Telah Dibuka Konsultasi Publik RPM Tentang Pengaturan Tarif Operator

Telko.id – Pemerintah akhirnya menyelesaikan Rancangan Peraturan Menteri (RPM) Kominfo tentang Tata Cara Penetapan Tarif Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi yang saat ini memasuki tahap konsultasi publik.

RPM dimaksud menyederhanakan dan mengganti Peraturan Menteri Kominfo Nomor 9/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Bergerak Seluler dan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 15/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Tetap sekaligus untuk mengatur seluruh tata cara penetapan tarif jasa telekomunikasi lainnya.

Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kominfo dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa harapannya, RPM ini dapat mewujudkan iklim usaha yang kondusif melalui persaingan usaha yang sehat dan menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi serta untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan pengguna telekomunikasi terhadap penerapan tarif layanan jasa telekomunikasi.

Secara subtansi, perubahan pengaturan pada RPM ini dibandingkan pengaturan sebelumnya adalah sebagai berikut:

  1. Penggabungan dan penyederhanaan pengaturan tarif penyelenggaraan jasa telekomunikasi yang sebelumnya diatur dalam PM Kominfo No. 9/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Bergerak Seluler dan PM Kominfo No. 15/PER/M.KOMINFO/04/2008 tentang Tata Cara Penetapan Tarif Jasa Teleponi Dasar yang Disalurkan melalui Jaringan Tetap, serta penambahan pengaturan untuk penyelenggara jasa telekomunikasi lainnya yang belum diatur.
  2. Penyesuaian dan penambahan pada bagian ketentuan umum terkait definisi istilah.
  3. Penambahan ketentuan mengenai skema pembayaran yang sebelumnya tidak diatur sebagai dasar hukum bagi model bisnis yang sudah berjalan.
  4. Formula yang berlaku umum untuk seluruh penyelenggara jasa telekomunikasi, termasuk tarif layanan akses internet.
  5. Penambahan ketentuan pembatasan tarif untuk daerah (area layanan) yang hanya dilayani oleh satu penyelenggara dalam hal diperlukan dalam rangka melindungi pengguna layanan telekomunikasi dan menjaga keberlangsungan layanan telekomunikasi.
  6. Penambahan ketentuan pada bundling layanan dengan kartu perdana.
  7. Penambahan ketentuan tentang promosi (etika dalam beriklan) dan sosialisasi tarif agar masyarakat pengguna layanan dapat menerima informasi yang jelas dan lengkap tentang pilihan layanan jasa telekomunikasi yang ada.
  8. Penambahan mekanisme pengawasan dan pengendalian oleh Pemerintah melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI)dalam penerapan penetapan tarif jasa telekomunikasi.

Penyusunan RPM ini, menurut Fernando, telah melalui proses pembahasan yang melibatkan para pemangku kepentingan (penyelenggara telekomunikasi, asosiasi penyelenggara, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)), juga telah melalui proses harmonisasi Kementerian Hukum dan HAM dan Biro Hukum serta telah dikoordinasikan dengan Kedeputian VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kementerian Polhukam. (Icha)

TERBARU

Asus Kuasai 60% Pasar Laptop Gaming Indonesia

Telko.id, Jakarta – Asus berhasil mempertahankan hegemoninya sebagai brand laptop gaming nomor satu di Indonesia. Menurut data terbaru GFK per Januari 2019, Asus menguasai...

Cara Download Call of Duty Mobile di Android

Telko.id, Jakarta – Beberapa waktu Activision mengumumkan kerja sama dengan publisher game asal China, Tencent untuk merilis Call of Duty Mobile di iOS dan Android. Namun,...

Tarif Ojol Resmi Dirilis, Tarif nya Rp1.850 – Rp2.600 per km

Telko.id – Akhirnya pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengeluarkan juga aturan untuk ojek online pada hari ini (25/03 2019) sesuai janjinya minggu...

Tampang Desain Samsung Galaxy A90 yang “Anti Tompel”

Telko.id, Jakarta – Samsung diprediksi akan memperkenalkan smartphone terbarunya pada April mendatang. Smartphone tersebut disinyalir merupakan Samsung Galaxy A90 yang merupakan smartphone menengah dengan “rasa” flagship.Samsung Galaxy A90 akan...

Ini cara Alcatel-Lucent Enterprise Dukung e-Gov di Indonesia

Telko.id – Tidak bisa dipungkiri, transformasi digital tidak hanya berlaku di swasta saja, tetapi pemerintahan juga perlu melakukannya. Indonesia pun sudah melakukannya.  Bahkan,  Upaya...

Astrolab Tertua di Dunia Milik Vasco da Gama Ditemukan

Telko.id, Jakarta – Sebuah astrolab Vasco da Gama ditemukan oleh para penyelam di Laut Arab pada 2014 lalu. Saat itu, para pelaut tengah mencari...