivitas, termasuk solusi one-cable USB-C® dengan docking station ThinkVision.

    Beberapa model juga menawarkan teknologi konferensi jarak jauh VoIP modular terintegrasi dengan fitur-fitur bertenaga AI, serta kemampuan pengisian daya cepat hingga 100W untuk perangkat peripheral.

    Inovasi di segmen monitor ini sejalan dengan perkembangan di lini gaming, seperti yang terlihat pada Acer yang memperbarui lini Nitro dengan PC dan monitor tangguh untuk memenuhi kebutuhan visual yang semakin tinggi.

    Ketersediaan produk telah diumumkan untuk pasar Indonesia. Seluruh rangkaian ThinkCentre M Series Gen 6 dan ThinkVision T Series Gen 40 dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan pengguna, dengan harga yang disesuaikan dengan konfigurasi yang dipilih.

    Peluncuran ini memperkuat posisi Lenovo dalam menghadirkan solusi teknologi AI yang terintegrasi, mengikuti tren adopsi AI yang juga didorong oleh penyedia layanan seperti Biznet Gio yang meluncurkan layanan AI melalui kolaborasi dengan Kazee.

    Lenovo, sebagai perusahaan teknologi global dengan pendapatan US$69 miliar dan peringkat #196 dalam Fortune Global 500, terus berinvestasi dalam inovasi AI.

    Portofolio lengkap perangkat yang dioptimalkan AI ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menghadirkan “Smarter Technology for All” di 180 pasar worldwide, termasuk Indonesia. (Icha)

  • Lenovo Gelar Tech World Terbesar di Sphere CES 2026

    Lenovo Gelar Tech World Terbesar di Sphere CES 2026

    Telko.id – Lenovo akan menggelar acara inovasi global tahunannya, Tech World, di Sphere, Las Vegas, pada hari pembukaan CES 2026.

    Ini menjadi edisi ke-11 Tech World dan menandai pertama kalinya acara ini menjadi sorotan utama di venue ikonik tersebut. Ketua dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang, akan menyampaikan pidato utama CES yang membahas AI yang lebih cerdas untuk semua orang.

    Acara ini juga menandai tahun kedua berturut-turut pidato utama CES diselenggarakan di Sphere. Pengumuman ini sekaligus meresmikan kemitraan global multi-tahun antara Lenovo dan Sphere, yang menjadikan Lenovo sebagai Mitra Teknologi Resmi Sphere Studios.

    Kemitraan ini memungkinkan integrasi workstation dan platform infrastruktur berkinerja tinggi Lenovo ke dalam alur kerja produksi Sphere Studios.

    “Selama satu dekade terakhir, Tech World telah menjadi platform kunci Lenovo untuk mengungkapkan visi, memamerkan inovasi, dan meluncurkan produk, solusi, serta kemitraan kami yang paling menarik,” kata Yuanqing Yang, Ketua dan CEO Lenovo.

    “Sphere adalah pasangan yang sempurna untuk Lenovo di Las Vegas, di mana kami akan merayakan dan berbagi komitmen kami untuk memberikan AI yang lebih cerdas untuk semua orang,” ujar Yuanqing Yang menambahkan.

    Sebagai bagian dari kemitraan teknologi ini, Lenovo tidak hanya mempresentasikan visinya di Sphere, tetapi teknologinya juga digunakan untuk mendukung pembuatan konten imersif di venue tersebut.

    Ini mencerminkan kemampuan end-to-end Lenovo dalam menghadirkan pengalaman teknologi mutakhir, sebagaimana pernah ditunjukkan dalam beragam inovasi bertenaga AI di Tech World sebelumnya.

    Presiden dan COO Sphere, Jennifer Koester, menyatakan, “Sebagai tempat terdepan dalam inovasi, Sphere adalah platform yang kuat bagi merek-merek visioner yang ingin menciptakan acara dan pengalaman transformatif”.

    “Kami merasa terhormat untuk berkolaborasi dengan Lenovo tidak hanya untuk membantu mewujudkan visi mereka selama CES Keynote ini, tetapi juga sebagai bagian dari kemitraan yang lebih luas,” ujar nya menambahkan.

    Gary Shapiro, CEO dan Wakil Ketua CTA, menambahkan, “Kami sangat gembira menyambut Lenovo dan Yuanqing Yang ke panggung CES Keynote. CES adalah tempat para inovator hadir, dan saya tidak sabar untuk melihat visi beliau tentang teknologi yang memecahkan tantangan global besar menjadi kenyataan di Sphere yang luar biasa.”

    Fokus pada Inovasi AI dan Olahraga

    Tech World @ CES 2026 akan mengeksplorasi bagaimana Lenovo mendefinisikan masa depan melalui perpaduan AI, perangkat, infrastruktur, dan layanan.

    Sebagai mitra teknologi global untuk Formula 1® dan FIFA World Cup 26™ serta FIFA Women’s World Cup 2027™, acara ini akan menampilkan bagaimana inovasi Lenovo membantu individu dan bisnis, sekaligus mengubah pengalaman penggemar olahraga.

    Yuanqing Yang dalam pidatonya akan memberikan pandangan eksklusif tentang bagaimana teknologi Lenovo telah merevolusi F1, serta mengungkap rencana untuk FIFA World Cup bertenaga AI pertama pada musim panas mendatang.

    Lenovo juga akan memperkenalkan Lenovo Hybrid AI Advantage untuk pelanggan perusahaan dan menciptakan pengalaman agen-native yang personal bagi individu.

    Kemitraan Lenovo dengan dunia olahraga memang telah berlangsung sebelumnya, seperti terlihat dalam kolaborasi Lenovo dan Motorola sebagai mitra FIFA Club World Cup 2025.

    Detail Acara dan Partisipasi

    Pidato utama Lenovo CES 2026 di Sphere akan berlangsung pada Selasa, 6 Januari pukul 17.00 PT. Acara ini terbuka untuk peserta CES terakreditasi dan akan menampilkan kepemimpinan Lenovo dalam hybrid AI, yang merupakan integrasi tanpa batas antara solusi AI publik, perusahaan, dan pribadi.

    Selain pidato utama, Tech World @ CES akan melibatkan para pemimpin teknologi visioner, mitra, seniman, dan influencer, dengan tontonan yang hanya mungkin terjadi di Sphere. Pengumuman tambahan mengenai jajaran pembicara dan tamu akan dilakukan pada akhir tahun 2025.

    Acara ini juga akan menyoroti cara inovasi yang dipimpin Lenovo mempercepat transformasi yang bertanggung jawab dan cerdas di berbagai industri, mulai dari ruang kelas yang lebih cerdas dan perawatan kesehatan yang presisi hingga manufaktur yang gesil dan tempat kerja yang siap untuk masa depan.

    Inovasi di bidang kesehatan ini sejalan dengan pengembangan Lenovo Alzheimer’s Intelligence yang membantu penderita Alzheimer dan demensia.

    Dengan mengadakan Tech World di CES, Lenovo membawa ide-ide berani dan teknologi canggih langsung kepada audiens global yang besar yang terdiri dari para pemimpin bisnis, inovator, media, dan penggemar teknologi. (Icha)

  • Lenovo AI Glasses V1:  Ubah Cara Bekerja dan Berkomunikasi

    Lenovo AI Glasses V1: Ubah Cara Bekerja dan Berkomunikasi

    Telko.id – Bayangkan jika kacamata biasa yang Anda kenakan tiba-tiba bisa menerjemahkan percakapan asing secara real-time, menjadi teleprompter cerdas untuk presentasi penting, atau memberikan navigasi AR tanpa perlu mengangkat ponsel.

    Ini bukan lagi adegan film fiksi ilmiah, melainkan realitas yang dibawa Lenovo melalui peluncuran AI Glasses V1 di China dengan harga 3.999 yuan (sekitar $562).

    Dalam beberapa tahun terakhir, pasar wearable device telah berkembang pesat melampaui smartwatch dan fitness tracker. Perangkat yang menawarkan komputasi ambient—teknologi yang hadir di sekitar kita tanpa mengganggu—mulai menjadi fokus utama inovasi.

    Lenovo, raksasa teknologi yang telah lama dikenal dengan laptop dan PC-nya, kini mengambil langkah berani masuk ke arena kacamata pintar, bersaing dengan produk seperti Apple Vision Pro yang akan diperbarui tahun ini.

    AI Glasses V1 bukan sekadar aksesori teknologi biasa. Dengan fokus pada kenyamanan ringan dan fungsionalitas berbasis AI, produk ini menargetkan pengguna profesional, content creator, dan traveler yang menginginkan fitur cerdas dalam bentuk wearable yang praktis. Mari kita telusuri lebih dalam apa yang membuat kacamata pintar ini layak diperhitungkan.

    Desain Ringan dengan Teknologi Display Mutakhir

    Dengan bobot hanya 38 gram, Lenovo AI Glasses V1 berhasil menciptakan keseimbangan sempurna antara fitur canggih dan kenyamanan pakai sepanjang hari.

    Rahasia ringannya terletak pada material dan konstruksi yang dioptimalkan, dimana Lenovo mengklaim desainnya mengurangi tekanan pada hidung dan telinga—masalah umum yang sering dialami pengguna kacamata pintar sebelumnya.

    Teknologi display yang digunakan cukup mengesankan: resin diffraction light waveguide display yang mampu mencapai puncak kecerahan hingga 2000 nits.

    Ini berarti konten tetap terbaca jelas bahkan di bawah sinar matahari langsung. Dengan ketebalan lensa hanya 1.8mm dan eye box range 15×11mm, visual tetap konsisten meski pengguna sedikit bergerak—solusi elegan untuk masalah jitter yang sering mengganggu pengalaman AR.

    Lenovo AI Glasses V1

    Asisten AI Tianxi: Otak di Balik Kecerdasan Kacamata

    Di jantung AI Glasses V1 terdapat asisten pintar Tianxi buatan Lenovo, yang menghadirkan kemampuan voice command, real-time translation, dan information queries.

    Fitur penerjemahannya khususnya patut diperhatikan, karena memungkinkan komunikasi bilingual baik suara maupun teks langsung dalam bidang pandang pengguna, berfungsi layaknya interpreter visual.

    Fitur ini mengingatkan kita pada perkembangan teknologi penerjemah instan lainnya, seperti fitur terjemahan instan Microsoft Edge, namun dengan pendekatan yang lebih immersive dan hands-free.

    Bagi profesional yang sering berinteraksi dengan klien internasional atau traveler yang menjelajahi negara baru, kemampuan ini bisa menjadi pembeda signifikan.

    Teleprompter Built-in untuk Content Creator dan Public Speaker

    Salah satu fitur paling inovatif AI Glasses V1 adalah mode teleprompter internal yang dirancang khusus untuk content creator dan public speaker.

    Ketika dipasangkan dengan aksesori smart ring dari Lenovo, pengguna dapat menggulir naskah atau mengontrol slide presentasi tanpa perlu menunduk atau berpaling dari audiens.

    Fitur ini menyelesaikan masalah klasik presentasi: bagaimana menjaga kontak mata dengan audiens sambil mengakses catatan atau mengontrol materi presentasi.

    Dengan solusi ini, presenter dapat terlihat lebih percaya diri dan terhubung lebih baik dengan penonton, sambil tetap memiliki akses penuh ke materi mereka.

    Pengalaman Audio dan Kontrol yang Dioptimalkan

    Konfigurasi dual-microphone dan dual-speaker pada AI Glasses V1 memungkinkan panggilan hands-free dengan kualitas suara stereo.

    Panel kontrol sentuh pada gagang kacamata memberikan akses mudah untuk mengelola panggilan, pesan, dan konten di layar—semuanya tanpa perlu mengeluarkan smartphone dari saku.

    Sistem navigasi AI yang menyediakan panduan visual dan audio real-time menambah dimensi baru dalam berpergian, meski saat ini hanya kompatibel dengan smartphone Android.

    Dukungan untuk mode display monocular dan binocular memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan penggunaan, apakah untuk informasi cepat atau pengalaman immersive yang lebih lengkap.

    Ketahanan Baterai dan Konektivitas

    Dari sisi daya tahan baterai, AI Glasses V1 menawarkan performa yang bervariasi tergantung mode penggunaan: hingga 4 jam dalam mode teleprompter, 8-10 jam dalam mode terjemahan, dan sekitar 2.6 jam untuk pemutaran pada kecerahan dan volume maksimum.

    Dengan waktu siaga hingga 250 jam dan dukungan fast charging yang mengisi penuh dalam sekitar 40 menit, produk ini cukup siap untuk penggunaan sehari-hari.

    Konektivitas Bluetooth 5.4 memastikan koneksi yang stabil dan efisien daya dengan perangkat paired. Kombinasi fitur dan spesifikasi ini menunjukkan bagaimana Lenovo telah mempertimbangkan berbagai skenario penggunaan nyata dalam pengembangan produk.

    Peluncuran AI Glasses V1 ini sejalan dengan visi Lenovo tentang masa depan komputasi yang lebih personal dan kontekstual, mengingatkan kita pada trend AI terbaru yang juga diadopsi iOS 26.

    Dengan fokus pada produktivitas dan komunikasi yang lebih seamless, kacamata pintar ini berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

    Ketersediaan AI Glasses V1 di JD.com mulai 9 November memberikan akses langsung bagi konsumen China untuk mengalami teknologi ini.

    Meski belum ada pengumuman resmi untuk pasar global, peluncuran ini menandai babak baru dalam evolusi wearable technology—dimana AI tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi inti dari pengalaman pengguna yang transformatif.

    Bagi profesional yang selalu terhubung dan content creator yang mengutamakan mobilitas, AI Glasses V1 mungkin akan menjadi companion teknologi berikutnya yang sulit untuk ditinggalkan. (Icha)