XL Home Tumbuh

Telko.id – XL Home tumbuh 116% selama pandemi Covid-19. Padahal, produk layanan fiber to the home (FTTH) XL Axiata ini umur nya belum sampai 3 tahun tapi peningkatan pertumbuhannya layanan ini luar biasa. Dengan peningkatan jumlah rumah yang terhubung sebesar 152%.

“XL Home tumbuh sangat signifikan karena disebabkan aktifitas masyarakat untuk di rumah saja saat pandemi mendorong perubahan perilaku ke arah digital. Aktivitas masyarakat di rumah menjadi sangat intens dan XL Home menjadi pilihan. Itu sebabnya, peningkatannya sangat signifikan,” ungkap Dian Siswarini, Direktur Utama XL Axiata menjelaskan dalam dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/2). 

Sampai akhir tahun 2020 lalu, layanan XL Home ini sudah menjangkau sekitar 593 ribu rumah yang terhubung jaringan (hom pass). Kemudian, penetrasi rumah yang menjadi pelanggan (home connect) XL Home setara dengan 33% dari keseluruhan home pass yang ada. Dengan begitu, jumlah pelanggan XL Home per akhir 2020 adalah sebanyak 196.000 rumah atau meningkat lebih dari 116% secara tahunan. 

XL Home Tumbuh
Dian Siswarini, Direktur Utama XL Axiata

Penetrasi XL Home cukup tinggi di daerah penyangga ibu kota, yaitu Depok 19%, Bogor 21%, Bekasi 21%, dan Tangerang 16%, sedangkan penetrasi di Jakarta hanya 1%. Bahkan, di beberapa kota di Kalimantan dan Sulawesi, penetrasinya mencapai lebih dari 30%, yaitu Makassar 40,5%, Balikpapan 40,1%, Banjarmasin 35%. Layanan XL Home juga sudah tersedia di Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Malang, Medan, Denpasar, dan Palembang. 

Untuk ke depannya, XL Axiata berencana untuk terus memperluas jangkauan dan penetrasi XL Home. Sepanjang 2021, XL Axiata menargetkan untuk bisa menggandakan jumlah home pass XL Home. “Pada tahun 2021, kami mau menggandakan jumlah home pass di jaringan XL Home. Sementara jumlah home connect akan dipertahankan di posisi lebih dari 30%,” ucap Dian menjelaskan. 

Direktur Keuangan XL Axiata Budi Pramantika menambahkan, tingkat penetrasi rumah yang menjadi pelanggan XL Home merupakan yang tertinggi di Indonesia. Menurut dia, hal ini didukung oleh tim GTM dan pemasaran digital yang ada di setiap kota serta adanya perubahan perilaku pelanggan yang terlihat dari berpindahnya 12% trafik data XL Axiata dari perkantoran ke perumahan selama pandemi Covid-19. (Icha)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.