Kategori: Berita Infinix

  • Infinix Note 60 Series Resmi Diungkap: Bawa Vapor Chamber dan Baterai 6.000 mAh

    Infinix Note 60 Series Resmi Diungkap: Bawa Vapor Chamber dan Baterai 6.000 mAh

    Telko.id – Infinix kembali membuat gebrakan di pasar smartphone global dengan mengungkap kehadiran seri terbarunya, Infinix Note 60 dan Note 60 Pro.

    Dalam pengumuman terbarunya, perusahaan teknologi ini menyoroti dua peningkatan spesifikasi utama yang menjadi nilai jual seri ini, yakni sistem pendingin berbasis vapor chamber dan kapasitas baterai masif yang melampaui angka 6.000 mAh.

    Langkah ini menandakan keseriusan Infinix dalam menghadirkan perangkat dengan daya tahan tinggi dan manajemen suhu optimal untuk pengguna kelas menengah.

    Peluncuran ini menarik perhatian banyak pengamat teknologi karena kombinasi fitur yang ditawarkan jarang ditemukan pada segmen harganya.

    Penggunaan baterai berkapasitas di atas 6.000 mAh menjanjikan durasi penggunaan yang jauh lebih panjang dibandingkan standar industri saat ini yang umumnya masih berkutat di angka 5.000 mAh.

    Peningkatan kapasitas ini dinilai sebagai respons langsung terhadap kebutuhan konsumen yang semakin intens dalam penggunaan perangkat seluler, mulai dari produktivitas hingga hiburan.

    Selain sektor daya, sorotan utama tertuju pada integrasi teknologi pendingin vapor chamber pada kedua model tersebut. Fitur ini biasanya menjadi andalan pada smartphone flagship atau perangkat yang dikhususkan untuk gaming berat.

    Kehadiran sistem pendingin canggih ini mengindikasikan bahwa Infinix Note 60 dan Note 60 Pro dirancang untuk menangani beban kerja tinggi tanpa mengalami penurunan performa akibat panas berlebih atau throttling.

    Hal ini tentu menjadi peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya seperti Infinix Note 10 yang masih menggunakan sistem pendingin konvensional.

    Strategi Infinix untuk menyematkan baterai super besar dan sistem pendingin mutakhir ini sejalan dengan tren pasar yang menuntut perangkat serba bisa.

    Pengguna tidak hanya menginginkan performa cepat, tetapi juga ketahanan daya yang mampu menunjang aktivitas seharian penuh tanpa perlu sering mengisi ulang daya.

    Dengan bekal baterai lebih dari 6.000 mAh, seri Note 60 diprediksi mampu mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan sangat baik.

    Manajemen Suhu dengan Vapor Chamber

    Implementasi vapor chamber pada Infinix Note 60 dan Note 60 Pro merupakan langkah strategis untuk meningkatkan stabilitas performa. Mekanisme pendinginan ini bekerja dengan cara menyebarkan panas secara lebih merata ke seluruh permukaan perangkat, sehingga mencegah penumpukan panas di satu titik, terutama di area prosesor.

    Teknologi ini sangat krusial, terutama jika mengingat adanya spekulasi bahwa seri ini mungkin mengadopsi Chipset Snapdragon yang membutuhkan manajemen termal yang efisien untuk mengeluarkan potensi maksimalnya.

    Sistem pendingin yang mumpuni tidak hanya berdampak pada kenyamanan genggaman saat ponsel digunakan dalam waktu lama, tetapi juga memperpanjang umur komponen internal.

    Panas yang terkontrol dengan baik akan menjaga kesehatan baterai dan komponen vital lainnya dalam jangka panjang.

    Dengan demikian, keputusan Infinix menyematkan fitur ini pada seri Note terbaru menunjukkan komitmen mereka terhadap durabilitas perangkat.

    Standar Baru Kapasitas Baterai

    Beralih ke sektor daya, keputusan untuk menanamkan baterai berkapasitas lebih dari 6.000 mAh menempatkan Infinix Note 60 series di posisi yang sangat kompetitif. Di tengah gempuran smartphone dengan desain tipis namun mengorbankan kapasitas baterai, Infinix justru menawarkan solusi bagi pengguna yang memprioritaskan screen-on-time.

    Kapasitas Baterai Jumbo ini memungkinkan pengguna untuk melakukan aktivitas berat seperti streaming video resolusi tinggi, bermain game, atau navigasi GPS dalam durasi yang lebih lama.

    Selain itu, kapasitas baterai yang besar juga relevan dengan integrasi teknologi modern lainnya yang mungkin hadir di masa depan, seperti pemrosesan AI yang intensif.

    Berbicara mengenai teknologi cerdas, Infinix juga terus berinovasi dalam aspek proteksi data, seperti kerja sama baru-baru ini untuk menghadirkan solusi Keamanan Siber berbasis AI di perangkat mereka.

    Kombinasi antara daya tahan baterai yang kuat dan sistem keamanan yang andal akan menjadikan seri Note 60 sebagai pilihan menarik bagi profesional muda maupun pelajar.

    Peluncuran Infinix Note 60 dan Note 60 Pro ini mempertegas posisi perusahaan dalam menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan pasar massal.

    Dengan fokus pada manajemen suhu melalui vapor chamber dan ketahanan daya melalui baterai 6.000+ mAh, Infinix tampaknya siap kembali mendominasi segmen pasar menengah yang kompetitif. (Icha)

  • Infinix Note 60 Series Dikabarkan Beralih ke Chipset Snapdragon

    Infinix Note 60 Series Dikabarkan Beralih ke Chipset Snapdragon

    Telko.id – Infinix tampaknya sedang mempersiapkan strategi baru yang cukup signifikan untuk lini produk kelas menengah mereka. Berdasarkan informasi yang beredar, seri Infinix Note 60 mendatang dilaporkan akan meninggalkan tradisi penggunaan chipset MediaTek dan beralih menggunakan prosesor besutan Qualcomm, yakni Snapdragon.

    Langkah ini menjadi sorotan utama mengingat lini Note dari Infinix selama ini sangat identik dengan penggunaan chipset seri Helio maupun Dimensity.

    Kabar mengenai penggunaan platform Snapdragon pada Infinix Note 60 series ini memicu berbagai spekulasi positif di kalangan pengamat teknologi maupun penggemar gadget.

    Perubahan pemasok chipset ini dinilai sebagai upaya strategis Infinix untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan persepsi kualitas produk mereka di segmen yang sangat kompetitif. Penggunaan prosesor Snapdragon sering kali diasosiasikan dengan optimalisasi aplikasi yang lebih matang serta efisiensi daya yang lebih baik.

    Pergeseran ini tentu menjadi angin segar bagi konsumen yang selama ini mendambakan variasi pada perangkat Infinix.

    Meskipun belum ada rincian spesifik mengenai tipe Snapdragon seri apa yang akan digunakan, konfirmasi mengenai perpindahan kubu dari MediaTek ke Qualcomm ini saja sudah cukup untuk menempatkan Infinix Note 60 series sebagai salah satu perangkat yang patut dinantikan kehadirannya di pasar global maupun Indonesia.

    Transformasi Strategi Dapur Pacu Infinix

    Keputusan untuk menyematkan otak pemrosesan dari Qualcomm pada seri Note terbaru menandai babak baru dalam evolusi produk Infinix. Selama beberapa tahun terakhir, seri Note dikenal sebagai perangkat yang menawarkan layar besar dan performa mumpuni dengan harga terjangkau, yang sebagian besar ditenagai oleh chipset MediaTek.

    Sebagai contoh, generasi sebelumnya seperti Infinix Note 10 dan varian Pro-nya sangat mengandalkan seri Helio G untuk memberikan performa gaming yang stabil di kelasnya.

    Namun, transisi ke Snapdragon pada Note 60 series menjanjikan potensi peningkatan di berbagai sektor. Chipset Snapdragon dikenal memiliki Image Signal Processor (ISP) yang kuat, yang berpotensi meningkatkan kualitas fotografi dan videografi secara signifikan.

    Hal ini sejalan dengan tren pasar saat ini di mana kemampuan kamera menjadi salah satu faktor penentu utama bagi konsumen dalam membeli smartphone baru.

    Selain itu, dukungan komunitas pengembang terhadap chipset Snapdragon cenderung lebih besar.

    Ini membuka peluang bagi pengguna yang gemar melakukan kustomisasi perangkat atau menggunakan aplikasi kamera pihak ketiga seperti Google Camera (GCam) untuk mendapatkan hasil foto yang lebih optimal dibandingkan aplikasi bawaan.

    Dampak pada Ekosistem dan Keamanan

    Langkah Infinix untuk mengadopsi teknologi baru tidak hanya terbatas pada perangkat keras. Perusahaan ini juga terus berinovasi dalam aspek keamanan perangkat lunak.

    Baru-baru ini, terdapat inisiatif strategis di mana Solusi Keamanan berbasis AI mulai diintegrasikan ke dalam ekosistem smartphone mereka. Dengan hadirnya chipset Snapdragon yang umumnya memiliki unit pemrosesan AI yang canggih, integrasi fitur keamanan siber ini diharapkan dapat berjalan lebih mulus dan responsif pada Note 60 series.

    Kombinasi antara perangkat keras yang reliabel dan sistem keamanan yang ditingkatkan akan menjadikan seri ini tidak hanya menarik bagi gamer atau pengguna multimedia, tetapi juga bagi pengguna profesional yang membutuhkan perangkat aman untuk produktivitas sehari-hari.

    Ini adalah langkah logis bagi Infinix untuk naik kelas dan menantang dominasi brand lain yang sudah lebih dulu mapan di segmen menengah atas.

    Posisi di Tengah Kompetisi Pasar

    Pasar smartphone kelas menengah saat ini sedang mengalami saturasi dengan banyaknya pilihan yang tersedia. Peluncuran produk-produk inovatif seperti Infinix Note Edge yang menawarkan desain tipis dengan baterai besar menunjukkan bahwa Infinix tidak ragu untuk bereksperimen dengan form factor dan spesifikasi kunci.

    Kehadiran Note 60 series dengan Snapdragon akan melengkapi portofolio tersebut, memberikan opsi bagi pengguna yang memprioritaskan performa chipset di atas segalanya.

    Jika melihat ke belakang, kesuksesan Infinix Note 10 Pro membuktikan bahwa pasar merespons positif terhadap perangkat yang memberikan value-for-money tinggi.

    Dengan beralih ke Snapdragon, Infinix berpotensi menarik segmen pengguna baru yang sebelumnya mungkin ragu memilih Infinix karena preferensi terhadap merek prosesor tertentu. Ini adalah strategi akuisisi pasar yang cerdas, memanfaatkan reputasi global Qualcomm untuk mendongkrak citra merek Infinix.

    Selain itu, langkah ini juga bisa dilihat sebagai respons terhadap pergerakan kompetitor yang juga mulai agresif merilis perangkat dengan spesifikasi tinggi di harga terjangkau.

    Seri terbaru yang baru saja dirilis global, seperti Desain Tipis pada seri Hot, menunjukkan konsistensi bahasa desain Infinix. Jika Note 60 series menggabungkan estetika modern tersebut dengan kekuatan Snapdragon, produk ini memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin pasar di kuartal mendatang.

    Ekspektasi Konsumen dan Ketersediaan

    Antusiasme terhadap kabar ini terlihat cukup tinggi di berbagai forum teknologi. Banyak yang berharap bahwa penggunaan Snapdragon tidak akan melambungkan harga jual perangkat secara drastis.

    Infinix selama ini dikenal sebagai “price killer”, dan mempertahankan identitas tersebut sambil meningkatkan spesifikasi inti akan menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.

    Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai tanggal peluncuran pasti dari Infinix Note 60 series. Namun, bocoran mengenai penggunaan chipset ini mengindikasikan bahwa proses pengembangan perangkat sudah berada di tahap lanjut.

    Konsumen di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar terbesar bagi Infinix, tentu berharap agar seri ini segera masuk resmi tidak lama setelah peluncuran globalnya.

    Perubahan haluan ke Snapdragon pada Infinix Note 60 series adalah sebuah pernyataan tegas bahwa Infinix siap berkompetisi di level yang lebih tinggi.

    Dengan memadukan reputasi performa Qualcomm dan strategi harga agresif khas Infinix, seri ini diprediksi akan menjadi salah satu highlight penting dalam peta persaingan smartphone tahun ini. (Icha)

  • Infinix Note Edge Meluncur: Bodi Tipis 7,2mm dengan Baterai Jumbo 6.500mAh

    Infinix Note Edge Meluncur: Bodi Tipis 7,2mm dengan Baterai Jumbo 6.500mAh

    Telko.id – Infinix kembali menggebrak pasar ponsel pintar kelas budget dengan memperkenalkan perangkat terbarunya, Infinix Note Edge.

    Ponsel ini hadir membawa pendekatan desain yang segar, menawarkan bodi yang sangat ramping namun tetap menyimpan kapasitas daya yang masif.

    Dibanderol mulai dari 200 dolar AS, perangkat ini menjanjikan kombinasi performa harian yang seimbang dan daya tahan baterai luar biasa bagi para pengguna.

    Daya tarik utama dari perangkat ini terletak pada konstruksi fisiknya. Infinix Note Edge memiliki ketebalan hanya 7,2mm dengan bobot sekitar 185 gram, membuatnya terasa ringan dan nyaman digenggam.

    Meskipun memiliki profil yang tipis, Infinix berhasil menyematkan baterai berkapasitas 6.500mAh di dalamnya. Inovasi ini menjawab kebutuhan pengguna yang menginginkan estetika desain modern tanpa harus mengorbankan ketahanan daya untuk penggunaan sepanjang hari.

    Pada bagian muka, smartphone ini tampil elegan dengan layar AMOLED melengkung berukuran 6,78 inci. Layar tersebut mendukung resolusi 1.5K dengan refresh rate 120Hz, menjanjikan visual yang tajam dan mulus.

    Selain itu, layar ini dilengkapi dengan teknologi PWM dimming 2160Hz dan tingkat kecerahan puncak mencapai 4.500 nits, yang dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 7i.

    Spesifikasi layar ini tergolong mewah untuk kelas harganya, menyaingi beberapa perangkat di segmen yang lebih tinggi seperti Infinix Note 50s yang juga membawa inovasi unik.

    Performa dan Spesifikasi Hardware

    Beralih ke sektor dapur pacu, Infinix Note Edge ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7100. Prosesor ini dipadukan dengan RAM 8GB berjenis LPDDR5X dan penyimpanan internal hingga 256GB UFS 2.2.

    Kombinasi perangkat keras ini dirancang untuk menangani tugas-tugas multitasking dan aplikasi harian dengan lancar. Penggunaan memori jenis LPDDR5X juga memberikan keunggulan dalam kecepatan transfer data dibandingkan generasi sebelumnya.

    Sektor daya menjadi nilai jual yang sangat menonjol. Baterai 6.500mAh yang tertanam di dalamnya didukung oleh teknologi pengisian cepat 45W melalui kabel.

    Menariknya, perangkat ini juga mendukung fitur reverse charging 10W, memungkinkannya berfungsi sebagai power bank darurat untuk perangkat lain. Kapasitas baterai yang besar ini sangat relevan bagi pengguna yang aktif, mirip dengan tren baterai besar yang kini banyak diadopsi oleh berbagai vendor untuk mendukung produktivitas tinggi.

    Kamera dan Fitur Tambahan

    Untuk kebutuhan fotografi, bagian belakang ponsel ini memuat kamera utama beresolusi 50MP dengan bukaan f/1.8. Sementara itu, kebutuhan swafoto dan panggilan video diakomodasi oleh kamera depan 13MP.

    Meskipun konfigurasinya tampak sederhana, spesifikasi ini sudah cukup memadai untuk menangkap momen sehari-hari dengan kualitas yang layak untuk media sosial.

    Infinix juga menyertakan berbagai fitur pelengkap yang memperkaya pengalaman pengguna. Perangkat ini sudah menjalankan sistem operasi Android 16 berbasis antarmuka XOS 16 langsung dari dalam kotak.

    Fitur lainnya meliputi pemindai sidik jari di dalam layar, speaker stereo dengan penyetelan dari JBL, IR Blaster, Bluetooth 5.3, dan NFC. Tak ketinggalan, sertifikasi IP65 turut hadir memberikan perlindungan terhadap debu dan cipratan air, sebuah fitur yang krusial untuk ketahanan jangka panjang, serupa dengan standar yang mulai diterapkan pada smartphone lipat modern.

    Infinix Note Edge tersedia dalam beberapa pilihan warna menarik, yaitu Lunar Titanium, Stellar Blue, Shadow Black, dan Silk Green.

    Dengan harga kompetitif dan spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini siap menjadi opsi menarik di pasar global bagi konsumen yang mencari ponsel ramping dengan daya tahan baterai superior. (Icha)

  • Infinix XPad Edge Resmi Dirilis di Malaysia, Tablet 13,2 Inci dengan Android 15

    Infinix XPad Edge Resmi Dirilis di Malaysia, Tablet 13,2 Inci dengan Android 15

    Telko.id – Infinix secara resmi meluncurkan tablet terbarunya, XPad Edge, di pasar Malaysia. Perangkat ini kini tersedia untuk dibeli melalui platform e-commerce Shopee dengan satu varian penyimpanan dan pilihan warna tunggal. Peluncuran ini menandai langkah Infinix dalam memperkuat portofolio perangkat produktivitas dan hiburan di kawasan Asia Tenggara.

    XPad Edge hadir dengan spesifikasi yang mengutamakan pengalaman visual dan performa. Tablet ini ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 685 dan yang menarik, langsung menjalankan sistem operasi Android 15 sejak pertama kali dibuka. Kombinasi ini didukung oleh memori RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB yang masih dapat diperluas menggunakan kartu microSD hingga kapasitas 2TB.

    Infinix XPad Edge

    Layar menjadi salah satu andalan utama Infinix XPad Edge. Perangkat ini mengusung panel berukuran 13,2 inci dengan resolusi 2.4K dan refresh rate 90Hz. Infinix menyebutnya sebagai “eye care display” yang dirancang untuk memberikan pengalaman menonton dan bekerja yang luas, halus, dan nyaman dalam waktu lama. Untuk urusan kamera, tablet ini dilengkapi kamera belakang dan depan masing-masing beresolusi 8MP, yang difokuskan untuk kebutuhan video call, kelas online, dan fotografi dasar.

    Daya tahan baterai menjadi perhatian lain. XPad Edge dibekali baterai berkapasitas 8000mAh yang mendukung pengisian cepat wired 18W. Dari sisi audio, Infinix memasang konfigurasi empat speaker yang diklaim mampu menghasilkan suara teater yang imersif dengan output hingga 300 persen lebih keras dari konfigurasi standar. Konektivitas didukung oleh 4G LTE dan WiFi, memungkinkan pengguna tetap terhubung baik di rumah maupun dalam perjalanan.

    Dari segi desain, Infinix XPad Edge mengusung bodi logam tipis dengan berat 588 gram. Infinix menyatakan bobot ini membuat tablet tergolong ultra ringan, cocok untuk mobilitas tinggi. Untuk pasar Malaysia, perangkat ini hanya hadir dalam pilihan warna Celestial Ink Gray.

    Harga dan Paket Penjualan

    Infinix XPad Edge dipasarkan dengan harga MYR 1,329 (sekitar Rp 4,8 juta) di Malaysia melalui Shopee. Harga tersebut merupakan harga promosi, mengingat harga yang tercantum di daftar adalah MYR 1,999 (sekitar Rp 7,2 juta). Paket penjualan standar yang diterima pembeli meliputi tablet itu sendiri, adaptor charger, kabel USB Type-C, panduan mulai cepat, dan alat eject kartu SIM. Infinix Malaysia juga memberikan garansi resmi selama satu tahun untuk perangkat ini.

    Kehadiran Infinix XPad Edge turut memperkaya pilihan tablet mid-range di Malaysia yang menawarkan sistem operasi terkini. Peluncuran perangkat dengan Android 15 out-of-the-box seperti ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengutamakan pembaruan software. Sementara itu, di pasar yang sama, sejumlah merek lain juga terus berinovasi, seperti Acer yang memperluas lini produknya dengan tablet dan perangkat lainnya.

    Fitur layar besar dan baterai berdaya tahan lama pada XPad Edge menempatkannya sebagai perangkat yang cocok untuk konsumen yang banyak beraktivitas dengan streaming konten, membaca dokumen, atau video conference. Meski demikian, persaingan di segmen tablet dengan layar besar cukup ketat, dengan adanya pilihan seperti Huawei MateBook D series yang menawarkan pengalaman hybrid antara laptop dan tablet.

    Ketersediaan Android 15 sejak awal menjadi nilai jual signifikan, mengingat banyak perangkat masih menunggu pembaruan ke versi tersebut. Bagi pengguna yang ingin mengetahui perangkat lain yang akan mendapatkan pembaruan sistem operasi Android terbaru, informasi lengkapnya dapat dilihat pada daftar perangkat yang akan dapat update Android 16. Langkah Infinix ini menunjukkan komitmennya dalam menyediakan software terkini untuk produk terbarunya.

    Dengan spesifikasi dan harga yang ditawarkan, Infinix XPad Edge berpotensi menarik minat pelajar, profesional muda, dan pengguna rumahan di Malaysia yang mencari tablet dengan layar besar untuk produktivitas dan hiburan dengan anggaran terbatas. Keberhasilan perangkat ini di pasar akan sangat ditentukan oleh respons konsumen terhadap kombinasi fitur, performa, dan nilai tukar yang diusungnya.

  • Infinix GT 30 Rilis Global 11 September dengan Warna Baru Shadow Ash

    Infinix GT 30 Rilis Global 11 September dengan Warna Baru Shadow Ash

    Telko.id – Infinix GT 30 akan segera meluncur secara global pada 11 September mendatang. Smartphone gaming ini sebelumnya telah tersedia di India dengan tiga pilihan warna, dan kini hadir dengan varian warna baru Shadow Ash untuk pasar global.

    Menurut sumber terpercaya, model global produk ini akan memiliki spesifikasi yang sama dengan versi India. Perangkat ini telah mendapatkan sertifikasi “high-frame-rate” di sepuluh judul game populer, termasuk PUBG Mobile dan Mobile Legends: Bang Bang.

    Perangkat ini hadir akan ditenagai oleh chipset Dimensity 7400 dan menjalankan sistem operasi Android 15 berbasis XOS 15. Perangkat ini dilengkapi dengan RAM 8GB dan penyimpanan hingga 256GB. Layar yang digunakan berukuran 6,78 inci dengan teknologi AMOLED, refresh rate 144Hz, dan resolusi 1.224p.

    Untuk daya tahan baterai, Infinix GT 30 mengusung kapasitas 5.500 mAh dengan dukungan pengisian daya cepat 45W. Di sektor kamera, smartphone ini memiliki tiga lensa: 64MP utama, 8MP ultrawide, dan 13MP untuk selfie.

    Fitur unggulan lainnya termasuk LED yang dapat disesuaikan di panel belakang, Shoulder Triggers yang dapat dikustomisasi, pemindai sidik jari in-display, dual speaker dengan Hi-Res Audio, serta sertifikasi tahan debu dan air IP64.

    Peluncuran global perangkat ini memperkuat posisi Infinix di segmen smartphone gaming. Sebelumnya, Infinix telah meluncurkan GT 30 Pro pada Mei lalu, yang juga ditujukan untuk para gamer.

    Kehadiran smartphone ini di pasar global diharapkan dapat bersaing dengan perangkat gaming lainnya, seperti nubia Neo 3 Series yang menjadi smartphone resmi Garena Free Fire.

    Selain fokus pada seri gaming, Infinix juga terus mengembangkan lini produk entry-levelnya, seperti Infinix Hot 60i dan Infinix Smart 10 yang menawarkan fitur menarik dengan harga terjangkau.

    Dengan jadwal peluncuran yang telah ditetapkan, perangkat ini siap menghadirkan pengalaman gaming yang mulus dan andal bagi pengguna global mulai pertengahan September.

  • Infinix Hot 60i 5G Hadir Berbekal  Baterai 6000 mAh dan Dimensity 6400

    Infinix Hot 60i 5G Hadir Berbekal Baterai 6000 mAh dan Dimensity 6400

    Telko.id – Infinix secara resmi meluncurkan Hot 60i 5G di India, menyusul varian 4G yang dirilis Juli lalu. Ponsel ini dibekali chipset MediaTek Dimensity 6400, baterai 6000 mAh, dan layar 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz. Harga mulai INR9.299 (sekitar Rp1,7 juta).

    Hot 60i 5G menjalankan sistem operasi Android 15 berbasis XOS 15.1. Perangkat ini memiliki RAM 4GB dan penyimpanan internal 128GB yang dapat diperluas hingga 2TB via microSD.

    Dibandingkan varian 4G, Infinix meningkatkan kapasitas baterai sebesar 840 mAh, meski kecepatan pengisian daya turun dari 45W menjadi 18W.

    Layar 6,75 inci pada Hot 60i 5G mendukung resolusi HD+ dengan brightness puncak 670 nits. Namun, Infinix menggunakan notch untuk kamera selfie 5MP, bukan punch-hole seperti pada versi 4G. Di bagian belakang, terdapat kamera ganda dengan sensor utama 50MP.

    Spesifikasi dan Fitur Tambahan

    Smartphone ini dilengkapi fitur reverse wired charging 10W, pemindai sidik jari samping, sertifikasi IP64, dan IR blaster. Ponsel ini tersedia dalam empat pilihan warna: Shadow Blue, Sleek Black, Monsoon Green, dan Plum Red.

    Menurut Infinix, Hot 60i 5G sudah bisa dibeli melalui situs resmi mereka di India. Mulai 21 Agustus, perangkat ini juga akan dijual di toko ritel dan platform e-commerce Flipkart.

    Kehadiran Hot 60i 5G memperkuat lini ponsel Infinix dengan fitur 5G terjangkau. Sebelumnya, Infinix juga merilis Hot 60 Pro+ dengan desain tipis dan baterai besar.

    Dengan harga di bawah Rp2 juta, Hot 60i 5G bersaing langsung dengan ponsel lain yang mengusung baterai 6000 mAh seperti Tecno Pova 7 dan Oppo Reno 14. (Icha)

  • Infinix Hot 60 Pro+ Resmi Dirilis Global dengan Desain Tipis dan Baterai Besar

    Infinix Hot 60 Pro+ Resmi Dirilis Global dengan Desain Tipis dan Baterai Besar

    Telko.id – Infinix secara resmi meluncurkan seri Hot 60 untuk pasar global, termasuk varian unggulan Hot 60 Pro+. Smartphone ini menawarkan desain tipis, layar AMOLED 144Hz, dan baterai besar 5.160 mAh.

    Hot 60 Pro+ ditenagai chipset Helio G200 dengan RAM hingga 8GB dan penyimpanan 256GB. Perangkat ini menjalankan Android 15 dengan antarmuka XOS 15.1. Infinix menjanjikan pembaruan OS hingga Android 18 dan update keamanan selama lima tahun.

    Layarnya berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.224p dan refresh rate 144Hz. Di bagian depan, terdapat kamera selfie 13MP, sementara di belakang terdapat kamera utama 50MP. Fitur uniknya adalah Active Halo Light yang memberikan notifikasi visual.

    Dari segi daya, Hot 60 Pro+ dibekali baterai 5.160 mAh dengan dukungan fast charging 45W. Smartphone ini juga memiliki sertifikasi IP65, NFC, speaker stereo JBL, dan tombol AI One-Tap.

    Dengan ketebalan hanya 5,95 mm dan berat 155 gram, perangkat ini menjadi salah satu yang paling ringkas di kelasnya.

    Hot 60 Pro+ tersedia dalam enam warna: Titanium Silver, Misty Violet, Sleek Black, Sonic Yellow, Moco Cyber Green, dan Coral Tides.

    Varian Moco Cyber Green merupakan edisi khusus dengan panel belakang berbahan Scent Weave Leather yang memiliki aroma khas.

    Infinix Hot 60 series makes global debut

    Infinix menawarkan dua opsi memori: 8GB/128GB dan 8GB/256GB. Harga mulai $150 untuk model dasar. Selain Hot 60 Pro+, Infinix juga meluncurkan Hot 60 Pro, Hot 60i, dan Hot 60 5G untuk pasar global. Namun, harga untuk varian ini belum diumumkan.

    Peluncuran seri Hot 60 memperkuat portofolio Infinix di segmen menengah. Sebelumnya, brand ini juga merilis Infinix Smart 10 dan Infinix Note 10 dengan fitur kompetitif. (Icha)

  • Infinix Smart 10 Siap  Dirilis, Apa Keunggulan nya?

    Infinix Smart 10 Siap Dirilis, Apa Keunggulan nya?

    Telko.id – Infinix Smart 10 akhirnya resmi diluncurkan di India setelah sebelumnya diumumkan bulan lalu.

    Smartphone entry-level ini hadir dengan konfigurasi tunggal 4GB RAM dan 64GB penyimpanan, dibanderol dengan harga INR6.799 (sekitar Rp6.799). Ponsel ini akan tersedia mulai 2 Agustus mendatang melalui Flipkart dan gerai ritel.

    Perangkat ini menawarkan empat pilihan warna: Iris Blue, Twilight Gold, Titanium Silver, dan Sleek Black.

    Perangkat ini ditenagai oleh chipset Unisoc T7250 dan menjalankan sistem operasi Android 15 berbasis XOS 15.1. Layarnya berukuran 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi HD+.

    Dari segi daya, smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 15W via USB-C.

    Fitur unggulan lainnya termasuk reverse wired charging, kamera belakang 8MP, kamera depan 8MP, fingerprint scanner samping, dan sertifikasi tahan debu serta air IP64.

    Untuk penyimpanan, perangkat ini memiliki slot microSD khusus yang mendukung ekspansi hingga 2TB. Perangkat ini juga dilengkapi dengan dual speaker dan DTS Sound Processing untuk pengalaman audio yang lebih baik.

    Kehadiran perangkat ini semakin memperkuat posisi Infinix di segmen entry-level. Sebelumnya, Infinix juga merilis Infinix Smart 5 yang menggunakan Android 10 Go Edition.

    Dengan harga yang kompetitif dan spesifikasi yang memadai, perangkat ini diprediksi akan menjadi pesaing serius di pasar smartphone murah India.

    Di Indonesia sendiri, pangsa pasar smartphone murah terus meningkat. Menurut data terbaru, ponsel dengan harga di bawah Rp2 juta menguasai 35% pasar pada 2025.

    Infinix Smart 10 berpotensi besar untuk masuk ke Indonesia mengingat kesuksesan seri sebelumnya seperti Infinix Hot 60i. (Icha)

  • Infinix Hot 60i Siap Hadir, Ini Spesifikasinya

    Infinix Hot 60i Siap Hadir, Ini Spesifikasinya

    Telko.id – Infinix Hot 60i secara mengejutkan telah tersedia di pasar Bangladesh. Kehadiran smartphone ini diketahui melalui tip pembaca yang menginformasikan bahwa perangkat tersebut sudah dijual di negara tersebut. Meski belum ada pengumuman resmi, spesifikasi lengkapnya telah terungkap.

    Hot 60i hadir dengan desain yang mirip dengan pendahulunya, Hot 50i. Ponsel ini memiliki dimensi 167,9 x 75,6 x 7,7 mm dengan bodi plastik dan lapisan Gorilla Glass di bagian depan. Meski belum diketahui jenis kaca yang digunakan, Infinix mengklaim perangkat ini “splash proof”, kemungkinan dengan sertifikasi IP54.

    Smartphone ini tersedia dalam dua pilihan warna: Sleek Black dan Titanium Grey. Di bagian depan, Hot 60i dibekali layar IPS LCD 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate 120Hz. Kecerahan maksimumnya mencapai 800 nits.

    Spesifikasi Unggulan

    Dapur pacu Hot 60i ditenagai chipset MediaTek Helio G81 Ultimate. Ponsel ini hadir dalam dua varian RAM dan penyimpanan: 6GB/128GB dan 8GB/256GB. Sayangnya, tidak ada slot ekspansi memori karena kartu SIM ganda sudah memenuhi slot yang tersedia.

    Baca juga :

    Untuk konektivitas, Hot 60i mendukung jaringan 4G, Wi-Fi AC dual-band, Bluetooth 5.0, NFC, dan port audio 3,5mm. Sensor yang tertanam meliputi sidik jari samping, sensor cahaya, sensor jarak, akselerometer, kompas, dan giroskop.

    Kamera dan Baterai

    Di sektor kamera, Infinix Hot 60i mengusung kamera utama 50MP dengan aperture f/1.8 yang mampu merekam video Full HD. Ada juga kamera sekunder 2MP, sementara modul ketiga di bagian belakang belum diketahui fungsinya. Untuk selfie, terdapat kamera depan 8MP dengan aperture f/2.0.

    Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan Hot 60i berkat kapasitas 5.160 mAh yang mendukung pengisian cepat 45W. Harga yang ditawarkan cukup kompetitif: varian 6GB/128GB dijual seharga BDT 13,999 (sekitar Rp2,3 juta) dan varian 8GB/256GB seharga BDT 16,499 (sekitar Rp2,7 juta).

    Kehadiran Hot 60i di Bangladesh mungkin menjadi pertanda bahwa Infinix akan segera meluncurkan seri Hot 60 secara global. Namun, belum ada konfirmasi resmi dari perusahaan mengenai rencana tersebut.

  • Infinix Smart 10 Bocor: HP Murah dengan Layar 120Hz dan Baterai Gahar

    Infinix Smart 10 Bocor: HP Murah dengan Layar 120Hz dan Baterai Gahar

    Telko.id – Infinix sedang mempersiapkan Smart 10 dengan spesifikasi yang mengejutkan untuk segmennya, perangkat ini siap menggebrak pasar dengan layar 120Hz dan baterai besar.

    Infinix memang dikenal sebagai brand yang piawai menghadirkan fitur premium di kelas terjangkau. Setelah sukses dengan seri Smart 5 yang mengusung Android Go Edition, kini mereka kembali dengan generasi penerus yang lebih matang.

    Di tengah maraknya smartphone 5G, pilihan untuk tetap mengandalkan jaringan 4G justru bisa menjadi strategi cerdas untuk menekan harga.

    Berdasarkan leak terbaru, Smart 10 akan menjadi paket komplit untuk pengguna yang mengutamakan value for money. Mari kita kupas lebih dalam apa yang ditawarkan perangkat ini.

    Spesifikasi yang Mengejutkan untuk Kelas Entry-Level

    Bocoran dari sumber terpercaya mengungkap, Infinix Smart 10 akan dibekali layar LCD 6,67 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz.

    Angka ini cukup mengejutkan mengingat kebanyakan smartphone di kelasnya masih bertahan di 60Hz. Dengan refresh rate tinggi, pengalaman scrolling dan gaming akan terasa lebih smooth.

    Dapur pacunya mengandalkan chipset Unisoc T615 yang dipadukan dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal 256GB.

    Kombinasi ini cukup untuk menjalankan aplikasi sehari-hari dengan lancar, terutama karena perangkat ini akan menjalankan Android 15 Go Edition yang lebih ringan.

    Baterai Besar dengan Charging Standar

    Salah satu highlight utama Smart 10 adalah baterai berkapasitas 5.000 mAh. Dengan kapasitas sebesar ini, perangkat bisa bertahan seharian penuh bahkan dengan penggunaan intensif.

    Sayangnya, dukungan charging masih terbatas pada 10W, yang berarti waktu pengisian daya akan relatif lebih lama dibandingkan smartphone dengan fast charging.

    Di sektor kamera, Infinix memasang setup dual kamera belakang (8MP + 2MP) dan kamera selfie 8MP. Meski tidak spektakuler, konfigurasi ini sudah memadai untuk kebutuhan fotografi kasual.

    Fitur tambahan seperti dual speaker dan jack audio 3.5mm menjadi nilai plus yang semakin melengkapi paket komplit ini.

    Strategi Pasar yang Cerdas

    Dengan mempertahankan jaringan 4G dan mengoptimalkan Android Go Edition, Infinix tampaknya ingin menawarkan smartphone yang benar-benar terjangkau tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

    Pendekatan ini mirip dengan yang mereka lakukan pada Smart 5, tapi dengan peningkatan signifikan di berbagai aspek.

    Belum ada informasi resmi mengenai harga, tapi melihat spesifikasinya, Smart 10 diprediksi akan diposisikan sebagai salah satu smartphone paling menarik di kelas entry-level.

    Saat kompetitor fokus pada 5G, Infinix justru memilih untuk memperkuat dasar-dasar pengalaman pengguna dengan layar smooth, baterai tahan lama, dan performa yang memadai.

    Jika bocoran ini akurat, Infinix Smart 10 bisa menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mencari smartphone murah tapi tidak mau berkompromi pada pengalaman dasar.

    Dengan peluncuran yang dikabungkan akan segera terjadi, kita tinggal menunggu konfirmasi resmi dari Infinix. (Icha)